Saturday, May 11, 2019

Pendidikan Anak Usia Dini! Penting atau Tidak?

  8 comments
May 11, 2019



Pendidikan adalah salah satu faktor penting dalam kehidupan. Orang yang berpendidikan pastinya memiliki derajat yang lebih tinggi di masyarakat. Tentu seorang sarjana S1 lebih dipandang daripada sekedar lulusan Sekolah Menengah Pertama atau bahkan lulusan Sekolah Dasar. Tapi sadarkah kita, sebelum menempuh pendidikan sejauh itu tentu kita harus mendapatkan pelajaran dini selagi dalam masa pertumbuhan. Khususnya balita dan anak kecil yang masih belia.

Disadari atau tidak, pendidikan anak usia dini adalah suatu hal yang cukup penting. Belakangan orang-orang mulai menyepelekan pendidikan anak usia dini dengan lantas mendaftarkan anak mereka di Sekolah Dasar tanpa sebelumnya mengenyam pendidikan usia dini.

Ada banyak faktor yang menyebabkan fenomena ini terjadi. Latar belakang ekonomi orang tua, lingkungan, bahkan dari anak itu sendiri juga terkadang menjadi faktor penyebab orang tua melewatkan pendidikan anak usia dini bagi buah hati mereka.

Padahal, pendidikan anak usia dini memiliki banyak peranan dalam perkembangan si buah hati. Pada dasarnya, pendidikan anak usia dini adalah fondasi bagi anak sebelum menempuh kegiatan wajib belajar 9 tahun.

Mirisnya, berdasar data yang diansir dari kementrian pendidikan dan kebudayaan. Selama masa pendidikan 2016/2017 mencatat bahwa  ada sekitar 4.605.809 anak-anak yang menjadi siswa-siswi Taman Kanak-kanak di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut masih memiliki gap yang cukup jauh dengan data yang dirilis kementrian kesehatan yang menyebutkan bahwa ada sekitar 9.647.997 anak yang berada dalam usia pra sekolah.

Dari data tersebut, dapat disimpulkan jika kesadaran akan pentingnya pendidikan anak usia dini masih rendah. Lantas apa yang menjadi faktor dan latar belakang dari masalah tersebut? kurangnya kesadaran? atau ada faktor lain yang menyebkannya?

Lalu jika anak-anak tidak mendapat pendidikan anak usia dini yang baik? lantas apa yang terjadi?

Perlu dicermati pula. Proses penyelenggaraan pendidikan anak usia dini yang tidak baik atau bahkan tidak pernah diberikan pada anak-anak sama sekali dapat menyebabkan beberapa hal negatif yang akan sangat terasa di jenjang pendidikan selanjutnya.

Hal yang mungkin paling mendasar dan terlihat adalah kesiapan anak-anak menerima jenjang pendidikan dasar di Sekolah Dasar. Selain itu, kemungkinan besar anak-anak akan mengalami kesulitan beradaptasi karena belum pernah menerima pendidikan anak usia dini.

Dari beberapa tulisan dan data yang saya cermati, ada beberapa hal yang kemungkinan besar menjadi faktor dari fenomenan ini.

1. Pemahaman Terhadap Pendidikan Anak Usia Dini

Pada dasarnya pendidikan anak usia dini adalah upaya pembinaan  yang ditujukan bagi anak  usia dini  sebelum menginjak jenjang pendidikan yang lebih lanjut. Pembinaan ini ditujukan untuk mempersiapkan rohani dan jasmani anak-anak agar siap menjalani jenjang pendidikan selanjutnya yakni Sekolah Dasar.

Hal yang kadang disalah artikan adalah penyelenggaraan pendidikan anak usia dini tersebut. Dari tulisan yang saya cermati, pendidikan anak usia dini dapat dilakukan melalui 3 cara. Formal, nonformal, dan/atau informal. Dalam pengertian tersebut, pendidikan anak usia dini tidak terbatas kepada Taman Kanak-kanak, tapi juga bisa menyerupai play group. Bahkan lingkungan yang kondusif dan suportif dari orang tua juga dapat dikategorikan sebagai pendidikan anak usia dini. 

2. Kesibukan Orang Tua

Diera modern ini serta seiring dengan berkembanganya feminisme dan maraknya wanita karir yang turut bekerja menopang ekonomi keluarga. Hal ini sebenarnya positif tapi di sisi lain juga berpengaruh terhadap interaksi orang tua dengan anak-anaknya.

