Friday, December 30, 2016

Thursday, December 29, 2016

Sunday, December 25, 2016

Rotasi dan kesuksesan sebuah tim sepakbola

  No comments


Pada tahun 2016 ini terjadi banyak sekali kejutan, mulai dari kisah Cinderela Leicester city yang langsung menjuarai premier  league setelah promosi dari divisi 2 setahun sebelumnya, juga kehebatan RB Leipzig di Bundesliga dan Nice yang terus membayang-bayangi Bayern Munich di posisi pertama.
                Melihat dari komposisi pemain, semua tim tersebut diatas melakuan rotasi yang sangat minim. Nice hanya memainkan 20 pemain, RB Leipzig 21 pemain, juga Bayern Munich yang juga hanya memainkan 20 pemainnya. Usut punya usut, ternyata minimnya rotasi tersebut yang menjadi kunci kesuksesan klub-klub tersebut.
                Never change a winning team” itulah yang diungkapkan oleh Sir Alf Ramsey terkait rahasia kesuksesannya membawa timnas inggris menjadi juara piala dunia 1966. Ternyata ucapan itu benar-benar manjur, Claudio Ranieri pun akhirnya sukses mengantar Leicester City setelah konsisten menurunkan pemain yang itu-itu saja selama mereka tidak berhalangan cedera. Dahulu ia memang gemar melakukan rotasi pemain (oleh karena itu dia disebut Tinkerman) tapi ia pun akhirnya mengadopsi saran tersebut dan mendapat titel  juara premier league.
                                Sebuah penelitian pada akhir tahun 2009 yang dilakukan oleh Friederik Mengel dari University of Maastricht yang melakukan observasi terhadap piala dunia dan olimpiade menyatakan bahwa rotasi pemain berpengaruh terhadap mental pemain terutama chemistry yang terbangun, hasil penelitian tersebut akhirnya dibukukan dengan judul Never change a winning team : the effect of substitutions on success in football tournaments. Sayang hal ini hanya bagus untuk turnamen jangka pendek seperti piala dunia, tapi jika pemain dipaksa bermain 1 musim penuh maka akan berdampak kepada fisik serta kebugaran pemain, lebih lebih yang juga bertanding di kompetisi eropa. Dalam satu minggu mereka bisa bermain hingga dua kali, jika tidak dilakukan rotasi pemain akan cenderung rentan cedera karena kelelahan.
                Terlepas dari hal tersebut, bola itu bundar. Semua hal dapat terjadi dilapangan hijau nanti. Buktinya, Indonesia yang diprediksi tidak dapat berbuat banyak akhirnya lolos ke babak final walaupun harus puas sebagai runner-up setelah dikalahkan Thailand di Raja Mangala Stadium. Segalanya dapat terjadi di sepakbola, itulah yang membuat sepakbola menjadi olahraga yang sangat digemari dan digandrungi banyak orang.
                Tidak hanya soal rotasi, faktor-faktor lain juga berpengaruh terhadap kesuksesan klub sepakbola. Kompetisi sepakbola itu untuk semua klub tak peduli ia baru promosi, sekedar kuda hitam, atau sebagai juara bertahan. Semua klub punya kesempatan yang sama untuk meraih juara. Hanya bagaimana soal mereka mentikapi pertandngan dan bermain pantang menyerah demi sebuah kemenangan. Ingat bola itu bundar, semuanya dapat terjadi, AC Milan yang kalah 3-0 dibabak pertama saja bisa berbalik menang, apalagi keajaiban lain? Semuanya bisa terjadi.
Salam hangat Rahman Kamal
               

