Sunday, January 27, 2019

Waspada! 5 Gangguan dan Kiat Berkendara di Tengah Hujan

  8 comments


Udah penghujung Januari aja ya? tapi hujan masih sering mengguyur nih, sama seperti rindu. Datangnya tak menentu. Saya jadi teringat sebuah celetukan Hujan itu 1 % air, 99% Kenangan.


Saya pribadi merasa sedikit terganggu karena dalam kurun waktu ini saya sedang menjalani masa libur kampus. Jadi ini waktu yang enak banget untuk pergi traveling atau merefresh pikiran dari kejenuhan dunia kampus.

Nah, yang saya tidak sukai sama sekali adalah hujan saat sedang dalam perjalanan. Mau lanjut, cuaca mbok ya hujan, mau neduh takut kemalaman. Saya seperti orang yang serba salah, udah kayak cowok yang ketahuan selingkuh sama ceweknya, ngelakuin ini salah, itu juga salah.

Nah, lupain tentang IPK saya di atas. Saya ingin berbagi info dan tips jika kalian terjebak hujan dalam perjalanan. Jadi langsung aja ya ke pembahasan :

Kalau Kalian Terjebak Hujan

Jika tidak terburu-buru carilah tempat berteduh. Tentunya tempat yang aman. Jangan berteduh dibawah pohon, karena ada resiko pohon rubuh karena angin atau sambaran petir. Saran saya berteduhlah di tempat seperti warung makan atau toko. Pertama karena aman bagi kalian, juga ada tempat untuk kendaraan kalian agar tidak terkena hujan.

Jika kalian sedang terburu-buru, berkendaralah perlahan. Tetap waspada dan jangan lupa hidupkan lampu kendaraan kalian.

Selain itu waspadai 5 hal yang sering terjadi saat berkendara di tengah hujan.

1. Ban dan Setir yang Basah

Bagi pengemudi kendaraan roda 2 mungkin akan sedikit merasakan licin di stang kemudi. Oleh karena itu berkendaralah dengan kecepatan standar, jangan terlalu cepat. Selain itu, kondisi hujan yang basah juga berpengaruh terhadap cengkraman ban kepada jalan. Jika kita mengemudi terlalu cepat bisa berakibat fatal jika kita terpaksa mengerem mendadak. Kaalau skill kalian seperti film Fast and Furious gak papa sih 😂

2. Jarak Pandang yang Berkurang

Ini adalah problem klasik saat berkendara di tengah hujan. Berkurangnya jarak pandang. Mirip dengan berkendara di dalam kabut, bedanmya kalau kita tidak pakai peralatan berkendara seperti helm. Saya yakin bakal perih rasanya kena air hujan. Oleh karena itu, jika bepergian gunakanlah atribut yang lengkap. Karena atribut tersebut gunanya untuk mlindungi dan meminimalisir cedera jika terjadi hal yang tidak diinginkan

Selain itu, genangan air hujan juga bisa membuat kita tidak menyadari adanya lubang atau jalan yang rusak. Oleh karena itu, berkendaralah dengan rileks. Sampai dengan selamat ke tempat tujuan adalah prioritas, walau sedikit basah diguyur hujan

3. Mesin Mogok

Kalau masalah yang satu inni, jalan keluar satu-satunya ya caritempat berteduh lalu periksa apa yang terjadi dengan kendaraan kita. Hal ini biasanya dipicu karena ada beberapa bagian dari mesin motor yang terkena air  sehingga tidak berfungsi sebagaimana biasanya.

Jika kita membawa kain lap atau kanebo, coba bersihkan dan keringkan bagian tersebut. Setelah itu coba nyalakan kembali kendaraan kalian. Jika masih belum menyala, silahkan hubungi montir atau bengkel terdekat ya 😂

Jika ternyata kendaraan mogok karena kehabisan bahan bakar, ya isi bahan bakar lah! cari SPBU bro sist 😂




4. Cuaca Dingin

Ini juga merupakan salah satu resiko berkendara di dalam hujan. Jika tubuh kita merasa kedinginan, mending segera cari tempat berteduh. Saya sarankan di warung makan dan pesan seangkir kopi atau teh hangat untuk menghangatkan tubuh. Berkendara dalam hujan dengan kondisi tubuh yang kedinginan itu bisa berbahaya. Syukur gak kenak hipotermia. Jadi sayangilah tubuh kalian 

5. Ingat Mantan

Kalau yang ini, balik ke poin yang paling atas di intro. Hujan itu... ya silahkan scroll ke atas 😂. Hehehe, ini hanya guyonan kok!

____

So gaes, ketika kalian bepergian atau entah kemana dan kejebak hujan. Saya sarankan segera berteduh. Jika ada kepentingan lain, berkendaralah tapi tetap memperhatikan rammbu jalan. Jangan ngebut ya! karena jatuh dari kendaraan tidak semanis jatuh cinta 😂

8 comments :

  1. kok saya gagal fokus sama yang nomor lima ya... wkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. biar gak stress, udah kena hujan masihh dibawa takut akan bahaya, intinya berkendaralah dengan standar, jangan ngebut-ngebut karena emang kalau hujan itu jalanan jadi licin dan tertutupi genangan air :)

      Delete
  2. memang bahaya ya kalau hujannya deras banget hrs ekstra hati2

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener buk de :) saya pribadi sih lebih milih meneduh lalu menghubungi orang tua atau pihak yang ingin kita kunjungi, lalu biang jika terjebak hujan.

      orang tua saya pribadi lebih menyarankan meneduh daripada lan jut berjalan.

      Delete
  3. waduh, buat pengguna kacamata seperti saya ini, hujan adalah musuh yang paling menyebalkan ketika berada di jalan. Selain kacamata mengembun, kalau hujannya malem2, lampu jalan berasa jadi lampu disko.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi kek motret pake lensa fix ya bro, temen saya juga bilang begitu setelah membaca tulisan ini.

      Menurutnya mending berhenti dan bersihin kacamata kita, gk perlu memaksakan. Enjoy aja katanya 😅

      Delete
  4. Jangan lupa, setelah berkendara hujan2an, sampe rumah langsung mandi atau minimal keramas. Katanya mengurangi potensi demam/flu. Katanya sih, saya bukan dokter soalnya. Yang penting kesehatan tetap yang utama.
    Btw motoran ditengah hujan itu kadang seru juga, cuma ya harus hati-hati banget krn jalan licin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener tuh, setau saya sih untuk menstabilkan suhu setelah kenak hujan. Kalau mandi habis hujan hujan an rasanya kek anget gimana gitu ya? Juga untuk membersihkan tubuh dari air hujan. Oleh karena itu orang"tua nyuruh anaknya mandi setelah hujan hujan an

      Delete

Anda bebas berkomentar selama tidak mengandung unsur SARA dan PORNOGRAFI. Selamat berbagi pendapat dan berdiskusi di kolom komentar ini.

Orang baik berkomentar dengan baik.
Jadilah komentator yang baik.