.post-body img { max-width:100%; height:auto; }

Breaking

Selamat Tinggal Google+



Mulai hari ini, pengguna google tak lagi bisa membuat akun google+ baru. Dalam edarannya, pihak google menyatakan jika Google+ akan ditutup per 2 April 2019. Sebagai blogger tentu saya terkejut dengan hal ini. Bagi saya Google+ memiliki banyak kenangan serta manfaat tersendiri.

Bagi blogger baru seperti saya, saya merasakan jika Google+ sangat berpengaruh, terlebih dalam sisi blog walkking. KArena setiap komentar di blog, akun yang kita klik akan otomatis menuju profil Google+. dan tidak ada status lebay atau semacamnya, yang ada hanya share post web masing-masing.

Dalam edaranya, Google menyatakan alasan dari penutupan Google+ adalah minimnya visit serta kurang populernya aplikasi ini. MEski hal seperti ini sering terjadi di kalangan web developer serta software developer, tapi saya merasakan sesuatu yang berbeda.

Pertama, karena Google+ ini terintegrasi dengan Google. Saya sebagai blogger yang menggunakan platform blogger tentu merasa sangat dimudahkan dalam urusan share artikel dan post. Dan tentu masih banyak kemudahan lain yang saya peroleh dari Google+. Jadi, dalam artikel ini saya ingin sedikit bernostalgia dengan Google+

Lahirnya Google+

Diskusi dan debat mengenai nama proyek ini sudah berlangsung cukup panjang dan melelahkan. Awalnya proyek jejaring sosial ini bernama “Google Me” yang kemudian berubah menjadi Google +1. Banyak pihak memperkirakan bahwa Google +1 hanya akan mengirimkan informasi berbentuk stream atau feed sebagaimana di Facebook atau Twitter dimana sumber informasinya akan diperoleh dari Google News maupun sumber informasi Google lainnya.

Proyek yang menaungi 18 produk dan layanan Google serta melibatkan 30 tim direncakan akan diselesaikan dalam waktu 100 hari. Karena kompleksitasnya, proyek yang dimulai Maret 2010 ini baru dapat diuji coba secara internal pada bulan Oktober 2010.

Pada suatu hari di bulan Agustus 2010, pukul 8 malam, Gundotra mengirimkan undangan via email ke 50 Googlers untuk menguji coba G+. Semua engineer yang diundang, menurut Gundotra, terlihat sangat antusias. 

Undangan akhirnya dibuka untuk lebih banyak Googlers sehingga satu jam pertama uji coba dilakukan, sudah 600 orang berpartipasi. Pukul 11 malam, kinerja server yang digunakan mulai melambat. Hal ini membuat Gundotra harus memindahkan traffic ke server yang ada di data center mereka. 

Esok harinya, 90% karyawan Google di seluruh dunia sudah mendaftarkan dirinya dalam program ini. Beberapa feedback yang diterima membuat mereka harus melakukan perampingan dan merancang ulang konsep proyek ini. 

Setelah selesai, proyek ini kembali diluncurkan untuk diuji coba oleh para karyawan terpilih dengan jumlah yang sedikit dibandingkan dengan uji coba pertama. Feedback yang diterima lebih positif dibandingkan uji coba pertamanya. 

Setelah pengujian kedua ini dinilai sukses, Gundotra memutuskan untuk meluncurkannya ke publik secara terbatas (Field Trial) pada tanggal 28 Juni lalu dalam tahap uji coba yang dinamai sebagai Field Test. (sumber :https://inet.detik.com/cyberlife/d-1685146/dari-mana-asal-usul-mega-proyek-google)

Dampak Terhadap Penguna

Dampak yang mungkin dirasakan adalah hilangnya data serta eksternal link yang kita share di google+. Oleh karena itu, jika kita punya data-data penting atau berharga segeralah. Beruntugnya penutupan Google+ dilakukan secara bertahap selama 1 bulan, jadi walau kalian belum back up data kalian per 2 April, masih ada kesempatan hingga 2 Mei, berdoa saja akun kalian tidak terhapus duluan.