Positif – Negatif pemindahan ibukota Indonesia

  2 comments
Sunber:http://indonesiatimur.co


Isu ini sudah mulai memanas sejak akhir tahun 2013, dikarenakan beberapa faktor pemicu. Diantaranya adalah tidak terurusnya daerah-daerah pinggiran khususnya daerah perbatasan yang hari demi hari makin merosok kedalam, ada pula beberapa daerah perbatasan yang menyatakan akan keluar dari NKRI. Oleh karena itu gagasan pemindahan ibukota pun memanas dan menjadi topik pembicaraan yang umum dibicarakan kala itu, meskipun sudah isu yang mulai menguap penulis akan memaparkan beberapa poin positif dan negatif jika seandainya Ibukota Indonesia benar-benar dipindah suatu saat nanti.
Pertama tama marilah kita berbicara tentang hal positif, jika ibukota kita dipindah maka pembangunan akan berfokus kepada teritori baru ibukota tersebut, guna menunjang sistem pemerintahan yang berpindah ketempat tersebut. Fasilitas harus diperbaiki dan sarana prasarana harusdilengkapi. Maka pembangunan Indonesia yang awalnya Jakartasentris atau berpusat di Jakarta akan berpindah ke wilayah baru tersebut.
Dengan pemindahan ibukota, diharap pembangunan akan merata, tak ada lagi wilayah tertinggal yang setiap tahunnya harus bertahan dari kelaparan karena kekurangan fasilitas, kekurangan air bersih dan semacamnya. Sebenarnya, tujuan atau goal pemindahan ibukota adalah penyamarataan pembangunan sehingga  tidak terjadi ketimpangan dari satu wilayah dengan wilayah lainnya. Kita ambil contoh sederhana, pada tahun 2013 harga premium di jawa jauh lebih murah daripada premium di daerah pinggiran. Premium yang biasanya dipatok 7500 perliter bisa dijual seharga 50.000 rupiah perliter di daerah pinggiran. Tapi angin segar terjadi diera kepemimpinan presiden Joko Widodo, beberapa bulan yang lalu melaui kepres nya Jokowi akhirnya dapat membuat penyamarataan harga premium baik di jawa maupun daerah lainnya, semoga tidak hanya sampai disini tapi juga merambah sektor yang lain sehingga tercipta kemakmuran sosial yang nyata.
Hal lain yang akan terjadi adalah migrasi penduduk dari jawa menuju wilayah baru ibukota Indonesia. Karena ibukota sejak dulu dikenal sebagai tempat mengadu nasib yang sangat menggiurkan. Jika kita mampu bertahan maka sukses lah yang kita raih, tapi jika kita tak mampu bertahan maka ukannya sukse tapi malah makin miskin dan akirnya menghuni kolong jembatan. Hal ini akan berdampak kepada kepadatan penduduk dan Gross Domestic Product (GDP) atau pendapatan domestik bruto karena kepadatan penduduk merupaan salah satu tolak ukur dari GDP.
Disisi lain, akan muncul ancaman terhadap wilayah baru apakah mereka siap untuk menjadi pusat pemrintahan baru atau tidak?  Berberapa resiko dari pemindahan ibukota adalah kesiapan wilayah baru menjadi pusat pemerintahan, jika mereka mampu maka niscaya Indonesia akan menjadi lebih baik tapi jika tidak maka akan makin terpuruklah Indonesia. Selain itu ancaman yang akan muncul dari pemindahan ibukota adalah ancaman terhadap kemajemukan bangsa. Seperti yang kita tahuIndonesia terdiri dari bermacam ras, suku dan budaya. Dan dalam berkehidupan sehari-hari rakyat Indonesia menganut asa pancasila yakni Binneka tunggal Ika. Dengan pemindahan ibukota, akan menjadi alat bagi pihak lain guna kepentingan mereka dengan mengatasnamakan kemajemukan bangsa.
Keputusan akhir memang ditangan pemerintah, tapi tujuannya sama yakni membuat Indonesia menjadi lebih baik dengan  tidak melupakan daerah-daerah pinggiran sertamementingkan kepentingan sesama diatas kepentingan pribadi. Toh kita mau hidup dinegara yang lebih baik, semoga apa yang nantinya terjadi tetap membawa dampak yang positif terhadap bangsa kita kedepannya.
Salam hangat Rahman Kamal

