Tuesday, May 15, 2018

Ramadhan Telah Tiba, Sudahkah Kita Berbuat Baik Hari Ini?


Tak terasa bulan suci ramadhan sudah hampir tiba. Tentunya ini adalah bulan penuh kebahagiaan bagi seluruh ummat islam di seluruh dunia. Dalam bulan ini kita diberi banyak kemudahan serta bonus. Selain itu setan-setan pun dikerangkeng sehingga tidak bisa mengganggu manusia yang sedang beribadah dengan khusuk. Itulah yang saya tahu tentang bulan ramadhan dari ceramah-ceramah serta tausiyah ustad-ustad di layar kaca.

Nah, dalam menyambut datangnya bulan suci ramadhan ini, sudahkah kita berbuat baik hari ini? Katanya sih dalam bulan ramadhan pintu maaf dan taubat dibuka selebar-lebarnya, selain itu setelah berpuasa kurang lebih 30 hari kita akan disambut oleh hari kemenangan, hari dimana kantor-kantor meliburkan karyawannya sehingga bisa mudik dan berkumpul dengan keluarga di kampung halaman ๐Ÿ˜†.

Tentunya sebuah kebanggaan bisa kembali bersua dengan bulan ramadhan dan ibadah puasa yang menjadi wajib selama bulan suci ramadhan. Biasanya sih, sebelum bulan ramadhan kita akan bertemu dengan debat pemerintah dan ormas terkait penetapan awal ramdhan. Tapi memang perbedaan itu berkah, walau ada yang telat atau merayakan terlebih dahulu atau terkadang berbarengan, momen ramadhan dan lebaran tetap membawa kebahagiaan serta rasa gembira bagi seluruh khalayak.

Selain itu, jajanan khas ramadhan pun akan mulai memenuhi kanan-kiri jalan. Para pedagang musiman pun akan mulai bermunculan. Mulai dari penjual kembag api, kopiah, serta hal-hal lain yang berbau ramadhan. Tulisan serta spanduk-spanduk tentang ramadhan pun akan dengan mudah ditemui. Group band juga akan berbondong-bondong menelurkan single religi ๐Ÿ˜‚. oportunis memang, tapi membawa kebahagiaan serta rasa damai, karena semuanya terbingkai mesra tanpa perselisihan.

Walau sempat gempar dengan kasus bom di tempat beribadah si Surabaya, semoga hal itu tidak berdampak dan menyebabkan perpecahan ๐Ÿ˜Œ. semoga para korban diberi tempat yang layak di sisi-
Nya dan para pelaku diberi balasan yang setimpal  #PrayforSurabaya.

Sekarang kita akan berbicara tentang ramadhan. Bulan suci penuh berkah. Memang bulan ini penuh magis. Orang yang telah lama berpisah bisa bertemu karena ramadhan, bisa saat membeli takjil, jalan-jalan ngabuburit, atau hal-hal lainnya. Intinya ramadhan memang penuh kebahagiaan dan keajaiban.

Selain itu, menurut saya pribadi bulan ramadhan tidak hanya milik ummat muslim semata. Orang-orang non-muslim pun tampaknya juga turut berbahagia dengan datangnya bulan ramdhan. Toh tak bisa dipungkiri negara kita ini adalah negara yang beragam, negara yang terdiri dari berbagai macam latar belakang dan ajaibnya bisa berpadu mesra tanpa tercipta perpecahan. Indonesia memang hebat.

Sebenarnya saya menulis tulisan ini tujuannya ikut menyemarakkan datangnya bulan ramadhan. Karena memang bulan ramdahan itu penuh keajaiban. Sekali lagi keajaiban. Benar, walau ramdhan kali ini dipenuhi dengan berbagai isu serta kejadian yang tak terduga. Sebut saja viralnya tagar #2019GantiPresiden, pengeboman tempat ibadah, dan berbagai isu lainnya. Semoga hal tersebu tidak mengurangi kebahagiaan serta anugrah yang bisa kita dapat dari ramadhan kali ini ๐Ÿ˜†.

Menanggapi kejadian pengeboman tempat ibadah yang sempat mengguncangkan negeri ini, saya pribadi atas nama kemanusiaan sangat mengutuk hal tersebut. Tapi memang dunia ini tak hanya diisi oleh orang-orang baik, tapi juga orang-orang sesat, bego, kebanyakan makan micin, dan goblok. Saya hanya bisa berdoa semoga seluruh pihak diberi ketabahan serta kesabaran menghadapi ujian ini. Ah tunggu, ntar tulisan saya berbau kepentingan dan menyinggung sekelompok orang, yuk ah balik ke topik.

Saya hanya ingin mengingatkan, agar kita tidak lupa bersyukur. Semua yang bisa kita lakukan hari ini adalah anugrah. Setiap makanan yang kita makan hari ini adalah anugrah. Semuanya adalah anugrah. Karena pada dasarnya hidup ini adalah anugrah. Bisa bernapas saja sudah merupakan anugrah ๐Ÿ˜Š.

Nah lo, kok ngelantur kemana-mana? Well, back to topic ๐Ÿ˜‰.

Ramadhan yak! Lalu, apakah yang sudah kita lakukan hari ini? Sudahkah kita berbuat baik? Kalau belum bersegeralah, sesungguhnya berbuat baik itu banyak manfaatnya. Pertama, kita akan merasa bahagia. Kedua kita akan merasa damai, dan percayalah, dunia ini itu seimbang. Setiap kebaikan yang kita lakukan pasti dibalas dengan kebaikan lainnya. Sebut saja, kalian membaca tulisan ini, pasti tulisan kalian juga akan dibaca oleh orang lain. Kalian memberi komentar, tulisan kalian juga akan diberi komentar. Jadi berkomentarlah dengan baik, karena pembaca yang baik juga berkomentar dengan baik pula ๐Ÿ˜Š.

Kalau saya pribadi, selama ramdhan kali ini sudah ada beberapa rencana yang saya susun. Penasaran? Yuk saya paparkan dulu satu-persatu.
  1. Pertama, saya akan membuka stan es buah di depan rumah. Karena rumah saya terleltak di pinggir jalan dan lalu lintas nya lumayan ramai, saya sadar bahwa ini adalah momen yang tepat untuk berbisnis ๐Ÿ˜‚ hitung-hitung buat nambah uang buat beli baju lebaran. Udah gede bang, malu minta terus sama orang tua ๐Ÿ˜‰. selain itu ini juga kesempatan bagi saya berbagi kepada mereka yang mebutuhkan, mungkin ada orang tidak mampu lewat bisa saya beri es buah secara percuma. Mungkin juga para pembaca yang mampir bisa duduk-duduk dan berdiskusi dengan saya sambil menunggu waktu berbuka. Lumayan kan dapet ilmu juga bisa dapet es buah gratis (kalau saya berbaik hati ๐Ÿ˜‚)
     
  2. Kedua, saya ingin menyambung tali silaturahmi dengan sanak keluarga. Karena saya rasa di bulan ramdhan kesibukan saya otomatis berkurang. Terlebih sekarang saya dalam masa free. Saat dimana saya mengambang menunggu pengumuman tes masuk perguruan tinggi ๐Ÿ˜Š. semoga saya bisa masuk perguruan tinggi pilihan. Mohon doanya para pembaca yang baik ๐Ÿ˜‰. nah, kalian gimana nih? Apakah sudah menyambung silaturahmi dengan sanak keluarga. Mungkin bagi saya 3 atau 4 tahun yang lalu, menyambangi sanak keluarga itu suatu hal yang menyenangkan karena selain bertemu dengan keluarga yang lama tak berjumpa terkadang saya juga diberi selipan beberapa lembar uang (waktu itu saya masih imut ๐Ÿ˜‚ kalau sekarang sih sudah jarang dikasih uang ๐Ÿ˜‚). sudah adakah angan-angan menyambangi sanak keluarga?
     
  3. Ketiga, saya ingin memanfaatkan waktu senggang saya untuk mengasah skill, baik menulis, mengedit, dan hal lainnya (terkait edit-mengedit bisa stalk IG saya di @rahmankamal12 jangan lupa meninggalkan jejak, bisa berupa follow atau komentar ๐Ÿ˜‚).

Itulah beberapa rencana yang akan saya lakukan selama ramdhan kali ini, semoga bisa tercapai dan terlaksana secara maksimal, tentunya sambil terus berbuat baik dan menolong sesama ๐Ÿ˜Š. sudahkah kalian menyusun rencana di ramadhan kali ini? Yang belum bikin rencana yuk segera susun rencananya!

Terakhir, sebagai penutup tulisan ini, terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca. Saya harap kalian bisa mendapat banyak hal dari tulisan ini. Dan semoga para korban pengeboman di Surabay diberi tempat yang layak di sisi-Nya. Keluarga korban diberi ketabahan dan semoga tidak ada dendam serta perpecahan yang tercipta ๐Ÿ˜Š

#PrayforSurabaya #KamiTidakTakut #LawanTerorisme #IndonesiaHebat


Salam hangat dari Situbondo ๐Ÿ˜Š

Saturday, May 12, 2018

Operasi Zebra, Realita Transportasi Indonesia, serta Unek-unek Lainnya


Prit, prit

Sejak kemarin saya mulai familiar dengan suara tersebut. Setelah perjalanan panjang nan melelahkan selama 3 hari mengikuti ujian SBMPTN di negeri tetangga ๐Ÿ˜‚. Eitss, tapi itu bukan suara bel SBMPTN, harap tidak disalah artikan ๐Ÿ˜‚. suara itu adalah suara polisi yang sedang melakukan operasi Zebra. Yups, sekarang sedang musimnya operasi zebra. Saya pribadi selama perjalan pulang pergi dari Situbondo menuju Jember, saya bertemu 4 kali dengan polisi yang sedang melakukan operasi Zebra.
 
Katanya sih, operasi zebra sedang digalakkan untuk meningkatkan kesadaran berkendara rakyat Indonesia. Jadi sederhananya, para pengemudi itu harus selalu siap dan membawa surat-surat lengkap saat berkendara. Memang tujuannya mulia, meminimalisir kecelakaan dan menertibkan pengendara yang sering nakal. Tapi ada beberapa hal yang menjadi unek-unek bagi saya.


Hal pertama adalah cara penanganan polisi terhadap pengendara yang melangar peraturan. Dalam beberapa kasus saya masih menemukan beberapa polisi yang bisa disuap atau diberi upah agar masalahnya bisa selesai ditangkap. Walau akhir-akhir ini hal itu sudah menurun seiring dilaksanakannya program sapu bersih pungutan liar.
 
Nah, hal itu mungkin sudah sedikit banyak teratasi, nah ahal selanjutnya yang menjadi titik perhatian saya adalah realita transportasi di Indonesia. Mungkin pilihan mode transportasi umum di Indonesia bisa dibilang banyak. Ada kereta, bus, pesawat terbang, kapal laut, dan moda transportasi umum lainnya.
 
