Perhatikan Hal ini untuk Menarik Perhatian Lawan Bicara Dalam Sekali Lihat


Komunikasi adalah kegiatan sehari-hari kita semua. Manusia hadir sebagai makhluk sosial yang setiap harinya saling bertukar informasi satu sama lain. Komunikasi hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari verbal berbentuk percakapan maupun tekstual melalui chat dan pesan. Kita semua berkomunikasi satu sama lain setiap harinya.

Communication= Question x Praise x Reaction (C=Q X P X R)


Rumus ini adalah gabungan dari beberapa aspek komunikasi yang penting. Suatu komunikasi yang baik bisa terjadi karena adanya pertanyaan, pujian, dan reaksi.

Dalam rumus ini tentu diperlukan adanya kecakapan dalam komunikator dan komunikan dalam menyampaikan komunikasinya. Bagaimana kita menyampaikan informasi dan memberikan umpan balik yang baik terhadap lawan bicara kita.

Selanjutnya, sebagai pemberi pesan atau Komunikator, kita tentu perlu menarik perhatian lawan bicara sebelum menyampaikan informasi. Hal itu, tidak lain agar pesan disampaikan diterima dengan baik dan sadar secara keseluruhan.

Uniknya, fokus komunikasi kita ternyata ditentukan dalam beberapa saat saja. Hanya perlu beberapa kian detik bagi seseorang untuk menjadi fokus terhadap bentuk/pola komunikasi yang dibangun.

Dalam komunikasi kita, sebagian besarnya dipengaruhi oleh bahasa non-verbal. 90 persen ucapan dibentuk oleh suara dan gerak tubuh.

Albert Mehrabian, psikolog sekaligus pakar komunikasi di Amerika Serikat suara dan gerak tubuh adalah unsur penting dalam berbicara. Menurutnya, ucapan dipengaruhi 7 persen oleh isi, 38 persen oleh suara, dan 55 persen oleh gerak tubuh. Ada lima aspek yang harus diperhatikan agar komunikan tertarik dengan apa yang kita bicarakan.

  1. Penampilan yang baik.
  2. Selalu tersenyum.
  3. Kontak mata yang baik.
  4. Sikap percaya diri.
  5. Gestur yang tepat

Ketika lima aspek ini diterapkan dengan baik dan tepat, maka isi yang kita sampaikan terhadap orang lain menjadi lebih mudah untuk dipahami. Isi yang baik jika tidak disampaikan dengan gestur yang tepat maka tidak akan membuat orang lain untuk tertarik dengan apa yang kita sampaikan. 

Maka dari itu, perlu bagi kita sebagai komunikator untuk selalu memperhatikan bahasa nonverbal di setiap komunikasi yang kita lakukan.

0 Komentar

Anda bebas berkomentar selama tidak mengandung unsur SARA dan PORNOGRAFI. Selamat berbagi pendapat dan berdiskusi di kolom komentar ini.

Orang baik berkomentar dengan baik.
Jadilah komentator yang baik.