Broken link mungkin bakal berserakan, karena sejauh antauan saya, banyak blogger yang mengaktifkan fitur autoshare post mereka ke Google+. Dampaknya mungkin akan terasa di domain Autority kita, dan bakal jadi PR untuk kita membersihkan broken link yang nantinya bermunculan akibat penutupan layanan Google+ ini

Bagi saya, mungkin hanya itu dampaknya, jika kalian punya hal lain yang kalian rasakan terkait ditutupnya layanan Google+ silahkan berbagi di kolom komentar ya! 

Selamat pagi, jan lupa bahagia hari ini 


______
Sumber gambar : SeoHacker.com



45 komentar:

  1. Jadi dulu, saya pake blogspot. Trus pindah ke wordpress. Otomatis konten, gambar dan komentar diexport ke hosting.

    Nah memang belakangan ini, akun yg dulunya komen pake g+ jadi brokenlink. Jadi mungkin nanti dampak setelah G+ tutup, jadi PR banget kita ngebersihin brokenlink.

    Dan kemungkinan DA kita turun. Soalnya pernah kucek, pengunjung terbesar itu ya dari g+ :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak Vindy, sepertinya hal itu akan terjadi. Tapi apakah penutupan layanan ini akan berpengaruh terhadap pengguna murni wordpress? sepertinya tidak terlalu berdapak ya?

      Hapus
  2. Semoga ada ganti yg lebih baik setelah g+ ditutup

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga ada inovasi baru dari google, karena saya rasa Google+ ini sangat berpengaruh bagi kaum blogger seperti kita

      Hapus
  3. Aku jg pengguna g+ walau msh baru.. Kini dia meninggalkanku 😕

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya juga merasakannya mbak, 3 tahun bloggin dan kini salah satu layanan google akan segera ditutup :(

      Hapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  5. Sayang banget. Sebagai blogger sy juga merasakan dampak positif adanya G+

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener banget, trafic pun banyak berasal dari Google+, harus segera cari platform lain sepertinya, tapi mbok ya enaknya Google+ ini karena udah terintegrasi dengan google.

      Hapus
  6. Sedihnya, nanti akan ada banyak brokenlink di blogku. Pun itu dari aku. Karena seringnya aku menulis komen pun pake G+

    BalasHapus
    Balasan
    1. selamat berjuang mempebaiki broken link ya kak! tapi selama kita rajin blog walking saya rasa hal itu tak berdampak banyak, tapi mungkiin DA kita yang anjlok

      Hapus
  7. Wahhh jadi kangenn :(, gimana nanti ak share artikelnya yah

    BalasHapus
    Balasan
    1. terpaksa deh pake platform lain, padahal enaknya Google+ ini karena udah terintegrasi dengan google :(

      Hapus
    2. Betul sekali mas, dan kalo share artikel juga gampang tinggal sekali klik.. Ahhh kenapa harus tutup sihhh

      Hapus
    3. alasan utama karena kurangnya visit dan pemakaian, mungkin karena kaum blogger tak sebanyak tukang bikin kontroversi di instagram ya

      Hapus
  8. iya nih, padahal google+ juga salah satu tempat share blog, tapi bentar lagi udah mau pensiun.. RIP

    BalasHapus
    Balasan
    1. mari ucapkan selamat tinggal kepada Google+

      Hapus
  9. Iya sob, sekarang profil saya menggunakan blogger saja. Bukan g+ lagi
    .

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaps, punya saya pun begitu, sepertinya bakal banyak perubahan setelah ini

      Hapus
  10. Wah, bener juga ya. Bakal menimbulkan banyak broken link di blog kita dan blog orang lain yang pakai akun Google+ buat komen2an.