Nah, hasil dari operasi zebra kan menggugah kesadaran berkendara, bagi yang sudah cukup umur dan bisa berkendara dengan baik mungkin tak menjadi masalah, tapi saya yakin kiuta dapat dengan lumrah menemui anak-anak muda mengendarai kendaraannya tanpa atribut yang lengkap. Nah, kalau di kota-kota besar mungkin kesadaran berkendara sedikit banyak sudah bisa dibilang memadai. Para pengemudi dengan taat mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Tapi hal itu jauh berbeda dengan keadaan di desa. 
 

Di desa, kesadaran berkendara sungguh sangat minim. Mereka rata-rata tidak mementingkan atribut berkendara, selama mereka mampu berkendara mereka pasti berkendara ๐Ÿ˜‚. nah, inilah yang terjadi ketika dilaksanakan operasi zebra, dari pengmatan saya pribadi, rata-rata orang yang terjaring razia adalah mereka yang sedang berpelesir dan rata-rata datang dari desa
 
Realita lain yang menjadi masalah adalah kondisi transportasi umu yang tidak memadai. Mungkin bus banyak, tapi sudah rongsok dan tak sedap dimata ๐Ÿ˜‚ nah, ini lo unek-unek saya. Masyarakatnya mau ditertibkan saat berkendara, tapi moda transportasi umunya masih memprihatinkan. Bagaimaan mau berpindah ke transportasi umum dan meningkat kesadaran berkendaranya?

Padahal pajak sudah setiap tahun disetorkan, tapi masih belum nyata dampaknya bagi masyarakat. Oke, saya mau cerita sebentar. Di daerah Situbondo ada sebuah dermaga baru yang dibangun dengan uang pemerintah. Awalnya saya merasa bangga, dermaganya keren, menjulang hingga tengah. Lampu penerangannya pun memanfaatkan sinar surya sebagai salah satu suber tenaganya, tapi hanya berusia satu minggu lampu yang masih menyala tinggal 1 buah.

Jalan dari situbondo- probolinggo pun penuh dengan lubang yang mengangan sehingga rawan terjadi kecelakaan. Sempat sih diperbaiki, tapi saat menjelang pemilu dan menjelang akhir masa jabatan. Semuanya bau kepentingan, tidak ada yang tulus dilakukan. Katanya kalau ada keluhan segera disuarakan. Tapi tidak pernah ada yang namanya timbal balik. Waduh ini saya yang terlalu terbawa emosi atau bagaimana ya?

Lalu siapa yang salah, pemerintah? Rakyat? Tak ada yang salah sebenarnya, pemerintah salah? Bisa dibilang iya, rakyat salah? Iya juga. Lalau siapa yang salah. Kalau sudah begini tidak bisa menyalahkan. Yang bisa kita lakukan adalah melakukan apa yang bisa kita lakukan sebaik mungkin. Bagi masyrakat silahkan bersuara tanpa lupa dan mengesampngkan kewajibannya sebagai warga negara. Bagi pemerintah, ya monggo suara rakyatnya didengarkan.

Balik ke masalah operasi zebra. Saya pribadi berpendapat positif dengan adanya operasi zebra. Selain berhasil menurunkan kecelakaan lalu lintas juga meningkatkan kesadaran berkendara masyrakat. Hanya perlu beberapa perbaikan dengan mendengarkan suara serta masukan dari rakyat. Buka telinga lebar-lebar, karena masukan bisa datang darimana saja. Albert Einstein menemukan teori relativitas dari sebuah apel yang jatuh, apalagi kritik, sara, dan masukan. Bisa datang dari mana saja.
 
Selamat berkomentar dan maaf jika isinya menyeleweng kemana- mana. Hanya menumpahkan isi hati dan seluruh unek-unek
 
Selamat bekerja pak polisi, terus amankan lalu lintas negeri ini ๐Ÿ˜‚  
___
Sumber gambar : Makasar.Tribunnews.com

Saturday, April 28, 2018

Apa yang Saya pikirkan Tentang Orang-orang yang Meminta Belas Kasihan di Pinggir Jalan


Mungkin bagi sebagian besar dari kita sudah lumrah bertemu dengan orang-orang yang meminta di pinggir jalan. Mulai fari yang bermodus mngelap kaca mobil, ibu-ibu yang menggendong anak kecil, dan bahkan ada pula yang langsung meminta uang kepada para pengendara.

Ada yang sudah tua, lumpuh, bahkan ada pula yang masih muda dan segar bugar. Tapi kenapa mereka meminta-minta? Menurut saya, fenomena ini tidak bisa lepas dari kondisi sosial yang tidak seimbang serta kesenjangan di masyarakat. Dalam hak ini kita tidak semerta-merta bisa langsung menyalahkan pemerintah atas ala yang terjadi.

Dalam kasus ini, pemerintah tidak sepenuhnya bersalah. Bahkan pemerintah sudah memberikan bermacam inisiatif mulai dari bantuan sosial, dana, dan bahkan pembekalan kemampuan untuk mengatasi fenomena sampah masyarakat yang tidak kinjung selesai ini.

Karena judulnya apa yang saya pikirkan, sebenarnya sih ini mau curhat. Bukan tulisan serius seperti alasan kenapa Indonesia gak maju-maju. Hanya skedar tulisan ringan refleksi pengalaman saya.

Ide awal tulisan ini bermula saat saya sedang berkunjung ke rumah teman saya. Karena daerahnya yang lumayan pelosok, saya sering berpapasan dengan pengemudi becak yang berseliweran mengantarkan penumpang. Alamnya pun cukup asri. Para abang becak pun ramah menyapa atau sekedar tersenyum kepada saya yang mengendarai sepeda dengan pelan. Saya pun merasa senang karena masyarakatnya nampak ramah.

Nah disinilah cerita nya dimulai. Beberapa saat kemudian saya berpapasan dengan seorang abang becak yang sudah cukup tua. Nampak dia sangat kelelahan tapi masih tetap berusaha mengayuh becaknya. Mungkin karena sudah lelah. Ia pun turun lalu mendorong becak itu perlahan. Si mbak penumpang nampak sabar melihat si abang becak yang mulai kelelahan. Dalam hati saya merasa iba. Lalu saya pun mendekat mencoba memberikan bantuan dengan membonceng si mbak. Hitung-hitung sodaqoh (sekaligus, siapa tahu kenalan ama si mbak pnumpangnya ๐Ÿ˜Š) eh tapi ternyata saya diduluin smaa abang becak lain yang langsung meminta si mbak ini turun dan beralih ke becaknya.

"Bayar aja sama si mbah dek, sini pindah ke becak saya" ucap si kakang becak

Tapi ternyata si mbah becak mencoba menolak tawaran itu. Namun si akang becak memaksa dan akhirnya si mbah pun mau.

Nah entah kenapa saya terpikir akan orang-orang yang meminta-minta di pinggir jalan. Kenapa mereka tidak bekerja? Toh mereka masih mampu. Selama itu halal, kenapa tidak? Tapi mungkin bukan hanya sekedar memiliki rasa takut seperti yang saya paparkan di tulisan sebelumnya. Gengsi serta keengganan sosial ditambah individualisme terlalu tinggi tumbuh di masyarakat. Hasilnya orang kaya yang semakin kaya, dan orang miskin yang semakin miskin.

Entah saya menulis ini untuk apa? Isinya hanya curhat. Intronya pun gak jelas ๐Ÿ˜‚. 

Saya merasa tertampar dengan si mbah. Sangat-sangat tertampar. Dia yang sudah tua masih semangat bekerja sedangkan saya yang jauh lebih muda dan energik masih sangat bergantung kepada orang tua saya. Maaih sangat manja dan masih sangat mudah menyerah. Ini pun berusaha sangat keras nulisnya. Mungkin kita sering menjumpai hal serupa dalam kehidupan kita. Tapi mungkin kita juga terlalu acuh sehingga lupa dan tidak merasakan apapun. Setidaknya saya merasa iba dan karena itu saya menulis ini.

Salam hangat ๐Ÿ˜Š

Saturday, April 14, 2018

Ternyata ini Alasan Indonesia Gak Maju-maju, Sederhana Banget!


Untuk ukuran negara berkemban, Indonesia merupakan sebuah negara yang bisa dibilang ideal. Jika kita melihat dari jumlah sumber daya alam serta sumber daya manusianya, Indonesia adalah sebuah negara yang besar serta limpah ruah dengan aneka sumber daya alam yang terhampar di sepanjang bentangan pulau-pulau Indonesia. Tapi kenapa Indonesia gak maju-maju?
 
Mungkin pertanyaan diatas adalah suatu pertanyaan yang sudah umum. Terkesan klise, dan mungkin penuh dengan jawaban yang dengan mudah dan spontan terluncur dari lisan kita semua. Mulai dari SDM nya lah, kurang perhatian pemerintah lah, terlalu banyak kkorupsi lah. Oke. Kita tidak akan membahas hal-hal itu, api memang hal-hal tersebut juga merupakan salah satu penyebabnya. Tapi dibalik hal tersebut ternyata ada sebuah hal sederhana yang menjadi alasan kunci kenapa Indonesia gak maju-maju.
 
Awalnya saya tidak menyadari bahwa hal yang membuat Indonesia gak maju-maju itu sederhana banget. Saya baru ngeh dan paham setelah diskusi panjang lebar dan saling debat di group WA. Dan disana saya bersyukur saya masuk dalam group WA yang bermanfaat ๐Ÿ˜‚. keyakinan saya semakin kuat setelah di akhir diskusi teman satu group saya mengunggah cuplikan video singkat yang saya rasa sangat bermanfaat (untuk videonya saya tempatkan di akhir tulisan).
 
Ternyata hal yang membuat Indonesia gak maju-maju itu adalah, bangsa kita terlalu pemberani dan gk ada takut-takutnya sama sekali. Iya benar, kita terlalu berani dan tak punya rasa takut. Nah lo kok bisa? Heran kan? Jadi penjelasannya begini. Kita tahu singapura, mereka negara kecil, tapi kenapa bisa maju dan berkembang sepesat itu? Padahal mereka merdeka setelah Indonesia. Orang yang sok tau mungkin langsung akan menjawab, karena dulu mereka dijajah Inggris bukan Belanda, andai Indonesia juga dijajah Inggris, pasti akan maju juga. Stop, itu bukan alasannya, meskipun Indonesia dijajah oleh Inggris hasilnya juga tidak akan beda jauh. Hal yang membuat Singapura bisa maju dan berkembang pesat adalah mereka sadar bahwa mereka negara kecil dan mereka takut terhadap negara-negara besar lain. Oleh karena itu mereka belajar dan berkembang sehingga menjadi negara maju seperti sekarang.
 
