Rabu, 17 Januari 2018

Cerita Indah Semasa SMA

Tags


Memang masa putih abu-abu itu masa paling indah dalam hidup. Masa dimana kita belajar menjadi dewasa. Belajar mengatur dan memimpin diri sendiri. Pasti setiap dari kita memiliki pengalaman sendiri yang sungguh berkesan di masa putih abu-abu nya.

Setiap dari kita pasti memiliki cerita seru dan indahnya masing-masing. Jadi agar tidak terlalu lama menulis intro. Langsung aja, berikut beberapa pengalaman seru saya selama berseragam putih abu-abu.

Guru Killer Tapi Paling Dirindukan

Setiap guru memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada yang penyanyang, detail, bahkan killer sekalipun. Nah yang saya sebutkan terakhir mungkin adalah momok bersama yang harus diperangi dengan semangat juang 45 πŸ˜‚. Tapi, entah kenapa guru killer adalah guru yang paling dirindukan saat reuni angkatan atau acara kumpul-kumpul di sekolah.

Hal itu pun saya rasakan betul. Saat saya masih duduk di bangku SMA. Guru matematika adalah guru yang paling ditakuti. Dalam absensinya hanya terdapat dua macam tanda. Titik untuk yang hadir. Dan alpha bagi mereka yang izin, sakit, ataupun membolos. Tapi entah kenapa? Beliau tetap jadi guru tersayang walau killer nya minta ampun πŸ˜“. Hidup guru killer😝

Telat Masuk Sekolah

Ini nihyang seru. Saat telat masuk sekolah. Guru KPK (komisi penegak kedisiplinan pasti sudah standbye di pintu gerbang. Bagai satgas pemberantas narkotika. Tak ada yang mampu lolos dari pengawasan para intel KPK ini. Siapapun yang tertangkap basah telat, maka sudah pasti mereka akan mendapat paket hukuman khusus. 

Paketnya meliputi latihan fisik lengkap dengan squat jump, push up, serta lari keliling lapangan sekolah. Tapi entah kenapa saya dan teman-teman saya malah tersenyum dan tertawa saat dihukum (dasar emang udah pada gila πŸ˜‚)

Tapi pada suatu hari hal berbeda terjadi. Entah karena dia memang merasa tidak bersalah atau sok suci. Dengan lincahnya ia bernego dengan para guru KPK. Sebut  saja teman saya ini Mukidi.

  • Mukidi    : “Pak, tunggu! Sebelum anda menghukum saya. Saya mau bilang kalau saya memang salah dengan datang terlambat!”
  • Guru    : “Nah, udah tahu salah lantas mau apa?” balas si guru bersungut-sungut
  • Mukidi    : “Nah! Karena itu pak. Saya minta maaf. Besok saya tidak akan mengulanginya lagi. Sebagai gantinya saya bawain Es krim ke kantor bapak!”
  • Guru    : “Dikira saya anak kecil! Sekarang hukuman kamu, kamu ulangi sampai 3 kali”

Dan akhirnya negosisasi gagal. Dan hukuman kami bertambah 3 kali lipat karena si Mukidi πŸ˜€. Karena hal itu, dengan terpaksa, si Mukidi membelikan kami air mineral dan camilan sebagai permintaan maaf atas negoiasi gagalnya πŸ˜‚.

Tidak Mengerjakan PR

Hal yang disukai kebanyakan siswa adalah Jam kosong. Sedangkan yang paling dibenci adalah PR. Nah, sepengalaman saya, kita bisa tahu kepribadian teman kita dari cara mengerjakan PR.

  1. Siswa Rajin. Kalau ngerjain PR tepat waktu. Tidak pernah telat. Dan biasanya dibilang anak teladan dan disayang sama guru.
  2. Siswa kejar tayang. Biasanya ngerjain PR di kelas. Bisa sesaat setelah PR diberikan. Atau beberapa saat sebelum dikumpulkan. Karena bagi golongan ini. Waktu pulang sekolah adalah waktu untuk beristirahat dan merupakan quality time bersama keluarganya (alasan aja deh πŸ˜€). Parahnya kalau sudah berpacu dengan detik waktu pengumpulan PR. Saat itu mereka seakan mendapat kekuatan hebat sehingga mampu menulis dengan sangat cepat πŸ˜€.
  3. Siswa pasrah. Ada atau tidak ada PR ya dia tetap pasrah 😁. Toh yang penting dia masuk (saya hanya mampu geleng-geleng πŸ˜•). Karena absensi adalah nomer satu. Masalah PR. Mereka sungguh benar-benar pasrah kepada jawaban teman sebangku nya. Atau siapa saja yang telah menyelesaikan PR nya. Benar-benar kepasrahan total 😁.

Nah, mungkin itu sebagian cerita masa SMA saya, sisanya akan saya lanjutkan setelah pengumuman kelulusan pada bulan Mei mendatang. Semoga saya Lulus. Amin....

Salam hangat dari Situbondo 😊

Artikel Terkait

6 komentar

Telat masuk kelas. Dulu pernah tuh dapet guru killer. Pertama masuk sih gpp, pas masuk kelas dan telat guru tersebut bilangnya cuman : "maaf, saya kepagian masuk. Silahkan berdiri di depan kelas." Ujarnya datar

No toleransi, no debat. Yang kesiangan, berdiri di depan kelas wkwkwkwk

Amin semoga lulus, jangan lupa belajar...

haduh, asli jadi salah tingkah kalau musuh sama yang namanya guru killer. tapi tetep akan jadi kenangan yang tidak terlupakan :D

Amin. makasih kang. semoga dibales doanya :D

Bagi saya guru killer adalah yang paling berkesan, karena sampai sekarang ingat terus dengan beliau, meskipun killer, ya tetap saja ada masa dimana si guru itu baik,

Yang penting selalu ngerjain pr dan bisa jawab soal serta tugas, jadi bisa aman

intinya sih cari aman aja. sekiller-killer nya guru pasti ada sayangnya juga sih :D

Anda bebas berkomentar selama tidak mengandung unsur SARA dan PORNOGRAFI. Selamat berbagi pendapat dan berdiskusi di kolom komentar ini.

Orang baik berkomentar dengan baik.
Jadilah komentator yang baik.
EmoticonEmoticon