Saturday, December 24, 2016

Wahai pemuda mari berjihad

  No comments
Kita adalah pemuda, maka dari itu mari berkarya untuk bangsa. Dalam agama islam kita dianjurkan untuk berjihad. Memang dahulu kala berjihad identik dengan arti mengangkat senjata membela agama Allah, tapi di era global ini kata jihad memiliki makna kata yang jauh lebih luas lagi.
                Diera kini kata jihad bisa dimaknai sebagai berusaha sebaik mungkin untuk mencapai kebaikan, caranya pun tak hanya melalui perang. Bisa dengan bekerja dengan amanah, jujur dan tanggub jawa. Bisa dengan menekuni pekerjaan kita sebaik mungkin, contohnya pelajar, ya belajar sebaik mungkin.
                Sebagai pemuda, kita seharusnya mengisi waktu kita dengan hal-hal yang bermanfaat. Jangan biarkan waktu-waktu itu terbuang sacara percuma. Masa muda kita habiskan dengan peluh, berjuang, belajar dan bertakwa. Maka nanti buahnya akan kita petik. Jangan biarkan waktu kita terbuang percuma, terus belajar, isi waktu kita dengan hal-hal yang bermanfaat dan berbau positif.
                Sebagai pemuda, kita adalah generasi penerus bangsa, generasi yang masih segar bugar. Seperti apa yang telah saya paparkan di postingan sebelumnya, kita kuat tapi terpisah, oleh dari itu mari kita bersatu, menyatukan visi demi Indonesia yang lebih baik kedepannya. Mari bangkit bersatu gaungkan perubahan.
                Sesungguhnya Indonesia itu negara kaya, negara kuat, buktinya pada tahun 1945 Indonesia bisa merdeka dengan sendirinya, dengan kemauan rakyatnya. Indonesia itu negara hebat, tapi jika kita sebagai generasi muda tak mampu membuat Indonesia menjadi lebih baik maka habislah Indonesia ini.
                Dahulu kala, Spanyol adalah negara islam setelah takluk terhadap pasukan islam, tapi akhirnya jatuh kembali ke tangan nasrani. Kenapa hal itu bisa terjadi? Karena menyadari bahwa kekuatan mereka tak mampu mengalahkan kekuatan islam, nasrani mengganti strategi mereka dengan cara memengaruhi pemuda islam Spanyol,  menyerang mereka dengan ideologi sehingga mental mereka lemah dan pada akhirnya pihak nasrani dengan mudah merebut kembali Spanyol dari kekuasaan islam. Maka jangan biarkan hal itu terjadi kepada  kita, HOAX yang kini marak beredar harus kita sikapi sebijak mungkin. Saring sebelum sharing. Timbang dulu keabsahannya lalu sharing jika memang hal itu bermanfaat.
                Diera globalisasi ini informasi dengan mudah membanjir masuk, tak ada lagi batasan informasi, setiap orang bisa mengakses informasi yang sama. Tak peduli tua atau muda. Maka dari itu mari kita biasakan silaturahmi, murah senyum dan bersifat ramah kepada orang lain. Marilah tingkatkan rasa toleransi kita. Memang di Indonesia segala sesuatu dengan mudah menjadi buah bibir. Om Telolet OM, penistaan agama dan lain-lain. Segala sesuatu di Indonesia dengan mudah menjadi viral dan akhirnya menciptakan efek domino jatuh. Meminjam istilah seorang AS Laksana “di Indonesia segalanya bisa jadi bahan olok-olok”
                Oleh sebab itu, kita sebagai generasi muda mari bersatu, berjihad, yang siswa belajar denga sungguh-sungguh jangan hanya niat sekolah demi raport dan tanda lulus. Belajar dengan sungguh-sungguh.
Salam hangat Rahman Kamal