Contoh lain adalah China, mereka adalah negara yang diakui kekuatannya dan digalang-galang akan menjadi negara superpower layaknya Amerika, nah kenapa mereka bisa maju? Padahal mereka dulu dijajah juga? Itu karena mereka takut akan kekuatan Amerika sehingga menyusun dan mengembangkan kekuatan dalam negerinya sebaik mungkin. Hasilnya, kita dapat dengan mudah menemui barang made in China dimana-mana, itu adalah bukti dari keberhasilan China mendunia. Sekali lagi, semua itu berawal dari rasa takut.
 
Sekarang pertanyaannya, Indonesia takut apa? Sumberdaya alam melimpah! Sumber daya manusianya apalagi, jauh lebih melimpah. Satu orang tua saja bisa punya 5 anak. Pelecehan seksual pun meraja lela, semakin banyak generasi bangsa (mohon maaf jika kata-kata saya kasar, kebawa perasaan nulisnya!)
 
Benar, negara kita tidak punya rasa takut, terlalu berani sehingga tidak menyiapkan apa-apa untuk bersaing dengan negara maju dan berkembang lainnya. Jangankan takut ke negara lain, sama tuhan saja kita tidak ada takutnya. Tengok saja orang-orang yang dengan mudahnya mengatasnamakan Tuhan dan bersumpah-sumpah demi tuhan tapi berkelakuan sebaliknya. Logisnya, sama tuhan saja berani apalagi sama manusia? Jauh lebih berani.

Terkejut? Saya juga terkejut menyadari bahwa alasan dari ketidak majuan bangsa kita itu sederhana sekali. Kita hanya terlalu berani sehingga menjadi ceroboh dan tidak mempersiapkan apa-apa untuk bersaing dqlam ranah global. Kita mungkin terlalu bangga dengan apa yang kita miliki.
 
Kesadaran Individu

Awalnya saya tak menyangka dan menganggap hal ini lelucon (saya saja sadar ketika berdiskusi di group WA yang biasanya chat room nya penuh dengan guyonan dan joke). Saya menyadari bahwa hal sederhana bisa berpengaruh banyak. Seperti yang saya paparkan di atas. Terlalu berani dan tak punya rasa takut.

Ngomong aja gampang, buktiin dong!

Mungkin itu pernyataan sebagian orang yang sudah membaca tulisan ini. Memang, bicara itu mudah, bertindak itu jauh lebih sulit. Memang benar sebuah peribahasa.
 
“Aksi bergaung lebih kencang daripada kata-kata”

Nah, sebagai penutup, saya mau bercerita, atau lebih tepatnya mengajak pembaca sekalian. Indonesia adalah negara kita, terlepas dari asal-usul dan latar belakang kita. Indonesia adalah suatu bangsa yang besar dan sungguh kaya. Kita mampu menjadi besar, kita mampu menjadi jaya. Asalkan setiap dari kita mau dan punya keinginan untuk itu.
 
Hal pertama yang harus disadari adalah punya rasa cinta, nasionalisme terhadap bangsa. Kontribusi nyata terhadap negara tak melulu soal hal besar yang membanggakan seperti memenangkan olimpiade atau kejuaraan. Cukup dimulai dari hal sederhana seperti menolong sesama, menolong tetangga, berbagi kebahagiaan  bagi mereka yang tetinggal.
 
Terima kasih telah membaca tulisan saya, semoga bermanfaat dan maaf jika tulisan ini begitu emosional. Saya tak tahu bagaimana menyampaikannya. Semoga kita semua mampu bersumbangsih bagi bangsa. Jaya Indonesia. 

Amin
 

_____
Sumber gambar : nationsonline.com

Wednesday, March 21, 2018

Antara DSLR dan Mirrorless, Mana yang Lebih Baik?


Mungkin diawal tahun 2000 an banyak orang bermimpi untuk memiliki sebuah kamera DSLR untuk belajar fotografi lebih jauh, atau bisa dibilang lebih dari sekedar hobi. Tapi dalam beberapa tahun belakangan orang-orang mulai beralih ke kamera mirrorless. Hal ini menimbulkan perbincangan hangat dimanakah yang lebih baik antara DSLR atau Mirrorless.

Tapi sebelum kita bicara lebih jauh, ada baiknya kalau kita mengenal lebih jauh apa itu DSLR dan Mirrorless. Untuk istilah DSLR mungkin sudah sedikit umum di khalayak. Tapi taukah anda akan kepanjangan dari DSLR sendiri? Saya yakin sebagian besar orang tidak tahu apa kepanjangan DSLR. DSLR sendiri adalah singkatan dari Digital Single Lens Reflect, nama ini diambil dari sistem dalam kamera DSLR yang menggunakan sebuah lensa tunggal sebagai image finder sehingga gambar yang tertangkap dapat langsung dilihat di layar. Sedangkan kamera Mirrorless adalah kamera yang sesuai namanya tidak memakai lensa sebagai image findernya, tapi memakai sistem elektronik sehingga ada jeda 0, sepersekian detik antara gambar yang tertangkap lensa dan yang tampil di layar kamera. 

Pertanyaannya, manakah yang lebih baik dari kedua jenis kamera ini? bagi kalangan pecinta mirrorless mungkin akan beragumentasi dengan bentuk kamera mirrorless yang jauh lebih ramping dan lebih mudah dibawa kemana-mana dibandingkan dengan DSLR yang membutuhkan tas khusus untuk membawanya.

Khalayak terlanjur mengansumsikan mirrorless adalah kamera yang cocok bagi mereka yang menggeluti fotografi dalam batas sekedar hobi. Sedangkan kamera DSLR adalah bagi mereka yang menggeluti fotografi sebagai pekerjaan atau profesi seperti wartawan dan lain sebagainya.

Disisi lain, para pecinta DSLR mungkin akan beragumentasi dengan kualitas serta kelebihan kamera DSLR terlebih dalam pemotretan untuk ajang olahraga yang notabene objek fotonya selalu bergerak. Terlepas dari pertentangan itu, Fotografer senior kompas Arbain Rambey mengatakan, bahawa hal terpenting dalam memilih kamera adalah kualitas gambarnya.

Lebih jauh lagi, Arbain Ramber menuturkan bahwa Mirrorless memiliki beberapa kelebihan daripada DSLR

“Sebuah Kamera Mirrorless bisa melakukan semua hal yang kamera DSLR bisa lakukan. Bahkan disaat tertentu kamera mirrorless  lebih nyaman daripada kamera DSLR.” Ucap Arbain Rambey.

Dalam hal ini ia merujuk kepada kasus pemotretan di Mall atau departement store  dimana rata-rata kamera DSLR dilarang dipakai.

Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, kelemahan terbesar kamera mirrorless adalah menangkap moving object karena komponen kamera mirrorless itu sendiri yang menggunakan teknologi digital sebagai image findernya. Tapi di beberapa kamera mirrorless premium, fitur fokus berlanjutan serta peningkatan dalam sistem oleh digitalnya diyakini dapat membuat kelemahan mirrorless dalam menangkap moving object terselesaikan.

Tapi dalam kasus tertentu kamera DSLR juga memiliki peranan yang jauh lebih penting serta di beberapa saat jauh lebih nyaman dipakai daripada kamera mirrorless. Sebut saja sebuah konferensi pers yang dipenuhi dengan wartawan yang berrebut mengabadikan momen penting. Tentunya setiap detik adalah sebuah harta bagi para fotografer. Setiap momen memiliki nilainya tersendiri, disaat seperti inilah kamera DSLR jauh lebih baik dipakai daripada kamera mirrorless.

Bagan perbedaan kamera DSLR dan Mirrorless


Mungkin, para pembaca memiliki argumennya masing-masing terkait mana yang lebih baik antara Mirrorless dan DSLR. Yang jelas baik kamera DSLR maupun mirrorless memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kembali mengutip pernyataan fotografer senior kompas, Arbain Rambey. 

“Kamera terbaik adalah kamera yang ada di tangan kita. Pertanyaannya adalah bukan pada merk atau jenis kameranya, tapi bagaimana kita menggunakannya”

Oleh karena itu, banyak lomba fotografi yang membebaskan pesertanya memakai kamera apa saja dalam memotret. Bahkan menggunakan kamera ponsel pun tak apa. Karena memang yang dibutuhkan bukan seberapa bagus merk atau jenis kamera tapi bagaimana kita menggunakan kamera kita sebaik mungkin untuk menangkap momen seindah mungkin. Karena seorang fotografer adalah pelukis cahaya yang mengabadikan momen dalam sebingkai foto ๐Ÿ˜Š.

Nah, semoga penjelasan di atas bermanfaat. Kurang lebihnya mohon maaf. Sebagai penutup saya akan mengutip sebuah kata-kata yang mungkin sudah masyhur di kalangan fotografer

“The most important in photography is not the camera but the man behind the lens”

Sekian. Salam hangat dari Situbondo ๐Ÿ˜Š
_____
Sumber tulisan : Harian The Jakarta Post
Sumber Foto : Tekno.kompas.com dan helopedia.com

Tuesday, March 13, 2018

Educenter, Mall Edukasi Pertama Solusi Tepat Pendidikan Zaman Now


“Edukasi adalah kunci kemajuan suatu bangsa”

Hal itu memang suatu hal yang benar. Dengan tingkat edukasi yang layak, suatu negara mampu menjadi macan yang ditakuti oleh negara lain. Sebut saja Singapura, Inggris, Amerika dan negara Adidaya lainnya. Mereka mampu menciptakan pendidikan yang layak bagi masyarakatnya. Tapi sistem pendidikan di Indonesia sepertinya berkata lain, seakan ada sebuah dilema dalam sistem pendidikan di Indonesia. Setiap siswa “dipaksa” untuk memahami beragam mata pelajaran di jenjang SLTP dan SLTA. Tapi pada akhirnya harus berfokus kepada satu bidang studi saat memasui dunia perkuliahan.

Seperti perkataan terkenal  Albert Einstein, hal ini sama saja dengan memaksa ikan untuk memanjat suatu pohon. Suatu hal yang berat dan bisa saja mustahil. Tapi tidak semua hal bisa dibilang negatif. Buktinya segelintir orang justru menjadi hebat dan mumpuni kemampuannya karena dididik dengan sistem pendidikan yang seperti ini.  

Disatu sisisi sebagai wujud resistensi, program homeschooling mulai nge-trend dan diminati khalayak umum. Sebagian orang tua yang sibuk dengan pekerjaan cenderung memilih homeschooling untuk buah hatinya. Karena mereka mendapat kebebasan dalam mengatur jadwal pertemuan serta materi yang diajarkan. Tapi apakah homeschooling cukup memadai sebagai pengganti sekolah konvensional?

Permasalahanya adalah bagaimana membuat belajar menjadi suatu hal yang menyenangkan sehingga siswa dengan sendirinya belajar. Sementara siswa sudah sejak dini dicekoki dengan sistem penddikan yang memaksa mereka memahami banyak hal. Tentunya belajar menjadi semacam momok karena sistem pendidikan yang disalah artikan oleh segelintir siswa. 

