Breaking

Liburan New Normal Ke Kawah Wurung? Gas Ajalah! - Travel Guide and Some Important Notes

Wana Wisata Kawah Wurung Bondowoso
 
Beneran gak nyangka kalau liburan ke Kawah Wurung bakal bikin betisku terasa nyilu. Gini kalau gak terbiasa olahraga, nampaknya butuh olahraga yang rutin nih! 

Holaa, Aku pikir kalian sudah cukup familiar dengan Wana Wisata Kawah Wurung, salah satu tempat wisata yang cukup popular dan dikenal oleh banyak orang. Terlebih setelah beberapa saat lalu tempat ini dipakai sebagai latar untuk video klip oleh Deni Caknan. 

Mengenal Wana Wisata Kawah Wurung 

Secara spesifik Kawah Wurung ada di Dusun Margahayu, Desa Kalianyar, Kecamatan Sempol Kabupaten Bondowoso. Kawah Wurung sendiri masih dalam satu jalur dengan jalur pendakian ke puncak Ijen. Bedanya, Kalau kita mau ke Kawah Ijen kita lanjut lurus, sedangkan kalau mau ke Kawah Urung kita belok kanan. 

Kawah Wurung artinya kawah yang tidak jadi. Wurung yang dalam bahasa Madura dilafalkan sebagai Burung artinya batal (Bukan burung hewan yang bisa terbang itu ya 😁😁). Jadi Kawah Wurung adalah situs kawah yang akhirnya tidak jadi dan berubah menjadi padang savana hijau. Hal tersebut sesuai dengan panorama yang disuguhkan, kita tidak akan menemukan panorama kawah layaknya Kawah Ijen, namun kita bakal disuguhi panorama indah dari savana hijau dan rerumpunan ilalang yang cukup indah memanja mata. 

Gimana Cara Menuju Kawah Wurung? 

Secara Keseluruhan, perjalanan dari Alun-alun Bondowoso menuju Kawah Wurung membutuhkan waktu sekitar 1 jam 45 menit. Akses jalan menuju Kawah Wurung juga bisa dibilang cukup jelas dengan banyaknya rambu penunjuk arah menuju tempat ini. Kondisi jalannya pun cukup baik dan aspalnya masih bagus dan minim jalan berlubang. Meski kalian belum pernah pergi ke Kawah Wurung sebelumnya, aku yakin kalian tidak akan kesasar karena mudahnya akses menuju tempat wisata yang satu ini. 

perjalanan menuju Wana Wisata Kawah Wurung Bondowoso

Selama perjalanan, kalian bakal melewati pedesaan dan jalan yang kanan kirinya dipenuhi dengan pepohonan yang hijau asri. Selama perjalanan kalian juga bakal merasa cukup dingin memingat hawa di kawasan tersebut yang cukup dingin. Selain pemandangan hijau dari pohon dan tumbuhan hijau lainnya, panorama pegunungan yang sesekali terlihat di beberapa belokan juga cukup indah memanjakan mata. Oh iya, kalau kalian bepergian kesini, nyetirnya santai aja yak! Pertama karena jalannya yang menanjak dan berkelok, kedua banyak panorama yang sayang buat dilewatkan jika berkendara dengan cepat. 

Sebelum memasuki kawasan Kawah Wurung, sebelumnya kita bakal melewati pos Malabar. Disini kita bakal disuruh berhenti sejenak untuk mengisi buku tamu. Disini kita tidak dimintai tanda pengenal kok, Cuma diminta untuk mengisi buku tamu dan nulis plat nomer kendaraan yang kita pakai. Lalu dimintai sumbangan seikhlasnya, kalau ada 2 rebu ya kasih 2 ribu, tapi sebagai tanda penghormatan waktu itu aku ngasih 5 ribu untuk 2 orang (sebenernya gapunya uang kecil lagi sih, sisa 5 ribu sisa beli pertalite)

Wana Wisata Kawah Wurung Bondowoso
Rumah warga di kanan kiri yang cukup aesthetic

Selama perjalanan kalian gak cuma nemuin panorama hijau ala pegunungan, namun juga sesekali melewati perumahan warga yang cukup bagus tertata dan mayoritas memiliki kebun kecil di pekarangan rumahnya. Hal ini lantaran kebanyakan dari mata pencaharian masyarakat lokal adallah pertanian dan perkebunan. 

Berapa Tiket Masuknya? 

Untuk tiket masuk ke Kawah Wurung sendiri Cuma 6 ribu rupiah perpengunjung, untuk parkirnya gratis ya. Jadi yang dihitung Cuma jumlah pengunjungnya, untuk biaya parkir tidak ditarik sepeserpun. 

Indahnya Panorama Kawah Wurung 

Baru sampai aku langsung terkesima dengan keindahan panorama di tempat ini. Savana hijaunya sungguh memanjakan mata. Pegunungan dan bukit yang mengelilingi juga mempunyai panorama hijau yang nyaman dimata. 

Kawah Ijen dari Kawah Wurung


Hijaunya panorama sungguh indah memanja layaknya surge duniawi, beneran nyegerin. Meski tempatnya terik, namun suhu udara disini cukup dingin. Jadi meski tidak terlalu banyak pohon tinggi atau tempat berteduh namun tangan atau kaki kalian bakal terasa dingin karena suhu udara di Kawah Wurung itu sendiri. 