Friday, December 16, 2016

Thursday, December 15, 2016

Forum Komunikasi Santri Besuki : Acara Maulid Nabi Muhammad 1438 H

  No comments
Logo FKS Besuki
                Sekedar sharing, sekaligus reportasi kegiatan hiburand drumbband, pentas seni serta penajian umum yang diadakan oleh Forum Komunikasi Santri Besuki. Setiap tahunnya FKS-B rutin mengadakan acara sebagai pengisi liburan bagi santri nya melalui acara-acara berbasis sosial keagamaan yang diadakan oleh FKS wilayah masing-masing.

                Semoga bermanfaat dan menghibur, berikut lampiran foto serta dokumentasi acara dalam bentuk foto.

Pentas Seni

Hadrah Al-Mansyuri

Konsulat Bpk Nasiruddin

KH Hefni Mahfudz

Ketua Panitia

Sambutan

KH Mursyid Romli

Monday, December 12, 2016

JNE dan Pengalaman Berkesanku

  13 comments
Suka belanja online tapi bingung memilih penyedia jasa pengiriman barang? JNE Express aja, selain mudah, aman dan terpercaya, pelayanannya juga ramah dan cepat. Gak percaya, nih cerita saya dan JNE.
Saat memasuki masa pubertas, saya seperti kebanyakan anak seumuran saya. Sedang dalam masa labil dan banyak maunya. Kadang saya pakai uang sendiri kadang juga meminta kepada orang tua untuk dibelikan jika sedang ingin sesuatu. Beruntung, sejak kecil saya dibiasakan menyisihkan uang saku untuk ditabung. Dan alhasil saya tidak terlalu sering minta kepada orang tua jika menginginkan sesuatu.
                Sekitar dua tahun yang lalu, saya mulai membuat blog ini, mengisinya dengan hal-hal absurd dalam hidup saya. Inspirasi awalnya sih sama bang Bena Kribo, Raditya Dika, dan blogger absurd lainnya. Tapi beruntungnya saya, karena guru TIK saya adalah seorang blogger yang telah sekian lama berkecimpung didunia blogging. Akhirnya saya pun sedikit banyak mengikuti langkahnya.
                Dahulu, setiap ingin memposting tulisan, saya harus ke warnet untuk melakukannya. Oleh karena itu, saya pun mengumpulkan uang guna membeli PC. Dan untungnya yang diatas menjawab keinginan saya, pagi itu sekitar 1 tahun yang lalu, terpampang dengan jelas sebuah tulisandi halaman pertama koran harian yang menjadi langganan keluarga saya. Obral besar-besaran. Sau halaman penuh berisi iklan dari toko online yang mengadakan sale besar-besaran tersebut. Saya pun langsung capcus ke warnet dan mengecek ketersediaan barang. Beruntung, saya masih mendapat offer yang (bisa dibilang) lumayan murah, klik klik barang sudah masuk keranjang, tinggal menyelesaikan tahap pembayaran.
                Setelah mengisi alamat dan melampirkan scan bukti pembayaran saya pun diminta memilih jasa pengiriman barang apa yang akan saya pilih. Akhirnya saya memilih JNE Express karena saya rasa tidak terlalu mahal dan direcommend oleh banyak teman saya. Setelah itu sang penjual menjanjikan 3 hari, barang sampai ke tujuan. Itulah hari pertama saya mengenal JNE, berbekal rekomendasi dari teman-teman saya, saya pun memilih JNE sebagai jasa pengiriman barang pilihan saya.