Terlepas dari itu semua, sebenarnya setiap manusia diciptakan sama, entah dia laki-laki maupun perempuan. Tapi semuanya diitentukan oleh seberapa jauh mereka mau belajar dan mengembangkan otak dan pemikirannya. Karena otak kita adalah suatu anugrah yang sungguh luar biasa. Semakin sering digunakan otak kita bukan menjadi rusak tapi justru semakin berkembang dan menjadi semakin kuat. 

“Lalu bagaimana cara mengembangkan otak kita sehingga dapat berkembang semaksimal mungkin?”

Tentunya dengan belajar dan berlatih terus –menerus. 

“Jika kita bosan dengan hal yang kita pelajari, lalu kita merasa jenuh, bagaimana?”

Buatlah hal itu menyenangkan sehingga kita dengan senang hati belajar dan berlatih!

“Tapi bagaimana cara membuat belajar itu menyenangkan dan tidak membuat jenuh?”

Belajar saja di educenter, mall edukasi pertama di Indonesia

Educenter Sebagai Terobosan Pendidikan Zaman Now

Mungkin banyak orang yang akan bertanya, apa itu Educenter? Educenter adalah sebuah mall edukasi yang berlokasi di BSD city, di kelilingi oleh 31 iinstitusi pendidikan serta 4 cluster perumahan elit BSD. Tempat yang sangat strategis untuk belajar dan mengembangkan kemampuan diri.

Diberdirikannya Educenter sendiri bertujuan untuk menjadi solusi bagi masalah pendidikan anak zaman kini, yakni mengahbiskan terlalu banyak waktu dan energi berpindah-pindah tempat kursus serta untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan diri semaksimal mungkin dengan sistem yang terintegrasi dan revolusioner.

Gedung Educenter nampak dari atas

Mungkin masih ada pertanyaan dalam benak para pembaca. Mall Edukasi? Mal kan tempat belanja dan bersantai. Iya betul Mall edukasi, saya tidak salah ketik,  tapi mall ini berbeda dengan mall kebanyakan. Lalu kenapa disebut mall edukasi? karena selayaknya mall, Educenter juga dilengkapi  dengan restoran, food court, tempat bermain anak dan tentunya beragam temmpat kursus terkemuka. Apple tree pre-school, UniSadhuGuma, Farabi Music School, Young Chefs’ Academy, CMA Metal  Arithmetic, Shane Learning Centre, Calculus, Flamingo Studio, Wow Art  Studio, Far East Education hanyalah segelintir diantaranya.

Selain itu Educenter juga menawarkan sistem pendidikan yang terintegrasi dengan konsep “One Stop Excellence of education “ lalu apa itu One Stop Excellence of education?

One Stop Education of Excellence

Konsep one stop education of excellence adalah sebuah terobosan berupa sistem pendidikan terintegrasi dimana siswa dibuat jatuh cinta dengan pelajaran yang dipelajari melalui beragam metode pengajaran yang interaktif dan inovatif.

Beragam pilihan kelas di Educenter

Selain itu selayaknya sebuah mall, berbagai fasilitas lain juga turut mendukung sistem pengajran dan edukasi di Educenter. Hal ini membuat Educenter menjadi tempat yang menyenangkan untuk belajar dan mengasah kemampuan diri. Selain itu, deretan  kursus serta tempat bimbingan belajar populer serta terkemuka yang sudah berintegrasi dengan Educenter juga merupakan suatu kelebihan  yang dimiliki oleh Educenter.

Dengan letak yang strategis serta beragam  pilihan tempat kursus serta bimbingan belajar membuat kita tidak perlu susah payah membuang tenaga hilir mudik dari satu tempat kursus ke tempat kursus lainnya. Cukup berjalan kaki kita sudah bisa berpindah tempat kursus dengan mudah. 

____

Itulah Educenter, mall edukasi pertama di Indonesia sekaligus solusi bagi sistem pendidikan zaman now. Tunggu apalagi? Dengan sistem terintegrasi serta beragam fasilitas lain serta dilengkapi dengan konsep one stop education of excellence, Educenter adalah tempat yang cocok untuk mengembngakn diri serta mengasah bakat kita. Serta solusi yang tepat bagi pendidika di Indonesia. 

Tunggu apa lagi? Bergegaslah, karena pendidikan adalah suatu hal penting yang menjadi kunci meraih masa depan serta membangun bangsa menjadi lebih baik. Tunggu apa lag? Educenter jawabannya.

#Educenter #OneStopEducationofExcellence
_____
Sumber gambar : Educenter.id

Thursday, March 8, 2018

Saat Saya Pergi ke Sekolah Tanpa Membawa Apa-apa


Pertama-tama saya mau mengatakan bahwa ini adalah murni pengalaman saya dan tidak ada anjuran untuk meniru, menjiplak, atau bahkan menerapkannya di kehidupan pembaca sekalian. Jadi saya harap pembaca sekalian dapat mengambil poin positif dan tidak dirugikan oleh tulisan ini.

-----------------

Baiklah, sebenarnya ini hanya keluh kesah saya sebagai seorang siswa. Sekarang sebagai siswa saya bisa dibilang berada di masa kritis. Salah sedikit saja bisa buyar mimpi tentang kuliah dan segala pernak perniknya. Bisa dibilang hidup saya dengan seragam putih abu-abu tinggal menghitung hari. Tak genap sebulan lagi saya akan menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer.

Tapi sekarang rasanya memang sungguh berbeda dengan dahulu waktu saya masih SMP. Pertama saat memasuki masa bebas KBM seperti sekarang yang diisi dengan beragam program tryout ataupun simulasi dan entah apa nama lainnya. Saya tak pernah membawa apa-apa. Hanya selembar kertas login yang diberikan guru sehari sebelumnya. Bandingkan dengan sewaktu SMP dulu saya yang masih tetap membawa tas dan beragam alat tulis lengkap lainnya. Sekarang mah tinggal klik. Selesai. Jadi saya tak perlu membawa alat tulis dan tetek bengeknya.

Baca juga : Menjadi Generasi MICIN, Kenapa Tidak?

Sebenarnya sih saya memang harus tetap membawa buku, sebagai bahan jika ingin mengulang pelajaran. Tapi, saat kini memakai sistem komputer mata pelajaran yang diujikan hanya satu mata pelajaran perhari. Pertama karena jumlah komputer yang tidak memadai hingga perlu diadakan sistem sift agar semua siswa mendapat jatah ujian. Jadi rasa semangat saya membawa buku pun menghilang toh, teman-teman sesi 2 pasti membawa buku dan bisa saya pinjam. Atau terkadang jika saya endapat sesi terakhir, saya sempatkan diri bertanya kepada teman yang ujian pada sesi awal.

Entahlah ini yang salah saya atau bagaimana? Namanya juga curahan hati saya. Hasilnya saya sekolah hanya bersenjatakan seragam dan selembar kertas login. Itu saja. 

Semacam ada sesuatu yang berbeda tapi sangat sulit untuk saya jelaskan. Serasa ada yang kurang. Tapi entah saya tak tahu bagaimana cara menggambarkannya? Saya juga menjadi bingung.

Kalau kita pikir, saat ujian memang saat dimana kita sudah dipersiapkan, apalagi ujian nasional. Ujian akhir yang skala nasionalnya masih dipakai oleh beberapa perguruan tinggi sebagai acuan penerimaan mahasiswa baru.  Tapi entah kenapa disaat yang seperti ini spirit saya malah menghilang. Spirit dan semangat saya menjadi kendor dan justru teralihkan ke beberapa hal lain.

Saya pun mulai bertanya kepada orang lain, juga bertanya kepada diri saya sendiri. Apa yang sebenarnya terjadi?

“Kamu terlalu banyak berpikir”

“Bikin skala prioritas” 

“Cobaan kelas akhir”

Dan masih banyak ragam jawaban lain yang saya dapat. Yang akhirnya dapat saya simpulkan bahwa ada sesuatu yang salah dengan saya. Ada sesuatu yang tidak beres dan harus segera diperbaiki dari diri saya. Toh untuk menjadi lebih baik harus dimulai dari diri sendiri.

Baca juga : Cerita Indah Semasa SMA

Saya pun menyadari akhir-akhir ini konsentrasi saya terpecah belah tidak jelas. Proyeksi saya tidak jelas kemana perginya. Skala prioritas saya pun kacau. Saya pun memutuskan untuk berkonsultasi dengan guru Bk dan sanak keluarga. Akhirnya saya dapat sedikit tercerahkan. 

Disadari atau tidak, menjadi seorang siswa kelas akhir memang berat. Banyak sekali pikiran yang harus ditanggung. Dan terkadang hal itu berdampak kepada diri kita sendiri. Akhirnya saya pun memutuskan untuk pergi memajakan diri agar pikiran menjadi rileks dan juga sebagai bagian dari quality time bersama keluarga.

Itulah hal yang saya rasakan, sedikit banyak mungkin hanya tulisan. Toh diawal saya sudah bilang ini curahan hati saya. Semoga bermanfaat. Dan take it enjoy ๐Ÿ˜Š

Salam hangat dari Situbondo ๐Ÿ˜Š

____
Sumber gambar : Pixabay


Tuesday, February 27, 2018

Menjadi Generasi MICIN, Kenapa Tidak?


Akhir-akhir ini sedang tren ungkapan agar tidak menjadi generasi micin. Memang secara kimiawi dan menurut penuturan guru kimia saya, micin memang tidak baik bagi kesehatan.mengonsumsi kebanyakan micin pun mungkin bisa berdampak?

Terus apakah saya salah menulis judul? Meminta pembaca menjadi generasi micin? Tentu saja tidak! Micin disini bukan bahan penyedap masakan yang katanya kalau dimakan terlalu banyak bisa bikin bodoh. Lagipula saya tidak dibayar oleh produsen micin untuk review produk mereka ๐Ÿ˜Š.

Micin disini adalah akroni dari Mature, Independent, Creative, Innovative, and Nationalist. Sebelum kita bicara lebih lanjut, saya harap enyahkan pikiran tentang bahan penyedap masakan itu ๐Ÿ˜Š. Sekarang kita akan bicara tentang micin dalam konsep yang akan saya paparkan.

