Breaking

Secuil Kisah : Aku, Bus, Kereta dan Transportasi Umum Lainnya



Tahun ini, saya mulai menginjak bangku semester 3 di kampus saya. Artinya genap 5 tahun sudah saya menggunakan transportasi umum untuk bepergian ke beragam tempat. Karena saya baru menggunakan transportasi umum sejak bangku kelas 1 SMA. Mungkin karena orang tua saya merasa sudah cukup yakin dan pasrah membiarkan saya bepergian sendiri menuju sekolah dengan transportasi umum.



Mungkin orang tua saya juga sudah lelah setiap hari mengantarkan dan menjemput saya sekolah mulai dari SD hingga SMP, dan mulai membiarkan saya menggunakan transportasi umum agar menjadi mandiri dan bisa bertanggung jawab terhadap diri sendiri.

Dalam 5 tahun ini juga banyak perubahan terjadi terhadap pelayanan dan fasilitas tranportasi umum di kota saya secara khusus, dan di Indonesia secara umum. Agar apa yang saya ceritakan bisa dicerna lebih baik, maka saya akan memulai cerita ini dari moda transportasi umum yang sering saya gunakan terlebih dahulu.

Bus


Bus, dan transportasi umum lainnya


Sebagai moda transportasi yang paling mudah ditemukan, hampir setiap hari saya menemukan diri saya duduk rapih diantara kerumunan orang yang juga memanfaatkan transportasi yang satu ini. Di desa dan kota-kota kecil dan berkembang, bus masih menjadi pilihan favorit bagi masyarakat untuk bepergian. Hal ini lantaran tarifnya yang cukup ekonomis dan tidak ada biaya tambahan jika kita membawa barang berlebih.

Di daerah pedesaan, bus tetap menjadi primadona sebagai kendaraan penghubung yang digunakan oleh petani atau pedagang untuk membawa dagangan mereka ke pasar guna menggerakkan roda ekonomi terkecil di Negara ini. Keluarga.

Jika kalian bepergian ke desa dan menggunakan bus, maka jangan heran jika kalian bertemu dengan berbagai macam orang dengan berbagai macam baud an penampilan. Ya, bus ini adalah transportasi paling merakyat walau di beberapa trayek kadang saya menemukan bus yang sudah tidak layak operasional masih dipaksakan untuk menarik penumpang. Terkadang saya juga menemukan kondektur yang sering memaksakan  penumpang demi mengejar setoran.

Hal inilah yang kadang membuat saya jengkel harus berdiri sepanjang perjalanan karena bus yang saya naiki sudah penuh dan dengan begitu polosnya sang kondektur bilang “masih kosong dek!”

Tapi, terlepas dari beberapa kenalan tesebut. Bus merupakan moda transportasi yang cukup berjasa terhadap kelangsungan ekonomi di wilayah-wilayah pedesaan. Saya juga mulai melihat adanya perbaikan fasilitas dan pelayanan untuk moda transportasi umum yang satu ini. Walau perbaikan dan pembaharuan tersebut masih baru bisa dirasakan oleh masyarakat kota dan belum sepenuhnya sampai di wilayah pedesaan.

Bus tetaplah bus, dan bus tetap menjadi tranpotasi rakyat yang paling banyak diminati dan bersumbangsih banyak menyambung dan menjaga perputaran ekonomi mikro khususnya di wilayah pedesaan.

Saat mudik bus juga masih menjadi moda transportasi utama yang selama 5 tahun kebelakang sudah mengantarkan jutaan masyarakat Indonesia pulang ke kampung halaman dan balik ke kota perantauan dengan selamat. Sumbangsih yang cukup nyata untuk perekonomian kita.

Kereta

Stasiun kereta api Jatinegara


Kereta bisa dibilang salah satu moda transportasi umum yang cukup berkelas tapi masih ekonomis. Saya pribadi menggunakan kereta jika ingin bepergian dengan jarak menengah atau jauh tapi masih 1 propinsi. Kadang saya juga menggunakan kereta jika perlu istirahat tambahan dalam perjalanan, karena di dalam kereta saya merasa lebih aman untuk merebahkan badan sebentar daripada bus.

