Suka Diketusin Orang? Mungkin Kamu Gagal Mengkomunikasikan Kesan Pertama dengan Baik

Suka Diketusin Orang? Mungkin Kamu Gagal Mengkomunikasikan Kesan Pertama dengan Baik

Terdapat sebuah fenomena komunikasi unik bernama efek primacy. Efek ini menjelaskan kecenderungan manusia ketika mengalami sesuatu sebelum hal lain secara berurutan, mereka akan lebih mengingat hal pertama tersebut. Oleh karenanya, kesan pertama meninggalkan dampak yang signifikan terhadap komunikasi antar individu. Terlebih, kamu baru pertama kali bertemu dengan orang tersebut.

Nah, jika kamu suka diketusin oleh orang lain, bisa jadi kamu gagal mengkomunikasikan kesan pertama yang baik kepada orang lain. Tapi, tenang! Hal itu bisa diperbaiki dengan beberapa langkah mudah. Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk meninggalkan kesan pertama yang baik dan mendalam kepada orang lain.

Mulailah Dengan Momentum Positif


Momentum adalah kekuatan yang sangat kuat. Dari teknologi, transportasi, hingga psikologi manusia, ketika Anda mendapatkan momentum, semakin sulit menghentikanmu.

Basically, you’re unstoppable. Iya, dengan menanamkan kesan pertama yang baik, kamu dapat meninggalkan kesan yang mendalam. Tentu, tidak ada manusia yang sempurna. Tidak ada makhluk yang nirmala. Disitulah pentingnya menanamkan kesan pertama yang baik.

Jika kita bicara kembali tentang primacy effect, kesan pertama mendalam dapat memberikan bantuan besar ketika kita mengalami masalah atau melakukan kekeliruan di tengah jalan. Kesan pertama itu akan menjadi bantuan besar bagi kita.

Lalu, bagaiman membangun kesan pertama yang baik? Berikut adalah beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengkomunikasikan kesan pertama yang mendalam.

Datang Tepat Waktu


seorang yg kita temui buat pertama kalinya tidak akan tertarik dengan “alasan indah” apa pun untuk keterlambatan kita. Rencanakan buat datang beberapa mnt lebih awal serta berikan fleksibilitas buat kemungkinan keterlambatan lalu lintas serta/atau hal lainnya yg mungkin saja dapat terjadi. datang lebih awal jauh lebih baik daripada tiba terlambat, artinya langkah pertama buat menciptakan kesan pertama yang baik. Jika pertemuan pertama merupakan pertemuan impian, pastikan gadget dan jaringan dalam kondisi yang baik serta stabil. Pilih atau siapkan latar belakang serta lingkungan yang baik, nyaman, dan tak pada kondisi yg ramai atau berisik.

Berpenampilan Menarik


Tentu saja penampilan fisik itu krusial dalam hal pertemuan pertama. Orang yg kita akan temui buat pertama kalinya sebelumnya tidak mengenal siapa kita, jadi penampilan kita umumnya merupakan petunjuk pertama yg mereka jadikan acuan. tapi, jangan khawatir! Hal ini tidak berarti bahwa kita wajib terlihat seperti model untuk menciptakan kesan pertama yg bertenaga dan positif.

cukup berpakaian dengan sandang yg pantas sinkron dengan acara yang akan dihadiri, pilih pakaian yang sopan, rapi, serta yang paling krusial yang membuat diri kita sendiri merasa nyaman. sebab Jika kita tidak merasa nyaman ketika berpakaian, hal ini dapat mempengaruhi pikiran kita serta dapat berakhir pada turunnya atau hilangnya rasa percaya diri. serta ketika rasa percaya diri kita menurun atau bahkan hilang, hal ini bisa mempengaruhi cara kita berbicara, cara kita memandang orang-orang pada kurang lebih kita dan juga cara kita bersikap.

Pertama, pikirkan tentang cara berpakaian. sandang jenis atau model apa yg sinkron buat pertemuan atau program tersebut? misalnya dalam lingkungan usaha, sandang bisnis mirip apa yg sesuai? Jas, blazer, atau kasual? serta apa yang kemungkinan akan dikenakan oleh seseorang yg akan kita temui.