Makin berkurangnya waktu orang tua juga merupakan faktor yang menyebabkan terbengkalainya pendidikan anak usia dini. Padahal, orang tua memiliki peran yang cukup besar terhadap perkembangan anak-anak mereka.

Tentu kalian tidak asing dengan peribahasa "Ibu adalah sekolah pertama setiap manusia" Karena memang pada dasarnya seorang anak banyak menyerap pelajaran dari kedua orangtuanya. Mulai dari fase menyusui, belajar merangkak, mengenal lingkungan, semua itu tak lepas dari peranan orang tua. Lantas masihkan kita mau bilang jika pendidikan anak usia dini adalah hal yang sepele?

Lantas jika orang tua memiliki peranan yang cukup besar dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini, apa yang sepatutnya dilakukan orang tua untuk anak-anaknya?

Ada banyak hal yang bisa dilakukan. Yang pasti, hal pertama yang harus dilakukan adalah menciptakan lingkungan yang kondusif dan suportif untuk anak-anak kita. Hal ini bisa diciptakan dengan interaksi dan komunikasi yang baik antara orang tua dan anak.

Selanjutnya, beberapa metode pendidikan sederhana bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal sederhana mungkin adalah sistem reward and punishment. Sebagai orang tua kita bisa mengapresiasi kemajuan anak dengan memberika mereka reward setiap kemajuan yang mereka peroleh. Di sisi lain, kita juga bisa mendidik anak dengan memberika punishment jika anak-anak melakukan kesalahan. 

Jika diaplikasikan dengan baik dan sedemikian rupa, hal tersebut akan meruncing kepada terciptanya lingkungan yang kondusif dan suportif bagi anak-anak. Selanjutnya, bisa dilanjutkan dengan pembekalan melalui institusi formal seperti Taman Kanak-kanak sebelum akhirnya dituntaskan di jenjang pendidikan lebih lanjut setelahnya.

Kenapa hal ini cukup penting, karena sebagai orang tua. Kita adalah pedoman dan cerminan dari anak-anak yang nantinya menjadi pegangan bagi mereka dalam menempuh pendidikan selanjutnya. Pendidikan dan pembentukan karakter sejak dini adalah hal yang cukup penting dan urgen untuk dilakukan.

Apple Tree Pre-School BSD Sebagai Institusi Pelopor Pendidikan Anak Usia Dini

Bagi orang tua yang sibuk, mungkin akan bingung memilih institusi mana untuk memantapkan proses pendidikan anak usia dini mereka. Apple Tree Pre-School BSD adalah jawaban yang tepat terhadap problematika ini. Sebagai sekolah yang didirikan pada tahun 2000 serta didukung oleh tenaga pengajar yang solid dan berdedikasi. Apple Tree Pre-School BSD memiliki tujuan untuk membentuk dasar yang kokoh untuk perkembangan fisik, intelektual, sosial, serta emosional anak.

Dengan visi untuk menjadi Pra-Sekolah yang tepercaya untuk mendidik pelajar-pelajar muda agar berprestasi dengan baik secara akademis melalui pengalaman belajar. Apple Tree Pre-School BSD adalah jawaban yang tepat untuk problematika orang tua millenial yang sibuk dengan karir mereka. 

Dalam proses pendidikannya, Apple Tree Pre-School BSD menerapkan Adopted Singapore Curriculum. Dengan demikian, penggunaan bahasa inggris dan bahasa mandari sudah dilakukan sejak dini. Tentu hal ini adalah nilai lebih tersendiri yang hanya dimiliki oleh Apple Tree Pre-School BSD.

Nah, dari uraian diatas. Tentu kita sudah punya gambaran tentang pentingnya pendidikan anak usia dini. Jadi, sudahkan kita memberikan pendidikan anak usia dini yang baik terhadap buah hati kita?

#appletreebsd

______
Sumber data :
1) https://www.google.com/search?q=jumlah+anak+usia+prasekolah&oq=jumlah+anak+usia+prasekolah&aqs=chrome..69i57.5475j0j9&sourceid=chrome&ie=UTF-8
2) https://www.google.com/search?safe=strict&ei=7vjWXPK7Bcz8tAXKjbywCA&q=jumlah+anak+usia+prasekolah+kemenkes&oq=jumlah+anak+usia+prasekolah+kemenkes&gs_l=psy-ab.3...56681.57797..58052...0.0..0.425.3071.3-5j3......0....1..gws-wiz.......0i71j33i21j33i160.ZErjFJv1LQI
3. https://www.appletreebsd.com/about-us/
Sumber gambar :
1) https://unsplash.com/photos/1zR3WNSTnvY

Read More

Tuesday, May 7, 2019

Yuk Warnai Ramadhan! 3 Hal Positif Yang Bisa Kita Lakukan Untuk Menunggu Waktu Berbuka

  No comments
May 07, 2019


Tanpa terasa kita sudah bersua kembali dengan bulan ramadhan. Bulan penuh ampunan dan berkah. Bulan dimana seluruh setan dikerangkeng dan dipenjara. Bicarain ramdhan, hal apa sih yang biasa kita lakukan untuk menunggu waktu berbuka? Jalan-jalan? Nontonin mobil dan motor yang lewat di pinggir jalan? Atau hal lain yang mungkin biasa kalian lakukan?