Membuat Indonesia Hebat Dengan MICIN

Pertama, mari kita pahami esensi dari setiap kata yang menyusun kata micin itu :

  • Pertama, adalah Mature.Secara bahasa artinya dewasa, tapi dalam pandangan saya lebih tepat dimaknakan sebagai matang. Karena menjadi seorang yang matang tidak melulu beracu pada usia. Anak muda pun bisa menjadi pribadi yang matang jika penuh pengalaman dan suka bersosialisasi dengan lingkungannya. Artinya, menjadi pribadi yang matang ialah pribadi yang tidak secara mentah mencerna suatu hal, atau mencerna suatu permasalahan secara sepotong-sepotong. Menjadi pribadi yang mencerna suatu hal secara utuh dan dengan bijaksana bertindak sesuai proporsi dan kebutuhan.
  • Kedua, adalah Independent yang artinya mandiri. Jadi esensi kedua adalah menjadi pribadi yang mandiri. Artinya menjadi pribadi yang mampu mengatasi masalahnya sendiri. Bukan lantas kita tidak boleh meminta pertolongan. Tapi berusaha sebaik mungkin memaksimalkan potensi diri sebelum meminta pertolongan jika sudah mencapai batasnya. Saya rasa mandiri itu adalah bagaimana setiap individu bisa memaksimalkan potensi diri tanpa mengesampingkan bantuan dari pihak lain.

  • Ketiga, adalah Creative. Tentunya kata ini dapat dengan mudah kita pahami. Menjadi seorang yang kreatif sekaligus kontributif terhadap kemajuan. Tapi pertanyaannya, bagaimana menjadi seorang yang kreatif? Satu hal yang harus kita sadari, setiap manusia diciptakan dengan otak yang sama. Dan sebagai ciptaan yang disempurnakan, otak kita diberi kemampuan untuk berkembang. Disinilah perbedaan itu mulai tampak. Untuk menjadi seorang kreatif, gunakanlah otak kita semaksimal mungkin. Saya sangat bersyukur, karena otak merupakan ciptaan tuhan dan bukan manusia. Karena jika semakin dipakai otak akan semakin berkembang bukan rusak. Otak tidak akan pernah rusak selama badan masih bernapas ๐Ÿ˜Š. Semakin otak berkembang, semakin kretif lah setiap individu. Nah, untuk memacu perkembangan otak, jadilah sosok pendengar yang baik yang menangkap suatu hal secara keseluruhan dan mengolahnya dalam otak sebelum merealisasikannya dalam tindakan.

  • Keempat, adalah innovative. Sebelas dua belas dengan kreatif, tapi innovatif lebih mengarah kepada bagaimana kita menerapkan ide dan menjalankan rencana kita. Jadi bukan sekedar pribadi yang pintar bikin konsep tapi melempem di lapangan. Itu bukan micin, malah jadi krupuk ๐Ÿ˜Š. Jadi, innovatif semacam kepanjangan dari kreatif atau bisa dibilang tindak lanjut dari sikap kreatif itu sendiri.
  • Kelima, adalah nationalist. Jika kita sudah memiliki 4 hal di atas tapi tidak cinta tanah air, lantas apa yang akan terjadi?. Kalau mengutip sebuah peribahasa, kekuatan tanpa cinta itu  petaka, tapi cinta tanpa kekuatan itu bagaikan sebuah cacat. Jadi setelah semua aspek teratas kita miliki, atau minimal kita lakukan dan amalkan dalam keseharian kita lalu dilengkapi dengan sikap nasioalis cinta tanah air, niscaya Indonesia akan maju bung! Akan jauh lebih makmur damai sentosa

Itulah pemaparan saya tentang konsep generasi micin. Hal yang perlu kita ingat, bahwa segala sesuatu tidak lantas buruk. Bahkan sesuatu yang buruk pun bisa menjadi baik jika kita menggunakan cara yang tepat untuk memanfaatkannya. Semoga sedikit banyak tulisan ini dapat memberi pencerahan! Selamat berjuang dan selamat menjadi generasi MICIN.

Salam hangat dari Situbondo ๐Ÿ˜Š
___
Sumber gambar : Sain.Kompas.co.id

Monday, February 26, 2018

Saya Ingin Jadi Penulis yang Merdeka


Dengan menulis berarti saya berbagi pengetahuan kepada para pembaca, atau paling tidak berbagii sebuah kebahagiaan bagi pembaca yang terhibur dengan tulisan saya. Tapi akhir-akhir ini saya sempat bimbang.  Memang saya biasa menulis sesuatu setelah membaca beberapa artikel atau buku. Tapi sempat terbersit, apakah hal yang saya tuliskan itu baik dan berdampak baik bagi pembaca.

Tidak ada yang tahu pasti, hingga saya membaca sebuah status seorang blogger yang sudah cukup lama malang melintang di dunia blogging. 

“Menulislah dengan merdeka. Tidak terikat dengan mood. Menulislah dengan merdeka yang artinya kamu bisa menulis dimana saja dan  kapan saja. Karena menulis itu adalah sebuah kebebasan”

Sejenak terbersit, toh saya menulis di blog saya. Dan di negara ini ada kebebasan untuk mengemukakan pendapat. Jadi merupakan sebuah kebebasan bagi saya untuk berpendapat selama tidak merugikan orang lain.

Tapi seiring dengan banjir hoax yang sedang marak, hati saya terasa terpanggil untuk ikut mencerahkan para netizen Indonesia. Seakan sebuah panggilan sebagai wujud dari rasa cinta saya terhadap negara.
Tapi menyuarakan kesadaran membaca dan menulis yang baik dan benar bukanlah suatu hal yang mudah. Melawan topik dan pembahasan yang sedang mainstream dan viral sangatlah sulit dilakukan. Tapi tidak mustahil terjadi.


Faktanya, memang sebagian besar masyarakat lebih tertarik dengan topik ringan dan cenderung wow. Sangat sulit menemukan tulisan serius yang di comment sectionnya disesaki diskusi serius. Yang lumrah adalah berita hoax yang dipenuhi komentar tidak jelas yang ujung-ujungnya pertikaian atau hal-hal negatif lainnya.

Melihat hal tersebut, terbersit keinginan untuk menjadi seorang penulis yang merdeka. Penulis yang bisa menulis kapan saja dan dimana saja tanpa halangan mood atau tetek bengek lainnya. 

Lah, nih tulisan maksudnya apaan?

Heheh ๐Ÿ˜Š bagi  kalian yang bertanya hal tersebut (karena memang dari atas tulisannya kagak jelas ๐Ÿ˜Š). Baiklah, sebenarnya saya hanya mengutarakan isi hati saya perihal dinamika dunia maya di Indonesia. Saya bingung, orang dapat dengan mudah bertikai hanya karena beda pendapat di kolom komentar. Tidak tau yang mana berita yang benar dan berita yang palsu dan berbagai hal yang tidak mencerdaskan lainnya.

Lebih dari itu mungkin para pembaca ada yang akan berkata, nah lu sendiri taunya cuman nulis hal-hal gak jelas!. Kontribusinya apa buat permasalahan ini? Waduh saya pun menjadi semakin bingung dengan pertanyaan tersebut. Seakan maju kena, mundur kena. Tidak ada yang benar.

Tapi itulah namanya berjuang, pasti ada rintangan dan halangannya. Tulisan ini pun sebenarnya hanya unek-unek saya dan beberapa hal yang saya rencanakan dan sudah saya jalankan akhir-akhir ini.

  • Pertama, terkait isu hoax yang sedang marak, sejak sebulan yang lalu saya mulai membiasakan diri untuk membaca sebuah postingan hingga tuntas dan tidak terburu-buru membagikan sebuah postingan. Nah, jika dikemudian dalam tulisan tersebut saya menemukan beberapa keganjilan, saya berusaha sebaik mungkin berkomentar dengan baik dengan niat mtabayyun terkait tulisan yang ditulis oleh admin terkait. Toh manusia pasti ada salahnya, tak luput pula saya sendiri.

  • Kedua, saya mulai membiasakan diri berkomentar dengan baik di setiap postingan yang saya rasa bermanfaat. Beralih dari kebiasaan komentar tidak jelas dengan tujuan branding dan sekedar ikut campur urusan yang tidak kita tahu jelas asal usulnya. Atau bahkan sok pintar dengan ikut nimbrung dalam sebuah diskusi. Dalam  pikiran saya, komentar merupakan sesuatu hal yang membangun baik bagi penulis serta pembaca itu sendiri.  Oleh karena itu, saya yakin jika iklim komentar bergeser dari sekedar komentar ikut nimbrung atau malah komentar akward dan gak jelas, saya yakin para netizen akan mendapat banyak hal dari internet.
  • Ketiga, saya terkadang melaporkan beberapa tulisan yang saya rasa tidak benar atau hoax. Atau minimal saya screenshoot dan saya posting di akun sosial media saya agar teman-teman saya tidak ikut termakan hoax dan tidak ikut menyebarkan hoax. Karena kita tidak bisa menyalahkan semua orang terkait masalah hoax. oleh karena itu, mari biasakan diri membaca dan men filter tulisan yang kita baca. Kesimpulannya 
“saring sebelum sharing".

  • Terakhir, saya sendiri ingin menjadi seorang penulis yang merdeka. Yang bisa menulis setiap waktu, dan siap membantu kapanpun dibutuhkan. Meski hal tersebut memang terasa sulit, tapi jika dilakukan dengan sungguh-sungguh maka bisa terwujud pada akhirnya. Karena dengan menulis saya juga ikut menambah wawasan dan ikut andil mencerahkan para netizen atau pembaca yang tanpa sengaja singgah di blog saya dan menemukan tulisan ini. Semoga kedepannya negara kita menjadi semakin makmur dan masyarakatnya semakin bijaksana dan berwawasan dalam menggunakan internet.

Salam hangat dari Situbondo ๐Ÿ˜Š

Thursday, February 22, 2018

Lakukan Hal-Hal Berikut Jika kamu Gagal Login SNMPTN


Satu kelas berubah riuh saat tidak satupun dari kami yang bisa login SNMPTN. Yang kami dapati hanya tulisan “Maaf anda tidak bisa mengikuti SNMPTN, silakan mengikuti SBMPTN 2018”. Seketika kami memang merasa kecewa karena dalam satu kelas tidak ada yang mampu lolos seleksi SNMPTN.
Sebagaimana kita tahu, SNMPTN adalah sebuah seleksi nasional masuk perguruan tinggi. Tapi, tidak semua Siswa bisa mengikuti SNMPTN. Untuk sekolah yang berakreditasi A, hanya 50% siswanya yang boleh mengikuti SNMPTN dan untuk sekolah berakreditasi B hanya 30% siswanya yang boleh mengikuti SNMPTN.
Tapi, SNMPTN bukanlah satu-satunya jalan untuk masuk perguruan tinggi. Masih banyak cara lain untuk masuk perguruan tinggi favorit. Seperti pepatah, banyak jalan menuju Roma. Nah, oleh karena itu janganlah kita terpuruk hanya karena gagal login SNMPTN. Bukalah matamu dan sadari bahwa banyak sekali jalan diluar sana.
Jadi, bagi kalian yang tidak bisa login SNMPTN seperti saya! Cobalah lakukan hal-hal berikut.
Konsultasi dengan Orang Tua
Jika kamu gagal login SNMPTN, pertama kamu harus segera berkonsultasi dengan orang tuamu. Apa yang sebaiknya kamu lakukan dan jalur apa yang sebaiknya kamu tempuh. Karena orang tua memiliki andil yang cukup besar terhadap perjalanan hidupmu. Toh nantipun orang tuamu pula yang akan membiayai kuliahmu. Jadi, jika kamu sudah berkonsultasi dengan orang tuamu, maka akan mudah untuk mengatur dan merencanakan kuliahmu kedepannya. Terlebih soal pembiayaan kuliahmu kedepannya.
Konsultasi ke guru BK
Tentunya setiap sekolah memiliki bimbingan konseling. Nah setelah berkonsultasi dengan orang tuamu, silahkan berkonsultasi dengan guru BK. Karena gurumu jauh lebih tau tentang belantara perkuliahan dan berbagai hal lainnya. Dan pula, BK merupakan gerbang perantara universitas dengan siswa. Jadi jangan takut untuk berkonsultasi dengan guru BK mu.