    Nah, berati kita yang pakai blogspot terus pakai Google+ buat ninggalin komentar, harus setting ulang kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul banget, saya pernah pakai kolom komentar G= dan setelah saya merubahnya kembali ke komentar blogger,, semuanya hilang :( traficnya turun sih sedikit. karena memang blog baru, untuk blog yang sudah lama dan konsisten menggunakan G+ pasti terdampak banyak

      Hapus
  11. Jadi sekarang profil diganti ke akun blogger saja kah? Saya nggak paham2 banget yang beginian, mantau komentar dulu ah

    BalasHapus
    Balasan
    1. kemungkinan besar akan dialihkan sementara ke profil blogger, kita tunggu saja kabar lebih lanjutnya

      Hapus
  12. Sedih bener ya, pdhl g plus ini yg paling njaring byk viewer di blog aku hiks
    Klo medsos laen ku malah males ngesharenya
    Aduuuuh, smoga aja blog juga masi berumur panjang ya, takute medsos datu persatu mulai pd tutup, huaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak NIta, ini pukulan banget bagi blogger, kabar yang cukup cukup mengejutkan. Walau pemberitahuanya sudah diberitakan jauh hari, kita pasti bingung mau pakai platform apa bentar lagi?

      Hapus
  13. memang mungkin krn kuarng populer ya , pdhl kita sih membutuhkan ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena selebgram dan artis tidak pakai G+ mungkin, hanya blogger seperti kita yang menggunakannya

      Hapus
  14. Baru kenalan sama G+ sudah mau pergi. Belum belajar banyak dari G+.

    BalasHapus
  15. Aduduudud, udah mau berpisah aja... :(

    BalasHapus
  16. Saya sering share postingan pakai google +, duh rasanya sedih

    BalasHapus
  17. Yah, sedih banget mau ditinggal Google +, padahal udah terlanjur sayang lho ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama kak, saya juga mulai suka Google+ akhir akhr ini, semenjak mulai aktif nge blog lagi, ternyata G+ ini banyak manfaatnya

      Hapus
  18. Broken link itu artinya link yang rusak/mati gitu ya. Broken link ke blog bisa terjadi jika kita mengubah url atau mengubah postingan padahal sebelumnya url/link lama sudah terlanjur dishare gitu kan. Sehingga jika ada orang yang klik link lama itu dia gak akan menemukan postingan itu diblog kita.

    Artinya broken link yang ngefek ke mesin pencarian itu adalah broken link yang mengarah ke blog kita. Blog kita semacam dianggap menyesatkan karena pembaca tidak mendapati postingan yang dia klik gitu.

    Tapi kalo berkaitan dengan G+ dimana kita sebelumnya sudah dishare disitu dan akhirnya mau dihapus sama google itu berarti bukan jadi broken link ke blog tapi kita kehilangan salah satu sumber back link.

    Kalo misal sebelumnya biasa pakai akun g+ untuk komentar sepertinya udah mulai berubah ke profil blogger (jadi gak langsung menuju url blog). Bahkan konon nantinya ada komentar yang pakai G+ tapi bakalan hangus. Intinya selama link rusak atau link mati tidak menimbulkan not found ke blog kita mungkin gak begitu masalah.

    *ini sekedar sharing dariku, maap2 kalo ada salah...

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener juga ya :)
      terima kasih untuk sharingnya kak

      Hapus
  19. Kita tunggu aja nnt apa yg akan terjadi setelah bulan madu dgn google + berakhir, apa ada alternativ lainnya.

    BalasHapus
  20. Dadah dadah sama google+, sedih sich tapi mau gimana lagi.
    Ada pengganti gplus nggak ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga ada project pengganti G+ yang segera rilis ke publik

      Hapus
  21. Gudbaiii gugel plus ... 😢
    Tapi ngga usah sedih, cukup rajin bewe aja, mas.

    BalasHapus
  22. Jadi masalah baru nih broken link yah. pasti bakalan dapat notif di google console. Trims infonya mas

    BalasHapus

Anda bebas berkomentar selama tidak mengandung unsur SARA dan PORNOGRAFI. Selamat berbagi pendapat dan berdiskusi di kolom komentar ini.

Orang baik berkomentar dengan baik.
Jadilah komentator yang baik.

Diberdayakan oleh Blogger.