Nah! Dalam tulisan kali ini, saya akan berbagi 5 hal positif yang bias kita lakukan sembari menunggu waktu berbuka datang. Agar tidak bertele-tele yuk langsung kita bahas satu persatu!

Membaca



Daripada kita habisin waktu untuk jalan-jalan gak jelas. Alangkah baiknya kita habiskan waktu kita untuk membaca. Selain menambah wawasan tentunya, kita juga bias mendapat banyak ide serta tanpa terasa menghabiskan waktu menunggu berbuka.

Hal lain yang kita dapatkan dari aktifitas membaca. Secara tidak langsung kita turut berkontribusi mencerdaskan Indonesia lo. Masih ingat kan hasil survey yang meletakkan Indonesia di urutan 2 dari bawah terkait tingkat literasi? Miris kan! Nah, dengan membaca, kita sudah berkontribusi lo.

Membaca itu gak harus buku yang serius kok. Novel, kumpulan cerpen, buku pelajaran pun tak apa. Lebih baik lagi jika kit abaca Al-quran. Pasti sudah tau kan besarnya pahala membaca Al-Qurna, apalagi di bulan ramdhan. Pahalanya berlipat ganda. Lebih-lebih kita memahami arti serta mengamalkan isinya, dijamin makin barokah dan bermanfaat deh hidup kita.

Menulis



Yups, kiat kedua adalah menulis. Pernah dengar kata-kata ini?

“Reading is hot, writing is cool”

Maksutnya, jika kita sekedar membaca tapi tidak pernah menulis. Ibaratnya kita itu sebuah lentera yang diletakkan dalam lemari. Kita bermanfaat, karena bisa menerangi sekitar. Tapi kalau gak dipakai kan gak berguna juga toh!

Agar apa yang sudah kita baca dan kita pelajari bisa bermanfaat, sungguh indah jika kita menuangkannya melalui tulisan. Selain berbagi, kita juga bias berdiskusi melalui tulisan kita. Pertama dengan diri sendiri, dalam proses penulisan itu. Kedua melalui komentar serta masukan dari orang lain yang membaca tulisan kita.

Selain itu, dengan menulis kita juga bias menghasilkan uang, teman baru, serta banyak hal lain yang bias kita peroleh. Selengkapnya bias dibaca disini.

Berdiskusi



Ketimbang bergosip dan bicarain kejelekan orang. Lebih baik kita diskusi saja dengan teman-teman kita. Selain menghabiskan waktu, kita juga dapat memperoleh pengetahuan baru. Selain itu dengan berdiskusi, kita juga belajar menjadi pendengar yang baik.

Eits, bukan cuman itu! Kita juga bakal dapat banyak ide dengan berdiskusi. Apalagi langsung kita realisasikan. Wuih, keren dan mantul banget  itu. Bikin konsep lalu langsung realisasi. Bukan cuman wacana belaka. Seperti acara bukber teman SD yang sekedar wacana tanpa realisasi (harap jangan dimasukkan hati).

Perlu diingat, diskusi itu bukan berdebat ya. Kita saling mendengarkan dan saling memberi masukan. Bukan saling menjatuhkan satu sama lain. Ntar malah rebut adanya jika kita saling menjatuhkan. Cukuplah pemilu kemarin yang bikin hubungan kita renggang. Ramadhan ini mari kita rekatkan hubungan kita kembali.

Tentu jika kita diskusi di siang hari jangan sembari minum kopi. Ini bulan puasa  woi, jangan mokel. Meski diskusi tanpa secangkir kopi itu kurrang nikmat. Katanya. Tapi diskusi itu cukup asik dijadikan aktifitas untuk menghabiskan waktu menunggu buka.
___

Jika kalian tidak sempat atau belum ada kemauan untuk melakukan 3 hal di atas. Mending tidur aja. Pulas, enak, bangun-bangun udah mau buka aja. Ketimbang gibah dan gosipin orang, mending tidur dan istirahat aja.