Cari Info beasiswa
Nah, jika kamu sudah gagal login. Maka segeralah banting setir. Cari jalan lain menuju universitasmu. Dalam hal ini, manfaatkanlah internet sebaik mungkin. Jika kita jeli, sebenarnya terdapat banyak sekali informasi tentang beasiswa yang bertebaran di internet. Kitanya saja yang enggan mencarinya. Selain itu, di sosial media pun banyak sekali info tentang beasiswa. Ketikkan saja kata kunci info beasiswa di sosial mediamu, saya yakin pasti banyak sekali info yang bakalan kamu dapatkan. Intinya jangan menyerah, masih banyak sekali jalan. Karena ada pepatah,
setiap satu pintu yang tertutup, maka akan ada pintu lain yang terbuka.
Belajar dengan tekun
Nah, jika kita sudah mendapat banyak info tentang beasiswa dan hal-hal lain terkait. Persiapkanlah dirimu sebaik mungkin. Pergiat belajarmu sehingga kamu siap menghadapi tes beasiswa ataupun tes-tes lainnya. Buktikan bahwa meski kamu gagal login kamu  masih bisa kuliah di universitas yang mapan ๐Ÿ˜Š (asli saya greget kalau ngomongin SNMPTN ๐Ÿ˜Š). Jadi belajarlah yang giat dan jangan lupa berdoa.
Nah mungkin itu beberapa hal yang bisa kamu lakukan jika gagal login SNMPTN. Santai saja, jangan kecewa. Karena begitu banyak jalan terbuka lebar bagi kamu yang tidak mudah menyerah dan dengan gigih mengejar cita-citamu. Bagi kalian yang lolos seleksi SNMPTN, selamat berjuang dan berbaktilah kepada bangsa dan negara ๐Ÿ˜Š
Sekian, salam hangat dari siswa yang gagal login SNMPTN ๐Ÿ˜Š


Tuesday, February 20, 2018

Warisan Arsene Wenger yang Patut Diingat Para Gooner Jika Dia Hengkang


Arsene Wenger dan Arsenal adalah dua hal yang sangat sulit dipisahkan. Buktinya, selama rentang waktu 2 dasawarasa Arsenal dengan setia memakai jasa arsitek asal Prancis tersebut. Tentu bukan waktu yang sebentar bagi pelatih melatih sebuah klub selama lebih dari 2 dasawarsa terlebih di liga yang terbilang kejam seperti liga inggris
 
Selama lebih dari 2 dasawarsa perjalanan sang profesor julukan Arsene Wenger mengarsiteki Arsenal, sudah banyak hal yang tertoreh dan tercatat. Semua itu bisa dibilang sebagai sebuah cerita sekaligus warisan jika pada penghujung musim Wenger positif hengkang dari kursi pelatih Arsenal.
 
Mungkin masih ingat dalam memori kita saat hastag #wengerout menyeruak di sosial media di penghujung musim lalu. Tapi memang bola itu bundar dan apa saja bisa terjadi dalam sepakbola. Dengan keberhasilannya membawa Arsenal menjuarai piala FA. Manajemen Arsenal kembali memercayai Wenger walau kritik terus mengalir seiring dengan tren menurun Arsenal sejak 2012.
 
Nah jika kita bicara sejarah. Setidaknya dalam kurun waktu 2 dasawarsa periode kepemimpinan Wenger terdapat banyak cerita. Nah yuk kita kupas satu persatu warisan dan tapak sejaran Arsene Wenger bersama Arsenal
 
Pelatih dengan Periode Paling Lama di Liga Inggris
 
Liga inggris dikenal sebagai liga yang kejam. Pertama karena kualitas suatu tim tidak bisa dipukul rata dari kualitas pemainnnya secara  individu. Buktinya Leicester City yang menunjukkan Cinderella story pada tahun pertama mereka promosi ke liga utama. Dengan materi pemain yang seadanya mereka mampu bersaing dan berkompetisi dengan klub-klub papan atas
 
Alasan lain mengapa liga inggris disebut liga yang keras, karena pelatih dapat dengan mudah datang dan pergi. Jika performa tim tidak stabil atau bahkan jeblok bisa dipastikan kursi pelatih tidak akan bertahan lama.
 
Tapi hal itu tidak berlaku bagi Arsene Wenger. Hal itu ditunjukkan dengan periode kepelatihan yang cukup lama. Lebih dari 2 dasawarsa dan bahkan bisa terus bertambah jika manajemen Arsenel tetap memercayainya menukangi Arsenal untuk musim depan. Bersama dengan Sir Alex Ferguson, Wenger adalah pelatih yang memiliki masa kepemimpinan yang cukup lama. Sebuah prestasi yang tidak bisa dianggap sepele di liga yang sungguh kejam seperti liga inggris.
 
Membuat Arsenal Dikenal Sebagai Big Four
 
Big Four adalah sebutan bagi 4 tim yang selalu mendominasi 4 besar klasemen pada era premier league. Mereka adalah Arsenal, Liverpol, Chelsea, dan Manchester United.  Tentunya bukan hal yang mudah mebawa Arsenal konsisten dalam 4 besar klasemen hingga lekat dengan sebutan big four. Terlebih sejak beberapa tahun belakangan, beberapa tim mulai menggeliat dan menunjukkan kualitasnya. Sebut saja Tottenham Hotspur yang mulai menunjukkan kehebatannya dan Manchester City yang mulai mengusik para raksasa dengan kesolidan tim hasil dari sokonmgan dana melimpah sang pemilik group
 
Tentunya merupakan sebuah perjalanan panjang bagi Arsenal dan Arsene Wenger secara pribadi hingga kini Arsenal dikenal sebagai klub big Four. Terlebih materi pemain Arsenal yang mayoritas pemain muda dan kebiasaan transfer Arsenal yang (bisa dibilang) tidak mengincar pemain bintang.
Tentunya sebutan big four dan Arsene Wenger akan menjadi suatu hal yang lekat di ingatan karena hal tersebut tidak lepas dari sumbangsih sang profesor selama lebih dari 2 dasawarsa menukangi meriam london.
 
Mengorbitkan Pemain-Pemain Hebat
 
Tentunya masih lekat dalam ingatan, kegilaan duet Robert Pires dan Thieri Henry di tahun 200 yang membawa Arsenal berjaya dan dipandang sebagai klub elit liga inggris. Duet yang eksplosif dan selalu menebar teror dalam setiap pertandingan. Tentunya bakat mereka tidak lepas dari tangan dingin sang pelatih yakni Arsene wenger.
 
Tentunya juga kita tidak akan lupa dengan striker sekaliber Denis Bergkamp yang ditakuti di liga inggris maupun eropa. Tentunya  hal tersebut juga tidak lepas dari kecerdikan sang pelatih meramu strategi dan dalam hal ini adalah Arsene wenger.
 
Nah di tahun 2018 ini, Wenger kembali mencoba menciptakan duet maut untuk membawa Arsenal bangkit. Dengan pembelian Aubameyang dan Henrikh Mikhtarian. Tentunya hal tersebut menambah opsi bagi lini serang Arsenal. Meski harus rela melepas Giroud yang langsung menggila di laga pertamanya bersama Chelsesa, tapi sepertinya dengan kedatangan dua pemain tersebut dapat menambal  lubang yang tercipta.
 
Setidaknya terdapat dua opsi di lini serang untuk saat ini. Ozil yang memutuskan untuk memperpanjang kontrak serta Lacazette yang sudah terlebih dahulu berlabuh di Arsenal juga tidak bisa dibilang striker kelas teri keduanya memilikikualitas yang mumpuni.
 
Nah kita tunggu saja dengan materi pemain yang ada kini apakah Arsene Wenger akan kembali bertahan atau hal-hal tersebut diatas akan menjadi warisan Wenger di Arsenal. Well, kita tunggu saja akhir musim. Karena bola itu bundar, dan semua hal bisa terjadi. Dan ingat masih banyak keajaiban di dunia ini
 
Salam hangat Gooner Indonesia ๐Ÿ˜‰
___

Sumber gambar : Mirror.co.uk

Tuesday, February 13, 2018

Hal-hal Positif yang Saya Dapatkan saat Berpacaran


Setiap manusia pada hakikatnya diciptakan berpasang-pasangan. Nah kalau kalian tidak punya pasangan, ada satu pertanyaan yang patut dipertanyakan, ente manusia? ๐Ÿ˜‚. 

Mohon tidak tersindir, tulisan diatas hanyalah intro bagi tulisan ini. Sebagai upaya dari admin untuk ikut menyemarakkan bulan Februari yang katanya adalah bulan kasih sayang. Admin akan berbagi kisah admin selama berpacaran dengan, sebut Saja Miss A. Karena admin tidak bisa menulis banyak tentang Valentine. Setidaknya tulisan kali ini berbau cinta ๐Ÿ˜

Admin sendiri sudah lumayan lama memiliki hubungan dengan Miss A ini. Dan selayaknya pasangan muda, terdapat banyak sekali aksi kacau, galau, alay dan hal-hal jenaka, romantis serta absurd yang sudah pernah terjadi di antara kami:D. Dan kami berhasil melaluinya dengan tawa atau terkadang senyum.

Nah, cerita yang akan saya bagi adalah hal-hal yang saya anggap positif yang saya alami ketika berpacaran dengan Miss A ini. Agarr tidak berlama-lama yuk simak cerita berikut :
 
Terampil Menulis
 
Semenjak berpacaran, skill menulis saya meningkat pesat. Dahulu kala saya tidak pernah etah menulis lama-lama. Tapi semenjak berpacaran dengan Miss A saya mampu duduk selama 1 jam menulis sebuah surat balasan untuk Miss A. Maklum, kami terkadang berkirim surat walau sudah memiliki media sosial dan handphone sendiri-sendiri.

Ternyata, hal ini berdampak baik kepada saya. Skill menulis saya meningkat. Tulisan tangan saya pun menjadi lebih bisa terbaca ๐Ÿ˜‚. Sebelumnya entah se absurd apa tulisan  saya, saya pun tidak mampu menilainya. Tapi karena Miss A sering mengirim surat saya pun terpaksa membalasnya. Disinilah saya berjuang menulis dengan rapi dan mencoba menuangkan seluruh gejolak dalam hati serapi mungkin dalam secarik kertas yang nantinya akan dibaca oleh Miss A.