Pastikan kita mengetahui tradisi dan tata cara menggunakan membaca atau mencari tahu tentang istiadat budaya yang tidak selaras di lingkungan atau daerah yg akan kita hadiri atau kunjungi tersebut.

Jadilah Diri Sendiri


membentuk kesan pertama yg baik berarti kita harus bisa mengikuti keadaan sampai tingkat eksklusif. tapi itu tak berarti kita kehilangan jati diri kita sendiri atau berpura-pura sebagai seseorang yg bukan mencerminkan diri kita. Cara terbaik buat membangun kesan yang baik artinya dengan menjadi diri kita sendiri. Hal ini akan membuat kita merasa lebih percaya diri, bersikap apa adanya, serta membantu kita buat dapat membentuk agama, dan bisa membantu kita membangun rasa saling menghargai dari orang-orang yang baru saja kita temui tersebut.

Berikan Senyuman Terbaik


mirip kata pepatah, “Tersenyumlah serta global pun akan ikut tersenyum”. Jadi tidak terdapat yg bisa menandingi senyuman buat membentuk kesan pertama yang baik. Senyum yg hangat dan percaya diri akan membuat kita dan orang lain merasa nyaman dan saling menghargai satu sama lain. tapi jangan ciptakan senyuman yg hiperbola atau bahkan tertawa, karena hal tersebut mampu saja menjadi terlihat tidak lapang dada dan /atau bahkan terlihat seperti mencela.

Terbuka dan Percaya Diri


pada hal membentuk kesan pertama yg baik, bahasa tubuh sering kali dapat berbicara lebih keras daripada kata-kata yang kita lontarkan. pakai bahasa tubuh kita buat mecerminkan agama diri dan keyakinan diri kita. Berdiri tegak, tersenyum, lakukan hubungan mata, sapa seorang yang baru saja kita temui tersebut menggunakan jabatan tangan yg kuat serta hangat (jabat tangan yg bertenaga bukan berarti menggunakan tenaga yg bertenaga atau keras).

Gunakan Obrolan Ringan


percakapan didasarkan di memberi serta menerima secara lisan. Ini bisa membantu kita buat mempersiapkan beberapa pertanyaan atau topik bahasan. Luangkan saat beberapa menit buat mempelajari sesuatu ihwal orang yang akan kita temui serta daerah yg akan kita datangi. misalnya, apakah mereka bermain golf? Apakah mereka bekerja pada perusahaan tertentu? Apakah kita memiliki kesamaan dengan mereka? Jika demikian, ini mampu menjadi cara yang bagus buat membuka dialog serta membuatnya permanen mengalir. serta awali dengan dialog-percakapan yang ringan dan jangan pernah pribadi menanyakan atau membuka bahasan perihal hal-hal yg bersifat pribadi saat pertama kali bertemu menggunakan seseorang.

Bersikap Sopan dan Perhatian


Tunjukkan sikap positif, bahkan ketika menghadapi kritik. Berusahalah untuk belajar berasal pertemuan-rendezvous kita dengan orang-orang lain sebelumnya. Tunjukkan bahwa kita simpel didekati (dalam hal positif) menggunakan mempertahankan perilaku optimis, percaya diri, dan berikan senyuman ramah.

tidak perlu dikatakan lagi bahwa sopan santun serta penuh perhatian dapat membantu membentuk kesan pertama yang baik. Faktanya, apa pun yang kurang sopan bisa Mengganggu kesempatan yang kita miliki untuk membuat kesan pertama yang baik. Jadi bersikaplah sebaik mungkin dan hindari kesalahan-kesalahan yang mungkin saja terjadi. dan lebih baik lagi bila ketika kita bertemu dengan orang yang baru, kita mematikan atau memberikan ponsel kita pada dalam tas atau saku sandang. (*)

0 Komentar

Anda bebas berkomentar selama tidak mengandung unsur SARA dan PORNOGRAFI. Selamat berbagi pendapat dan berdiskusi di kolom komentar ini.

Orang baik berkomentar dengan baik.
Jadilah komentator yang baik.