Tapi, meski kita berpuasa sebulan penuh. Jangan sampai kita malah jadi malas dan buat puasa jadi alasan agar kita bias leyeh-leyeh terus ya!

“Setiap orang akan memanen apa yang mereka tanam”

Jadi, semoga ramadhan kali ini menjadi momen yang penuh berkah dan bulan yang produktif bagi kita.

Salam hangat J

____
Sumber gambar : Unsplash.com

Read More

Wednesday, May 1, 2019

Rokok : Dari Tembakau Sampai Cerita Unik Lainnya

  13 comments
May 01, 2019




Setiap orang pasti tau apa itu rokok. Produk berbahan dasar tembakau yang merupakan penghasil devisa besar negara ini. Selain itu, pertanian tembakau juga merupakan salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat desa yang masih bergantung pada hasil bertani.

Dalam tulisan singkat ini, saya akan membahas beberapa hal tentang rokok, mulai dari sejarah, hingga eksistensinya saat ini.

Diplomasi Rokok

Rokok memiliki sejarah yang tidak bisa dipisahkan dengan perjalanan negara ini. dalam perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia, bapak proklamator kita. Soekarno. Menggunakan rokok sebagai alat diplomasi. Hal ini banyak dicatat dan disebut sebagai diplomasi rokok.

Banyak bukti sejarah, baik foto, surat kabar, maupun video yang  menunjukkan proses diplomasi Bung Karno yang melibatkan rokok sebagai media peng akraban. Banyak tokoh berpengauh dunia kala itu berhasil ditaklukkan oleh Soekarno.

Kebiasaan untuk saling menghidupkan rokok satu sama lain sehabis diplomasi merupakan hal yang kerap kali dilakukan Soekarno sehabis berdiplomasi dengan tokoh terkenal dunia kala itu. Fidel Castro mungkin salah satu bukti sejarah yang cukup lekat dan diingat.

Diplomasi rokok adalah satu hal penting dalam sejarah ini dan tentu tanpa danya rokok sejarah  ini tak akan pernah ada dalam kisah perjuangan kemerdekaan bangsa.

Masyarakat dan Mata Pencaharian

Rokok adalah produk hasil olah daun tembakau. Diproduksi secara sedemikian rupa dan merupakan salah satu penyumbang devisa negara terbesar melalui cukainya. Sebagai sebuah kok=moditas besar dan memiliki pasar yang stabil, rokok dan tembakau adalah mata pencaharian bagi masyarakat Indonesia.

Berdasar data dari kementrian perindustrian, per tahun 2017. Lahan yang diapakai sebagai ladang tembakau mencapai 206 ribu hektar dengan produktivitas 0,96 ton per hektarnya. Dari jumlah tersebut artinya petani tembakau Indonesia dapat menghasilkan sekitar 187 ribu ton tembakau tiap tahunnya.

Dari angka tersebut, ternyata negara kita masih perlu mgnimpor sekitar 120 ribu ton tembakau untuk memenuhi kebutuhan tembakau yang menyentuh 300 ribu ton tiap tahunnya. Miris, mengingat negara ini adalah negara agraris yan masih sangat bergantung kepada hasil pertanian.

Lebih jauh lagi, dari data yang dirilis oleh kemenperin, per tahun 2017, kebutuhan rokok mencapai 398,6 miliar batang tiap tahun dan diperkirakan mencapai angka 524,2 miliar batang per tahun 2020.
Miris, karena tembakau ini memberikan hidup bagi banyak orang. Petani, pedagang rokok, bapak-bapak warung kopi, pekerja bea cukai, bahan mbak-mbak SPG rokok juga bergantung hidup pada rokok. Bayangkan betapa besar jaringan orang yang menggantungkan hidup pada rokok.

Dari data di atas, sebenarnya Indonesia bisa disebut sebagai negeri tembakau, tapi kenapa kita masih mengalami kendala klasik tersebut?



Sisi lain, rokok merupakan salah satu pembunuh dan memilii dampak buruk bagi kesehatan. Lebih mirisnya lagi, pertumbuhan perokok muda bisa dibilang mengalami kenaikan yang cukup masif 5 tahun terakhir. Hal ini didasari betapa mudahnya menemukan siswa SLTA bahkan SLTP merokok di warung-warung pinggir jalan.

Hal tersebut tidak lepas dari permisifitas orang yang mulai menganggap rokok sebagai hal biasa. Hal ini pun juga muncul karena kebergantungan masyarakat terhadap rokok serta pendapatan yang mereka peroleh dari rokok.