Selain itu, saya pun terkadang mencoba mengarang cerita kepada Miss A dan pada lain waktu cerita tersebut  saya kirimkan ke media massa. Alangkah terkejutnya saya, karena berawal dari tulisan remeh kepada orang tercinta yang kemudian saya kembangkan menjadi cerita serius dengan harapan si DOI menjadi bangga melihat nama saya mampang di koran. Alhamdulillah, sejauh ini sudah 3 kali tulisan saya dimuat media massa ๐Ÿ˜Š.

Menjadi Pribadi yang Romantis

Mungkin hal ini dirasakan hampir setiap pasangan yang sedang dimabuk cinta. semenjak saya berpacaran, saya selalu mencoba untuk membuat suasana menjadi sehangat dan seromantis mungkin. Entah dengan bercerita, bermain tebak-tebak an, atau hal-hal lainnya.

Mungkin dari sekian hal yang saya rasakan, hal ini yang benar-benar terasa dalam kehidupan sehari-hari. Ibu saya pun turut merasakannya. Singkat cerita di suatu pagi ibu meminta bantuan saya untuk membantunya menggoreng ikan di dapur. Sebagai anak yang berbakti, saya pun segera melaksanakan tugas tersebut. Maklum, dikala itu bapak dan kakak saya sedang bekerja, sedangkan saya sedang nganggur dan tak memiliki pekerjaan ๐Ÿ˜Š.

Singkat cerita saya pun menggoreng semua ikan tersebut dan dengan tangkas. Ibupun berceloteh ketika tanpa sengaja melihat saya yang sedang menggoreng ikan

“Romantis sekali posemu menggoreng ikan nak!”

Saya pun hanya tertawa dan melanjutkan kegiatan menggoreng ikan tersebut.

Melakukan Pekerjaan Lebih Cepat agar Mendapat Banyak Waktu Luang

Selama berpacaran, setiap pekerjaan rumah yang saya rutin lakukan seperti menyapu halaman di pagi dan sore hari menjadi terasa makin mudah. Semua hal tersebut saya lakukan lebih cepat dari biasanya. Setelah itu saya pun segera menghubungi Miss A melalui handphone saya ๐Ÿ˜Š.

Yup, disadari atau tidak, saya menjadi lebih tangkas dalam emngerjakan sesuatu. Mungkin karena saat berpacaran saya memiliki motivasi sehingga saya punya alasan agar pekerjaan ini segera selesai. Alhasil, waktu luang yang ada saya manfaatkan untuk chat an ria membahas banyak hal atau terkadang mendiskusikan pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru.

Saya sangat beruntung karena  Miss A adalah seorang yang cukup moncer dalam pelajaran matematika sedangkan saya hanya mampu mengejarnya walau perlahan. Meski sama-sama duduk di program IPA, tapi dalam hal pemahaman materi Exact saya terkadang mendapat sedikit gangguan ๐Ÿ˜. Tapi dalam materi  kesusasteraan saya cukup antusias dan memiliki pemahaman yang memadai.

Berangkat dari hal tersebut kamipun terkadang berkolaborasi jika mendapat tugas rumah. Lalu jika tugas rumah  tersebut telah selesai kami p un berjalan-jalan menikmati keindahan kota kami ๐Ÿ˜ (bung percayalah! setiap kota memiliki pesonanya masing-masing).
 
Menjadi Lebih Peka

Peka yang saya maksud adalah peka dalam semua hal. Contohnya, dahulu saya tidak terlalu mengurusi tanggal merah ataupun perayaan-perayaan yang tidak bertanggal merah di kalender. Tapi semenjak berpacaran saya mulai tahu banyak perayaan serta beragam tempat dan beragam hal. Yups, itu semua karena kami sering menghabiskan waktu ngomong entah tentang apa dan berdiskusi banyak hal dengan Miss A. Jadi pesan dari saya, jadilah pendengar yang baik serta jadilah pembicara yang baik pula!

Selain itu, saya menjadi lebih cerdas mengatur uang saku dan uang jajan. Biasanya uang saku saya habis dihari minggu karena berkumpul dengan teman dan keperluan lelaki lainnya. Tapi semenjak berpacaran, ada banyak hal yang saya pertimbangkan sehingga pengeluaran sedikit terhenti dan saya harus mengatur ulang pengeluaran.
____

Selain hal positif diatas, adapula hal negatif yang saya rasakan, tapi saya rasa tidak perlu menuliskannya, karena setiap orang memiliki ceritanya masing-masing. Tulisan ini pun saya hadirkan agar memberi manfaat dan dapat berguna bagi segenap pembaca.

Terlepas dari semua itu, Cinta adalah hal yang unik yang jika dibahas tidak akan pernah ada habisnya. Terdapat banyak sekali cerita tentang cinta tapi sampai sekarang cinta masih menjadi sesuatu yang istimewa untuk diperbincangkan. Maka saya kembalikan kepada setiap individu bagaimana mereka menafsirkan cinta mereka. Karena cinta bisa menguatkan dan bisa pula melemahkan. Tergantung dari bagaimana cara kita menafsirkan cinta tersebut.

Salam Hangat ๐Ÿ˜Š



Sunday, February 11, 2018

3 Hal Mutlak yang Harus Dimiliki Guru Jaman Now


Menjadi seorang guru adalah profesi yang sangat diidamkan. Dahulu kala orang-orang berlomba menjadi guru. Seakan menjadi seorang guru adalah pekerjaan terbaik kala itu. Tapi di jaman sekarang ini menjadi guru tidaklah mudah. Jika kita tidak banyak belajar maka murid kita akan menjadi kurang belajar (baca: kurang ajar). Karena pada dasarnya menjadi seorang guru itu adalah pengabdian dan diperlukan mental serta keingingan yang kuat untuk mengabdi.

Memang kalau dipikir menjadi seorang guru itu mudah, tinggal mengajar lalu selesai. Tapi semuanya tidak semudah itu. menjadi seorang guru tidak selesai setelah mengjar. Menjadi seorang guru berarti juga membentuk serta mendesain karakter siswa. Karena menurut K13 hal yang harus ditekankan itu adalah aspek Kognitif, Afektif, dan Psikomototrik ๐Ÿ˜Š.

Tapi jaman sudah bergeser dan banyak sekali perubahan yang terjadi. Dahulu guru dapat bertindak leluasdaa melakukan kontrak belajar. Tapi sekarang terdapat banyak rambu serta aturan yang harus diikuti. Oleh karena itu, berikut 3 hal yang mutlak harus dimiliki seorang guru sebagai bekal menjadi pendidik jaman now. Bacanya santai aja, chek it out!

Punya Sertifiat Pendidikan

Ya sebagai seorang guru, hal pertama yang harus dimiliki adalah sertifikat pendidikan. Kalau tidak terpendidik untuk apa menjadi guru.. yang ada muridnya malah kurang belajar dan buntut-buntutnya jadi kurang ajar.

Dengan adanya sertifikat pendidikan ini, diharapkan guru dapat memberikan warna dalam dunia pendidikan dan membuat pendidikan di Indonesia memiliki taring serta membuahkan generasi-generasi emas untuk Indonesia kedepannya.

Punya Sertifikat Hukum

Sebagai seorang guru di jaman sekarang, HAM adalah isu penting yang bisa digunakan sebagai senjata untuk menyerang seorang guru. Tak terhitung sudah berapa banyak guru yang dipolisikan karena alasan HAM ๐Ÿ˜. Jadi dengan memiliki sertifikat hukum, seorang guru bisa memberikan perlawanan serta melindungi dirinya dari kalim buta serta keegoisan orang yang malaporkan guru tersebut.

Punya Sertifikat Beladiri

Hal terakhir yang harus dimiliki seorang guru adalah sertifikat beladiri. Artinya gru piawai serta cakap mengajar serta membela dan mempertahankan dirinya dari serangan maupun ancaman dari siswa yang dodol dan bebel๐Ÿ˜‚.

Jadi jika ada siswa yang melawan, dengan bakal ilmu beladiri, sang guru bisa memberi pelajaran sehingga sang murid tidak mengulangi dan nantinya jadi respek serta menghormati gurunya.
__

Syahdan, tulisan diatas hanya sebuah refleksi dan bukan tulisan serius yang harus ditelusuri asal usul musabbabnya. Tidak perlu sampai berkerut tapi nikmati saja. Jika tidak lucu silahkan tulis humor tandingan di kolom komentar ๐Ÿ˜. 

Intinya kita bisa saling menghargai dan mengambil pelajaran satu sama lain. Karena manusia yang baik pasti bersikap baik. 

Salam hangat ๐Ÿ˜Š

Tuesday, February 6, 2018

4 Senjata Rahasia Nazi di Perang Dunia II, nomer 4 Paling Mematikan

Perang dunia ke-2 merupakan episode kelam sejarah peradaban manusia. Pada kejadian itu, ribuan bahkan jutaan nyawaa melayang. Baik tentara, tenaga medis, aristokrat, bahkan rakyat sipil. Perang dunia 2 sendiri secara gari besar terbagi menjadi 2 poros. Poros barat dan timur, serta didominasi oleh beberapa negara yang memiliki ego penjajahan yang tinggi.

Dari sekian banyak negara yang terlibat dalam perang dunia ke-2 mungkin Jerman adalah negara yang paling berpengaruh. Selain karena terkenalnya peristiw Holocaust serta kediktatoran seorang Hitler dengan Nazi nya yang sungguh mendunia. Tapi mungkin banyak yang tidak tahu bahwa Jerman memiliki beberapa senjata rahasia yang untungnya beberapa dari senjata tersebut urung dilanjutkan produksinya. Penasaran? Langsung saja baca ulasan berikutnya.

Rudal Jelajah V.1 dan V.2


V.1 (Vergeltungswaffe-0.1) adalah bom terbang atau rudal jelajah pertama di dunia yang dapat dikendalikan dengan remote control. V-1 diciptakan dan dikembangkan di Peenemunde Army research Centre oleh Loftwaffe pada perang dunia ke-2. Rudal jelajah V-1 ini pun di klaim dapat memberikan dampak kerusakan yang lumayan dahsyat dan mematikan.

Setelah penemuan roket V-1 ini, keunggulan kekuatan Jerman dalam perang dunia ke-2 mulai tampak, tapi negaara-negara timur dan sekutu pun mulai mempelajarai serta mengembangkan teknologi serupa untuk mengantisipasi serangan rudal-rudal V-1 Jerman. Atas pengaruhnya dalam pergolakan perang dunia ke-2, oleh para sejarawan, rudal V-1 dianggap sebagai salah satu penemuan yang paling mematikan.