                Dua hari kemudian
Terdenagr suara ketukan, ternyata seseorang mengetuk pintu. Saya pun melihat sekilas. Pakainnya rapi, sambil bersenyum iya bertanya
“mas Rahman ya?”
“iya mas, ada apa?”
“ada kiriman paket, dari Jakarta”
“oh ya mas, terima kasih”
Saya pun membubuhkan tanda tangan di nota penyerahan barang lalu setelah urusan selesai sang petugas pamit pergi tanpa lupa memberikan senyum yang ramah. Sungguh meninggalkan kesan pertama yang hebat dari JNE, sejak saat  itu, saya selalu memakai jasa pengiriman barang JNE sampai sekarang. Karena selain cepat, terpercaya dan aman,  petugasnya juga ramah.
                Singkat cerita, saya pun akhirnya punya PC, ngeblog pun makin sering yang ditandai dngan semakin banyaknya postingan absurd saya di internet. Selain itu, bakat tersembunyi saya yang sejak dulu tersimpan mulai terlihat, yups bakat seorang gamer. Segala macam game saya install, saya mainkan hingga tamat lalu install lagi game yang lain. Hingga suatu hari setelah menginstall aplikasi PES 2016 saya pun menjajalnya dengan memainkan satu pertandingan. Saya memilih Barcelona berhadapan dengan Real Madrid yang di kendalikan oleh sistem game (ceritanya simulasi el-clasico, karena malamnya el-clasico, jadi semacam prediksi ehehheh :D)
                Setelah berhasil mencetak dua gol lewat Messi dan Iniesta saya pun mencoba membuat gol lagi, dengan lincah tangan saya menari diatas keyboard seirama dengan Messi yang meliuk-liuk indah melewati bebrapa pemain belakang Real Madrid dan tangan kiri saya sudah siap menekan tombol shoot dan bleep (bukan ahay ataupun jebret) PC saya langsung menghitam.
                Keeseokannya saya pun membawa PC saya ke tempat service dan ternyata ongkos perbaikan sangat mahal. Akhirnya saya pun urung memperbaikinya. Berbekal inisiatif dari kakak saya, saya pun mempreteli PC saya dan menjual spare part nya yang masih berfungsi secara terpisah. Saya pun mempostingnya di media sosial dan beberapa website toko online. Singkat cerita semua item telah terjual, berkat JNE express semua item terkirim dengan aman, tapi ternayata ada satu kendala tak diinginkan terjadi. Salah satu klien saya menyatakan barangnya belum terkirim tapi ketika dicek status barang telah terkirim. Maka saya  pun mengajukan komplain ke pihak JNE.
                Sudah banyak hal yang saya pikirkan, mulai dari registrasi yang berbelit, syarat yang bermacam-macam  dan hal-hal lain yang mulelahkan. Tapi semua ituu ternyata tidak seperti yang saya pikirkan. Costumer service JNE dengan ramah mendengarkan komplain saya dan tanpa registrasi yang berbelit langsung menjanjikan tenggat 1 hari guna penyelesain masalah. Keesokan harinya Costumer service JNE menghubungi saya dan menyatakan masalah telah terselesaikan dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Keeseokannya klien saya menghubungi saya dan mengatakan barang telah sampai dengan selamat. Itulah momen yang membuat saya makin percaya kepada JNE sebagai penyedia jasa pengiriman barang karena prosesnya yang cepat dalam menangani keluhan pelanggan.
Selamat ulang tahun yang ke-26
                Oh ya, hampir lupa. Tanggal 26-27 November yang lalu JNE juga merayakan Hari Bebas Ongkos Kirim atau HARBOKIR dalam rangka ulang tahun JNE yang ke 26. Event ini berlaku di 55 kota besar di seluruh nusantara. Walaupun tidak sempat merasakan, tapi sebagai pelanggan saya cukup senang akan inovasi yang berikan JNE demi kenyamanan pelanggan. Menarik bukan. Nah itulah cerita saya dan JNE, masihbingung memilih penyedia jasa pengiriman barang? Masih  gak percaya? Buktiin aja sendiri. Well, ini cerita saya, mana ceritamu?
               


Punya cerita juga dengan JNE Express? yuk ikutan Contest nya!