Daripada moda transportasi lainnya, saya melihat kalau kereta merupakan moda transportasi yang perbaikan dan pembenahan fasilitasnya paling terasa secara menyeluruh. Dulu mungkin adalah hal yang lumrah melihat penumpang kereta membeludak sampai duduk di atas kereta selama perjalanan. Sekarang mungkin hal itu sudah menjadi sejarah dari perkereta api an Indonesia.

Kereta menurut saya masih menjadi pilihan yang juga favorit masyarakat. Mahasiswa juga sering menggunakan kereta untuk bepergian dengan jarak sedang atau jauh, karena tarif kereta masih berada di batas wajar dompet seorang mahasiswa dan tentunya kita bisa leyeh-leyeh dan duduk manis menunggu sampai tujuan di dalam kereta

Tapi, selayaknya bus, saat masa mudik kereta terkadang mengalami kelebihan kapasitas dan terkadang juga ada delay jadwal karena alasan teknis yang masih sering terjadi. Misal perbaikan dan peningkatan layanan yang berupa perbaikan rel atau semacamnya.

Menurut saya,  kereta adalah moda transportasi yang paling diperhatikan dan diproyeksikan bakal menjadi pilihan utama masyarakat di masa yang akan datang, entah itu untuk bepergian atau sekedar berjalan-jalan.

Secara umum, kereta cukup bersumbangsih menjadi moda transportasi bagi kaum pelajar tingkat atas dan lanjut yang kebanyakan memutuskan kuliah sekaligus merantau. Selain karena kenyamanan dan keamanan yang ditawarkan oleh moda transportasi ini, tarif perjalanan dengan kereta masih bisa dihitung sebagai ramah dompet khususnya untuk mahasiswa dan pelajar.

Kapal Laut

Suasana naik turun kendaraan dari kapal penyeberangan


Masih diberi tambahan laut, Karena pesawat di kota saya disebut kapal terbang. Jadi kapal yang ada di laut disebut kapal laut. Untuk moda transportasi ini jarang saya gunakan kecuali memang sedang ingin menyeberang pulau.

Kapal laut merupakan transportasi umum yang memiliki peran yang cukup sentral menghidupkan ekonomi khususnya wilayah Bali dan Banyuwangi yang berada di ujung timur pulau Jawa. Kapal laut ini perannya cukup sentral di daerah perbatasan yang dipisahkan oleh laut, sebut saja Bali dan Banyuwangi, Jawa dan Sumatra, serta daerah lainnya. Untuk perkembangan dan perbaikan fasilitas, mungkin yang paling mencolok hanya terlihat di beberapa dermaga besar dan utama. Selain itu perkembangan dan program tol laut juga membuat fasilitas transportasi air mendapat banyak sekali pembenahan dan cukup berpengaruh memperbaiki ekonomi masyarakat.

Kapal Terbang

Bandara Soekarno Hatta


Kapal terbang atau pesawat adalah moda transportasi yang paling elit yang pernah saya gunakan. Itupun karena dibayar oleh kampus untuk beli tiket pesawat keluar kota. Feelnya benar-benar nyaman, cepat, dan tentunya high class.

Walau harganya bisa dibilang tinggi, tapi pesawat tetap menjadi moda transportasi paling aman dan paling diminati oleh turis asing. Sebagai Negara kepulauan yang memiliki jutaan anugrah alam yang begitu mempesona. Pesawat merupakan moda trnasportasi yang cukup menggerakkan ekonomi khususnya menyumbang devisa signifikan dan menyokong pertumbuhan bisnis wisata Indonesia.