Berselang beberapa tahun setelah penemuan V-1, negara negara lain pun mulai mengadopsi dan meniru proyetil rudal V-1 tersebut. Hasilnya, keberhasilan peluncuran rudal V-1 Jerman pun menurun hingga mencapai angka 40%. Melihat hal tersebut Jerman pun mengembangkan proyek lanjutan yang dinamakan V-2 sebagai generasi lanjutan dari rudal jelajah V.1. beruntung, Jerman terlebih dahulu ditaklukkan dan akhirnya  pengembangan rusal V.2 di bekukan.

Entah apa yang akan terjadi jika rudal jelajah V.2 dikembangkan. Dalam sebuah ujicoba, sebuah roket jelajah V.2 meninggalkan bekas berupa kawah yang dalamnya 20 M dan lebarnya 8 M. Dahsyat bukan?
 
Senjata Nyamuk
 

Nazi pernah berencana membuat senjata biologis dengan menyuntikkan virus malaria dalam nyamuk sebagai senjata untuk menyerang musuh-musuhnya. Ide itu  dianggap sebagai ide yang gila dan revolusioner. Pada awalnya rencana tersebut diungkapkan oleh Dr. Klaus reinhardt, seorang pakar Biologi dari University of Tubingen Jerman, dan dimuat dalam majalah Endeavour pada Desember 2013. Rencana rahasia tersebut terungkap setelah ia meneliti dokumen sejarah tentang kamp konsentrasi Dachau ciptaan Hitler.

Menurut temuan Reinhardt, sekitar januari 1942, ilmuan jerman mengumpulkan banyak nyamuk untuk dan menginfeksinya dengan virus mallaria.semua nyamuk tersebut pun akan diterbangkan ke wilayah musuh dengan pesawat terbang.

Tapi, menurut Reinhardt, rencana tersebut akhirnya gagal diwujudkan karena beberapa hal yang tak terungkap. Berbeda dengan pendapat Frank Snowden, profesor sejarah Yale University dalam bukunya The Conquest of Malaria in Itali, dia menyebutkan bahwa Hitler telah menggunakan senjata nyamuk tersebut tapi sayang hal itu tidak berdampak kepada tentara musuh karena mereka sudah divaksinasi sebelumnya.
 
Haunebu UFO


Haunebu adalah istilah dalam bahasa Jerman  yang digunakan untuk menyebut pesawat luar angkasa berteknologi tinggi milik Nazi, diduga dirancang selama dan pasca perang dunia ke2. Bentuknya unik karena merupakan pengejawantahan bentuk UFO yang sering kita dengan dalam naskah fiksi dan dongeng klasik. Jadi bisa jadi UFO yang selama ini kita anggap takhayul adalah benar adanya.

Kisah tentang UFO buatan Nazi ini berawal dari artikel yang dituli oleh ahli turbin asal Italia Giuseppe Belluzo yang seminggu kemudia dibenarkan oleh Rudolph Schriever, seorang ilmuan Nazi.

Dalam pengembangannya Haunebu sendiri dirangcang  dengan 3 model yakni Haunebu I,II, dan III. Namun semenjak kekalahan Jerman kepada uni soviet, berita tentang proyek ini menghilang dan entah bagaimana kabarnya sekrang. Ada yang mengatakan bahwa para ilmuwan yang tersisa pergi ke antartika dan melanjutkan penelitiannya disana. Tapi tidak ada yang tahu kebenaran hal tersebut
 
Senjata Matahari


Pada tahun 1945, majalah Life menulis sebuah artikel menghebohkan tentang senjata rahasia Nazi yang bernama Sun Gun. Menilik namanya, senjata ini merupakan sebuah ide yang cukup gila dan kontroversial. Dalam praktinya, para ilmuwan nazi akan mengorbitkan sebuah kaca raksasa ke atmosfir untuk mengatur fokus cahaya. Lalu Nazi pun bisa dengan mudah menyerang musuhnya dengan mengganti fokus dan membungi hanguskan mereka.

Hal ini merupakan inisiatif dari seorang Dr Herman Oberth, seorang insinyur Astro-Hungaria, beruntung hal ini gagal diwujudkan hingga terhembus kabr Hitler telah mati. Bisa dibayangkan jika sampai rencana ini terwujud, Jerman bisa memanipulasi cuaca dan menciptakan teror yang sangat berbahaya.

Itulah beberapa senjata rahasia Nazi pada perang dunia ke-2 yang berhasil saya rangkum dari buku biografi Adolf Hitler, kurang lebihnya mohon maaf, semoga artikel ini bermanfaat!
 
Salam hangat ๐Ÿ˜€

___________________________________
Sumber tulisan : buku biografi Adolf Hitler


Thursday, January 25, 2018

Sebelum Liburan ke Aceh, Perhatikan Peraturan Ini!


Ingin liburan ke Aceh? bingung cari tiket? saya sarankan anda memesan tiket di reservasi dot com. Nah! saat kamu sudah mendapatkan tiket Batik Air ataupun maskapai penerbangan lainnya untuk liburan ke Aceh. Alangkah baiknya kamu mempelajari hal yang diperbolehkan atau tidak diperbolehkan saat berada di Aceh.

Pasalnya Aceh punya keistimewaan sendiri dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia. Keistimewaan ini tidak terlepas dari perjuangan rakyat Aceh dalam menjaga NKRI dan perlawanannya terhadap Portugis pada jaman penjajahan. Bahkan saking hebatnya perjuangan rakyat Aceh, Aceh jadi satu-satunya daerah yang tidak bisa ditaklukkan oleh penjajah.

Dengan keistimewaan yang didapatkan Aceh. Kota Serambi Mekah memutuskan untuk menerapkan syariat Islam di Tanah Rencong tersebut. Konsekuensi dari diterapkannya hukum syariat di Aceh adalah adanya peraturan daerah yang berbeda dengan daerah lainnya.

Berikut ini peraturan yang ada di Aceh yang harus kamu patuhi, sesudah kamu  reservasi Sriwijaya ataupun maskapai penerbangan lainnya;

Jangan Mengenakan Pakaian Ketat

Jika biasanya di daerah lain ada razia malam atau razia kendaraan, lain halnya dengan Aceh. Di Aceh ada razia yang istimewa dan unik, yaitu razia pakaian ketat. Jadi untuk kamu perempuan yang menggunakan celana berbahan jeans dan ketat. Siap-siap deh, kamu kena razia dan mendapatkan hukuman.

Memang sih pelanggar pakaian ketat ini hukumannya tidak begitu berat/ Para pelanggar biasanya hanya kena teguran dan pembuatan perjanjian tidak akan mengulanginya kembali. Namun, bukankah lebih baik kamu tidak terjaring razia seperti ini. Jadi, kenakan pakaian longgar dan sopan ya!
 
Wanita Lebih Baik Jangan Mengendarai Sepeda Motor

Larangan bagi wanita mengendarai sepeda motor memang sempat menuai pro kontra. Namun akhirnya peraturan perempuan dilarang mengendarai sepeda motor akhirnya di sepakati sebagian besar anggota dewan di Aceh. Larangan ini sudah berlaku dari tahun 2013 yang lalu. Jadi, bagi kamu yang wanita dan sedang liburan ke Aceh lebih baik tidak mengendarai sepeda motor.

Menurut Wali Kota Aceh yang dilansir dari berbagai sumber, perempuan yang mengendarai sepeda motor dengan duduk mengangkang, bertentangan dengan norma yang berlaku. Wanita, baik muda ataupun tua tidak boleh duduk mengangkang di sepeda motor karena bisa memprovokasi pengendara laki-laki.  

Peraturan ini juga untuk melindungi perempuan dari kondisi yang tidak diinginkan. Karena keselamatan di Aceh bukan hanya soal keselamatan lalu lintas, namun juga keselamatan diri dari tindakan kejahatan dan pelecehan seksual.
 
Hindari Berboncengan dengan Lawan jenis yang Bukan Mahram

Sekitar tahun 2015 silam, Perda baru dikeluarkan oleh Pemda Aceh. Disampaikan langsung DPRD Kabupaten Aceh Utara, Fauzan Hamzah, peraturan tersebut berupa larangan berboncengan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram atau tidak ada ikatan keluarga. 

Jadi, agar lebih aman mendingan saat kamu bepergian dengan lawan jenis di Aceh kamu menggunakan kendaraan roda empat saja dan bukan sepeda motor. Tidak mau kan diciduk gara-gara masalah seperti ini!
 
Berduaan dengan Pacar? Siap-siap Diciduk

Berboncengan dengan lawan jenis yang bukan mahram saja bisa diciduk polisi, apalagi berduaan sama pacar. Jadi, buat kamu yang liburan bersama pacar, mendingan jangan berduaan di sembarang tempat deh.  

Jika kamu masih nekat berduaan di tempat umum, siap-siap deh diciduk Satpol PP atau bahkan kamu dan pasangan bisa mendapatkan hukuman rajam atau cambukkan. Ih, serem kan!
 
Untuk Muslimah Wajib Menggunakan Hijab dan Laki-laki Harus Memakai Celana Panjang Saat Berada di Luar rumah

Saat berada di Aceh, kamu sebaiknya tidak asal dalam berpakaian. Pasalnya berpakaian dalam masyarakat Aceh merupakan aspek yang sangat diperhatikan. Dari pakaianlah, norma dan kesopanan tercermin di masyarakat Aceh. Jika kamu seorang Muslimah  artinya kamu wajib menggunakan hijab saat berada di Aceh. Mengenakan pakaian tertutup tidak hanya berlaku bagi wanita di Aceh, namun kaum pria di Aceh juga diharuskan menggunakan pakaian yang tertutup. 

Gaya busana laki-laki di Aceh harus rapi dan sopan. Laki-laki di Aceh akan lebih banyak mengenakan celana panjang dan sarung. Sebenarnya, tidak ada aturan tertulis yang mewajibkan seseorang harus berpenampilan seperti itu. Namun, kamu yang berniat liburan ke sini, lebih baik tidak menggunakan bawahan pendek ya. 

---

Nah, itu tadi peraturan yang berlaku di Aceh. Meski memang beberapa di antara nya hingga saat ini masih menjadi perdebatan dan menimbulkan pro kontra. Namun alangkah baiknya saat kamu berkunjung ke Aceh kamu mematuhi peraturan-peraturan tersebut. 

Dengan mematuhi peraturan tersebut, tentunya kamu menghormati masyarakat Aceh sebagai tuan rumah. Kamu ingin liburan ke kota lainnya, selain Daerah Istimewa Aceh? Nah, kamu bisa dapatkan tiket pesawat dengan harga terbaik di Reservasi.com. 

Reservasi.com akan membantu kamu untuk mendapatkan tiket Batik Air, Garuda Indonesia, Citilink, atau reservasi Sriwijaya, serta maskapai penerbangan lainnya dengan harga murah dan terbaik.

Sumber foto : tstatic.net