(untuk hal ini saya sangat berharap tanggapan atau opini sehingga kita bisa berdiskusi di kolom komentar)

Rokok dan Influencer serta Realita Saat Ini

Sebagai seorang perokok, ada beberapa hal yang saya sukai dan kadang saya pikir berulang-ulang. Bebrapa minggu yang lalu, saya mendapati banyak teman saya me repost kiriman Bung Fiersa Besari tentag konisi paru-paru nya mulai tak sanggup melawan asap rokok lagi.

Sebagai seorang influencer, penulis buku, pendaki, dan juga perokok. Bung Fiersa telah memberikan banyak warna. Sebagai orang yang memberi banyak inspirasi, saya cukup sedih mendengar kabar sakit anda. Semoga kau selalu diberi kesehatan sehingga tetap bisa menginspirasi bung!

Dalam benyak kesempatan dan banyak persuaan dengan bermacam orang di warung kopi, jalan-jalan, rumah tetangga. Saya mendapat beberapa hal luc tentang rokok.

“Bukan rokok yang membunuhmu, tapi gaya hidupmu”

Iya, gaya hiduplah yang membunuh kita. Orang kaya yang gaya hidupnya mencekinpun tak akan pernah merasa cukup. Terus merasa kurang dan tak berhenti dengan anugrah yang mereka peroleh hari ini.

Sebenarnya masih banyak ungkapan lain tentang rokok yang kadang menggelitik dan kadang pula ada benarnya. Tapi semua itu kembali ke pribadi masing-masing. Yang tidak merokok? Jagalah kesehatan anda. Yang merokok! Santunlah dalam merokok, hormati orang lain! Karena orang lain juga turut menerima dampak dari asap rokok kalian!

Salam Hangat Er :)

___
Source foto : 
Merdeka.com
unsplash.com

Read More

Friday, April 19, 2019

Mari Buat Perubahan Dengan Berbagi

  18 comments
April 19, 2019


Percaya atau tidak? dengan berbagi kita bisa menciptakan suatu perubahan? memang, ketika kita berbagi, harta yang kita miliki secara nominal berkurang. Tetapi jika kita berpikir, sebenarnya apa yang kita miliki bukannya berkurang tapi malahan bertambah.

Dalam matematika, 10 dikurangi 1 akan menghasilkan angka 9. Tapi dalam ilmu sedekah, 10 dikurangi 1 akan menjadi 19. Karena setiap 1 bagian dari harta yang kita sedekahkan akan diganti 10 kali lipatnya.

Magis ya? apa mungkin iya? 10 dikurangi 1 menjadi 19. Harta yang kita kurangi untuk berbagi bukannya berkurang tapi malah bertambah. Tentu kita tidak akan mudah percaya sebelum hal itu benar-benar kita rasakan.

Jika kita berpikir, sebenarnya setiap sedekah yang kita berika itu sudah terbalas 10 kali lipat secara langsung. Kesehatan kita, nama baik kita, orang-orang baik di sekeliling kita! semua hal itu 10 kali lipat lebih berharga daripada harta yang kita sedekahkan.

Kebayang gak? kita sakit, periksa ke dokter, lalu divonis sakit parah dan butuh perawatan intensif! sudah berapa rupiah yang kita habiskan? Jangankan sakit parah, rawat inap di rumah sakit untuk beberapa hari saja biayanya kini lumayan mahal. 

Kebayang gak? nama baik kita tercoreng? berapa banyak uang yang kita habiskan, berapa banyak lelah dan peluh yang kita cucurkan untuk memperbaiki nama baik kita? pasti tak terbayang.

Tapi, terkadang kita terlalu banyak berharap dan akhirnya kita berasumsi jika sedekah yang kita berikan itu tidak bermakna sama sekali. Sedekah hanya saat kita punya uang receh sisa belanja. Sedekah saat kita hanya punya, sedangkan kita tidak mau bersedekah disaat tidak punya.

Dari sekian tahun perjalanan hidup saya, ada beberapa hal yang kemudian baru saya pahami akhir-akhir ini. Kebahagiaan sebenarnya adalah saat kita merasa cukup. Cukup dengan apa yang kita miliki, hari ini, kemarin, serta apa yang telah kita miliki sebelumnya.