Wana Wisata Kawah Wurung Bondowoso
Panorama kawah ijen dari Kawah Wurung

Wana Wisata Kawah Wurung Bondowoso
Berfoto di tulisan raksasa kawah wurung dulu deh

Selain panorama hijaunya, di Kawah Wurung terdapat tulisan raksasa yang cukup ikonik untuk dijadikan latar berfoto kalian. Tapi yang kuat dulu ya buat jalan ke atas menelusuri anak tangganya. Karena anak tangganya lumayan banyak dan perlu sedikit perjuangan untuk sampai ke atas. Jadi kalau kalian lelah istirahatlah sejenak lalu naiki kembali anak tangga yang tersisa. 

Beberapa Catatan Selama Perjalanan....

Jika kalian berniat untuk pergi ke Kawah Wurung aku sarankan untuk mengisi penuh bahan bakar kendaraan kalian sebelum menuju Kawah Wurung. Hal ini karena lokasi Kawah Wurung yang lumayan jauh dan sedikitnya tempat mengisi bahan bakar ketika sudah memasuki wilayah sempol serta harga yang diberikan untuk sebotol bahan bakar di daerah tersebut sedikit lebih mahal dibanding dengan harga normal di SPBU. 

Aku rekomen buat mengisi penuh tangki bahan bakar di daerah Tapen atau Tenggarang karena disana SPBU terakhir terletak sebelum belok kanan di lampu merah Tapen. Hal ini aku sarankan atas pengalamanku menggunakan sepeda motor yang menghabiskan sekitar 20 ribu rupiah untuk bahan bakar saja untuk perjalanan. Belum pulangnya. Jadi jangan lupa untuk isi penuh tangki bahan bakar kalian sebelum perjalanan yak!

Note lain yang perlu diperhatikan mungkin untuk mengenakan pakaian yang sedikit tebal mengingat hawa dan suhu di Kawah Wurung dan selama perjalanan menuju kesana cukup dingin. Jadi persipakan pakaian tebal agar kalian tidak kedinginan ya! 

Kalau kalian bawa cemilan atau makanan, di tempat ini dibolehin kok bawa makanan dari luar. Tapi ingat jangan buang sampah sembarangan ya! Jangan lupa juga untuk bawa minuman sendiri, kalian pasti bakal kehausan disini, naik tangganya itu lo! lumayan bikin capek 😂😂😂

Wana Wisata Kawah Wurung Bondowoso
Kita Sarangheyo in dulu sebelum pulang

Selain itu jangan lupa untuk membawa masker mengingat kondisi saat ini. Jagalah kesehatan masing-masing dan patuhi protokol keamanan dan kesehatan yang berlaku ya gais! Selamat berlibur dan tetap jaga kesehatan ya!
__
Total Biaya Perjalanan  
  1. Biaya Pos 1 Malabar : Seikhlasnya
  2. Biaya Masuk Wana Wisata Kawah Wurung : Rp 6.000
  3. Parkir : Gratis
  4. Bahan Bakar : Rp 40.000 (20.000 Jalan, 20.000 lagi pulangnya)
  5. Cemilan : Gratis (Aku bawa air sama cemilan sendri dari rumah 😂😁😁)











7 komentar:

  1. Paling asyik emang kalau bayar seikhlasnya hihiihi :) Kelihatan sepi gitu ya :) Apa karena lagi pandemi corona? Mungkin masih banyak orang enggan traveling karena hal ini. Yang penting tetap menerapkan protokol kesehatan ya. Panorama pegunungan nan hijau bisa menenangkan hati :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebenernya rame,, cuma karena kurang aesthetic jadi disimpen fotonya tidak dipublish hihihi :D

      waktu sampai disana saja kemarin sudah penuh tempat parkirnya, jadi parkir di tempat parkir dadakan yang gak ada atapnya, pulang-pulang jok sepeda udah hangat saja rasanya hahaha

      Hapus
  2. Kalo kawah Ijen aku tau, tapi kawah wurung, baru kali dengernya, setelah baca postingan mu mas :D.

    Tp jgnkan kawah ini, kawah Ijen aja aku blm pernah datangin :D. Dulu sempet mau ksana, kebetulan wkt itu sedang road trip kliling Jawa. Tp ntah Napa tiba2 ada tempat lain yg mau didatangin, kawah Ijen malah cancel. Nyesel sih.

    Tp setidaknya kalo jalur ke atas udh dibikin tangga gini agak lebih mudah lah yaaa. Cm butuh stamina aja dikuatin. Drpd jalannya msh jelek, dobel capek :D .

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha memang harus siap stamina buat ngedaki hingga ujung mbak. sampai di atas langsung disapa dengan panorama yang 360 derajat hijau dan asri bener khas ketinggian

      Hapus
  3. Kuy lagi, aku ikut . ehe. Aku blm pernah ke kawah wurung btw. Ada nggk sih timing yang pemandangan lagi bagus-bagusnya disitu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. habis musim hujan disini bagus lo mas, ppemandangannya hijau bener, tapi kudu untung-untung an sama cuaca juga ujungnya. DIbalik pemandangan bagus ada perjuangan di baliknya :D

      Hapus
  4. Ini.. kalau pinter ngambi angle yang pas, bisa dijadikan latar belakang foto yang ciamik. Semoga ada kesempatan datang ke sana deh.

    BalasHapus

Anda bebas berkomentar selama tidak mengandung unsur SARA dan PORNOGRAFI. Selamat berbagi pendapat dan berdiskusi di kolom komentar ini.

Orang baik berkomentar dengan baik.
Jadilah komentator yang baik.

Diberdayakan oleh Blogger.