Selain itu, sebagai moda transportasi yang cukup diminati pelancong, pelayanan maskapai udara kita bisa dibilang cukup sebanding dengan harga dan saya rasa tidak perlu penjelasan panjang lebar karena sudah cukup memuaskan dan nyata sumbangsihnya untuk Negara.
__

Dari semua moda transportasi umum di Indonesia, baik udara, laut, maupun darat sudah cukup sukses membangun stabilitas ekonomi di negeri ini. Dari bus sampai pesawat sudah mengantarkan milyaran orang menyelesaikan urusan mereka yang secara tidak langsung juga menggerakkan ekonomi di negara ini. Namun, masih ada bebrapa kendala yang muncul kemudian, tapi selalu dengan tanggap dibenahi oleh pihak terkait.

sebuah perubahan memang tidak semerta-merta langsung berdampak seketika, namun terkadang butuh waktu yang tidak sebentar.

Di negara ini, transportasi umum mulai mendapat tempat. Mulai dari sekedar keperluan mudik, perlahan kemudian ditingkatkan baik fasilitas maupun sarananya, demi kenyamanan masyarakat dan pengguna transportasi umum.

Perlahan penerapan teknologi modern juga akan mulai berdampak, mempermudah dan melancarkan urusan masyrakat serta pengguna transportasi umum. Tapi memang pada dasarnya sebuah pembaharuan dilaksanakan untuk menyongsong masa depan yang lebih baik. Transportasi kita sudah memadai, tinggal bagaimana menanamkan keinginan menggunakan transportasi umum di masyarakat secara menyeluruh.
__

Itu dia cerita saya dan transportasi umum yang pernah saya gunakan. Banyak hal berubah tiap harinya, semoga kamu tetap seperti itu, menjadi orang yang meguatkanku. Apapun kendaraan umum yang kugunakan.
__
Sumber gambar :
Pesawat : https://internasional.kompas.com/
Kapal Laut : https://www.saibumi.com/
Bus : Dokumen dari Imam Gabriel
Kereta : Dokumen dari Nizar

8 komentar:

  1. Sampai sekarang saya masih sering menggunakan bus untuk transportasi ke beberapa tempat, termasuk perjalanan ke kantor dan saat mudik ke kampung halaman. Memang betul, sering saya temukan masalah serupa, namun mau bagaimana lagi, bus ya tetap bus. Bus tetap menjadi sarana transportasi yang paling merakyat 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walau kadang penuh sesak, walau kadang sudah tidak layak. Tapi bus tetap jadi idaman 😄🙏🙏

      Hapus
  2. Ayokkkkk naik pesawat bareng kita kak hahaha. Nek aku paling seneng kereta api. Lebihhh enakkkkk apalagi sambil ngetik heheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk transport yang paling enjoy able emang masih kereta api sih menurutku. Jalannya gak cepet amat, juga ndak lambat banget. Kalau naik pesawat enak an sambil dengerin musik dan menikmati pemandangan via jendela mas

      Hapus
  3. Kereta tetap menjadi pilihan utama nih buatku. Terutama untuk perjalanan dengan jarak lumayan jauh. Masih cocok dengan kereta

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener tuh, aku juga masih tetep mengidolakan kereta untuk perjalanan dengan jarak menengah. Dengan tarif yang masih bisa dihitung normal, kereta masih jadi pilihan terbaik

      Hapus
  4. Wah, kalau soal transportasi umum ya tetep milih bus sih. Tetep the best untuk perjalanan jarak dekat dan transportasi setia yg dipakai buat pulang pergi

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe, kadang aku juga tetp pake bus sih. cuman akhir-akhir ini mulai menurun frekuensinya karena sering memakai kendaraan pribadi seiring kesibukan yang memaksaku punya mobilitas yang lebih tinggi :D

      Hapus

Anda bebas berkomentar selama tidak mengandung unsur SARA dan PORNOGRAFI. Selamat berbagi pendapat dan berdiskusi di kolom komentar ini.

Orang baik berkomentar dengan baik.
Jadilah komentator yang baik.

Diberdayakan oleh Blogger.