Jangan terlalu berharap karena ujungnya kita akan merasakan sangat terpukul. Contoh sederhanya, saat kita bersedekah! Jangan terlalu berharap apa yang kita berikan akan diganti 10 kali lipat secara langsung. Ikhlaskan dan bersyukurlah karena masih mampu bersedekah. Di penghujung hari, silahkan renungi kehidupan kita, niscaya banyak sekali kebaikan dan manfaat yang tanpa disadari kita peroleh secara cuma-cuma

Pak Parman dan Becak Tuanya

Ini adalah kisah tentang keajaiban sedekah yang harus saya bagikan. Semoga menjadi inspirasi dan membuat semangat kita untuk bersedekah semakin kuat bukannya makin lesu.

**

Di kampung kelahiran saya, masyarakat masih menggantungkan hidup kepada alam. Ada yang menjadi petani, nelayan, ada pula yang menjadi kuli di pasar. Pekerjaan harian yang pendapatannya tidak menentu. Beruntung, dengan berdirinya sebuah pondok di desaku, pendapatan masyarakat sedikit terkerek seiring santri yang muali menetap serta wali santri yang sesekali datang menjenguk putra putri mereka di pondok tersebut.

Seperti masyarakat lain, pak Parman juga seorang pekerja serabutan. Berbekal becak tuanya, Pak Parman mengantarkan warga serta serta wali murid yang menyambangi putra putri mereka. Walau tidak seberapa, tapi dari penghasilannya  Pak Parman dapat mengantarkan anak semata wayangnya kuliah di ibukota provinsi.

Semua itu berkat kegigihan serta tekadnya membuat anaknya jauh lebih sukses daripada pak Parman. Memiliki masa depan cerah bukannya menjadi tukang becak yang pendapatan sehari-harinya tidak menentu.

Satu hal yang membuat saya salut kepada Pak Parman adalah kemurahan hatinya. Disaat senang maupun susah beliau selalu menyempatkan diri untuk bersedekah. Meski pendapatannya tidak seberapa, beliau selalu menyisihkan sebagian penghasilannya untuk sedekah serta ia tabung untuk biaya hidup anaknya di ibukota provinsi.



Istimewanya, setiap hari jumat, Pak Parman menggratiskan ongkos becaknya. dengan tersenyum beliau selalu menolak uang dari penumpang di hari jumat. Pak Parman melakukan itu dengan tujuan bersedekah. Saya sendiri sempat merasakannya. 

Sekitar 4 bulan yang lalu, saya terpaksa pulang mendadak karena ada keperluan mendesak. Hari itu tepat hari jumat, setelah turun dari bus segera saya mencari becak untuk melanjutkan perjalanan menuju rumah saya. Bertemulah saya dengan pak parman dan becak motornya. Singkat cerita saya diantarkan ke tujuan saya, segera saya sodorkan beberapa lembar uang sebagai ongkos, tapi beliau menolaknya dan mengembalikan uang tersebut kepada saya.

Saya sendiri agak berat menerima tumpangan gratis, karena jarak rumah saya dan terminal agak jauh. Tapi Pak Parman tetap bersikeras menolak dan meminta saya untuk menyimpan uang itu, atau menyumbangkannya untuk pembangunan masjid jika saya masih memaksa memberikan uang itu. Saya pun  berterima kasih atas kemurahan hati pak Parman.

Malam harinya, saya sungguh terkejut mendapati kisah  ajaib sedekah yang dialami oleh pak Parman. Diceritakan sendiri oleh orang tua saya. Kejadian dimana pak Parman mendapatkan uang sebesar 50 juta. Uang yang yang memang ditujukan untuk pak Parman bukan orang lain. Ya, 50 juta disaat yang sangat tepat, saat dimana Pak Parman sangat butuh uang untuk biaya pendidikan anaknya.

Senarai kisah, pada suatu jumat, pak parman mendapati sebuah tas yang tertinggal di becaknya setelah mengantar tamu menuju pondok. Menyadari hal tersebut pak Parman menitipkan tas tersebut kepada satpam pondok agar dikembalikan kepada pemiliknya.

Singkat cerita, malam harinya satpam pondok mendatangi rumah pak Parman dan memberikaan tas tersebut serta sebuah surat yang ditulis oleh pemiliknya. Dalam kertas itu  tertulis dengan jelas beberapa kalimat 

"Tas ini beserta isinya saya berikan kepada bpak! ini balasan atas semua kebaikan bapak. Semoga uang ini cukup untuk biaya pendidikan anak bapak!"

Seketika Pak Parman sujud syukur atas rezeki yang ia peroleh malam itu.

Beberpa hal yang saya dapati dari kegighan pak Parman adalah bersedekah kapan saja, dikala senang maupun susah. Bersabar terhadap seluruh ujian dan cobaan yang dihadapi serta tetap berpositif dan optimis menjalani kehidupan.

**

Itu adalah cerita sederhana yang saya peroleh dari kampung kelahiran saya. Setelah mengetahui cerita itu, masihkan kita takut untuk bersedekah? Apakah kita masih merasakan sedekah kita tidak bermanfaat?

Dari kegighan serta keuletan pak Parman aku mempelajari sebuah hal sederhana tentang arti memberi. Meski tak seberapa tapi mencipta sebuah rasa yang berbeda. Meski sedikit tapi berpengaruh banyak. Terima kasih Pak Parman 

Masih Takut Berdonasi?

Jika kalian bingung untuk mulai bersedekah dari mana, masih takut untuk bersedekah, mulailah dengan melakukan hal baik. Membantu tetangga, keluarga, dan sesekali berbagi dengan orang yang membutuhkan.

Meski kita dilanda kesibukan, saya yakin di hati kecil setiap dari kita pasti ada keinginan untuk berbagi. Jika kalian tidak mampu atau sempat untuk berdonasi secara langsung. Kalian bisa menyalurkan donasi kalian melalui Dompet Dhuafa.

Berbagi dengan dompet dhuafa artinya kalian juga turut membantu dan berbagi manfaat bagi masyarakat luas. Dengan kanal donasi online yang disediakan Dompet dhuafa, sedekah kini menjadi semakin mudah. 

Sadarilah bahwa dengan berbagi, kita tidak hanya menuntaskan kewajiban kita tapi juga memberikan warna dan makna tersendiri bagi orang yang kita bantu. Dari berbagi kita dapat menciptakan perubahan kecil. Perubahan kecil yang dapat menciptakan perubahan besar.

Nah, apakah kalian masih punya alasan untuk tidak berbagi dan bersedekah?

Selamat pagi dan selamat menjalani aktifitas hari ini. Semoga banyak kebaikan yang bisa kita lakukan hari ini 😆

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Jangan Takut Berbagi yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa”



----
Sumber gambar
www.unsplash.com



Read More

Tuesday, April 16, 2019

Cara Mudah Membuat Desain Dengan Tulisan Arab

  2 comments
April 16, 2019

Kembali lagi di blog ini. Dalam tulisan kali ini saya akan berbagi tips cara membuat design dengan tambahan teks bahasa Arab. Kita mungkin mengalami hal ini saat ada orang yang mengorde design untuk acara sunnatan, 100 hari, 1000 hari wafatnya saudara atau keluiarga, serta berbagai keperluan lainnya. Contohnya seperti desain di bawah ini



Jadi, saya akan berbagi tips bagi kalian yang sedang membuat design dengan tambahan teks berbahasa arab. Langsung saja ya ke pembahasannya :

Gunakan CorelDraw

Saya sangat menyarankan menggunakan CorelDraw sebagai software pengolah grafisnya. Kenapa? karena untuk segi tipografi, CorelDraw lebih nyaman digunakan serta memiliki lebih banyak tool untuk tipografi. Selain itu file output corel merupakan file vector yang tentu lebih baik dari output Photoshop yang berupa bitmap.

Manfaatkan On Screen Keyboard

Untuk kalian yang terpaksa menulis ulang teks arab, manfaatkanlah On Screen Keyboard, atau biasa disingkat OSK. Tentu sebelumnya ganti dulu bahasa masukan dari inggris (biasanya default) ke bahasa arab di pojok bawah  taskbar windows kita kita





Pilihan Font Yang Sedikit?

Pilihan Font bahasa arabmu sedikit? silahkan download kumpulan font bahsa arab dibawah ini lalu instal di komputer kalian :)

Font Arab | Google Drive 14 MB

Selamat berkreasi dan keep creative 

Read More

Thursday, April 4, 2019

Kelebihan yang Bisa Didapat Saat Mengikuti Les Bahasa Inggris di EF Adults

  14 comments
April 04, 2019



Salah satu tempat les bahasa inggris terbaik untuk orang dewasa adalah English First Adults. English First Adults dianggap sebagai yang terbaik karena dengan les bahasa inggris di EF Adults, maka kalian akan merasakan berbagai kelebihan yang dimilikinya. Apa sajakah kelebihan tersebut? Sebelum berlanjut dan mengetahui berbagai kelebihan dari EF Adults, kunjungi laman berikut 


terlebih dahulu ya. Inilah dia beberapa kelebihan dari English First Adults :

Sertifikasi Internasional

Salah satu kelebihan dari tempat les bahasa inggris English First Adults adalah sertifikasi internasional yang akan kalian dapatkan. Ya, setelah menjalani masa studi di EF Adults, kalian akan mendapatkan sertifikasi internasional mengenai kemampuan bahasa inggris kalian. Ini disebabkan karena English First menjamin setiap peserta didiknya untuk dapat menguasai Bahasa Inggris secara profesional setelah melakukan pendidikan di English First. Dengan demikian, kalian akan mendapatkan sertifikat yang nantinya dapat kalian gunakan untuk berbagai keperluan yang membutuhkan bukti mengenai kualitas bahasa inggris Anda seperti saat melamar pekerjaan atau mendaftar kuliah.

Lokasi yang terjangkau

Salah satu kelebihan lainnya yang akan kalian dapatkan saat kursus di EF adalah tempatnya yang terjangkau. Ya, sebagai lembaga les bahasa inggris terbesar di Indonesia, English First memiliki beragam cabang yang dapat kalian pilih sesuai dengan lokasi tempat kalian tinggal. Hal ini tentu menjadi kelebihan tersendiri karena kalian tidak perlu menghabiskan banyak waktu dan tenaga untuk mempelajari bahasa inggris mengingat lokasi yang jauh kerap kali menjadi penghalang utama seseorang untuk belajar bahasa inggris. Oleh karena itu, EF bisa menjadi rujukan bagi kalian yang ingin belajar bahasa inggris dekat dengan tempat tinggal masing-masing.

Itulah berbagai keunggulan yang bisa kalian dapatkan saat mengikuti kursus bahasa inggris di English First. Tertarik untuk mencoba? Kunjungi laman berikut 


terlebih dahulu untuk mengetahui berbagai informasi seputar salah satu kelas yang ditawarkan di EF Adults yakni kelas bahasa Inggris bisnis.

_________
Sumber gambar : Pixabay.com

Read More

Melepas Penat Sejenak di Pantai Talang Siring Pamekasan

  14 comments
April 04, 2019

Beberapa saat yang lalu saya berkesempatan untuk berlibur ke pulau Madura. Ekspektasi saya Madura itu letaknya tidak jauh-jauh banget lah dari Situbondo. Saya pun memutuskan untuk menggunakan BUS. 

Sekitar jam 9 pagi saya berangkat dari Besuki, dan ternyata....

Realita tak seperti ekspektasi. saya baru sampai ke Pamekasan sekitar jam 6 sore. bBersamaan dengan adzan maghrib saya baru bisa lepas dari kepengapan udara bus antar kota yang cukup memuakkan.

Disini saya mendapat sebuah pelajaran

"Jangan terlalu banyak berharap, agak tidak banyak kecewa"

Karena waktu sudah malam, saya pun lansung menuju rumah teman saya untuk beristirahat sekaligus mempersiapkan rencana untuk traveling esok harinya.

Talang Siring : Pantai Indah Penuh Dengan Pesona



Keesokannya saya dan teman saya pun memutuskan untuk pergi ke Pantai Talang Siring. Dari info yang saya kumpulkan, pantai ini  memiliki panorama yang indah serta huutan mangrove yang instagramable anget. Saya sebagai nature anthusiast tentu sangat tergoda mendengar kata hijau serta panorama hijau 

Pantai Talang Siring terletak di desa Tabugah, Montok, kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan. Terletak di sisi jalan raya, Wisata alam yang satu ini tentunya dapat dengan mudah kita temukan. Tiket masuknya pun cukup murah, hanya 2000 rupiah per orang serta 1000 rupiah untuk karcis parkirnya.

Selain memiliki panorama pantai yang indah, disini juga terdapat hutan mangrove. Untuk masuk ke hutan mangrove itu kita harus merogoh kocek tambahan. Tapi tenang, gak mahal kok. Kita hanya perlu membeli tiket seharga 2000 rupiah saja.


Untuk yang membawakeluarga serta anak kecil, di pantai Talang Siring juga ada wahana Kolam renang mini serta kita bisa menyewa kuda untuk berkeliling pantai. Tapi pastikan kita tidak lebih dari 12 tahun ya, karena kuda disini hanya untuk anak kecil 😁

Madura Rasa Paris

Tidak hanya itu, di sebelah Pantai Talang siring terdapat sebuah anjungan yang ada Menara Eifeel mininya lo. uat kalian generasi milenial yang pingin punya foto yang keren tempat ini saya rekomendasikan banget.




A post shared by MUZDALIFAH (@neng_alifa_qeiz) on

Nah, gimana? jadi ingin berwisata kesini? segera persiapkan liburan kalian guys, UN hampir selesai, danliburan panjang siap menjemput sesegera mungkin. Selamat Berlibur



Read More