Sabtu, 05 Januari 2019

Wana Wisata Pantai Tampora : Pantai indah yang Tertutupi

  Tidak ada komentar
Monumen kapal Wana Wisata Tampora

Selamat tahum baru! Liburan kemarin kemana aja? Bareng keluaraga? Teman? Atau orang spesial? Kali ini saya ingin berbagi cerita tentang liburan saya. Gak jauh-jauh banget, masih di sekitar kota kelahiran saya Situbondo. 

Liburan kemarin, saya sempat berkunjung ke wana wisata Pantai Tampora. Letaknya di daerah Banyuglugur, Situbondo. Tempatnya sedikit masuk, tapi pintu masuknya sudah terlihat di tepi jalan pantura. 

Tulisan Wana Wisata Pantai Tampora yang terbuat dari neon box tentu cukup mencolok serta membuat rasa penasaran bagi orang-orang yang lewat. Walau beberapa huruf di pintu masuk sudah rusak, tapi tempat wisata ini saya nilai worth it untuk dikunjungi. 

Dari jalan pantura daerah Banyuglugur kita harus berjalan sekitar 800 meter. Tenang, bisa kok dengan kendaraan karena jalannya sudah disapal dan cukup luas untuk ukuran mobil. Setelah itu kendaraan bisa kita parkir di daerah pantai. 

Untuk karcisnya, dikenai tarif 2K untuk sepeda motor dan 5K untuk mobil. Untuk tiket wisatanya dikenai tarif 5K per orangnya. Saya rasa tarif segitu bisa dibilang murah karena panorama serta keindahan alam yang terbentang sangat bagus. Pasir putih, tuumpukan batu dan tebing di sisi barat yang sangat cocok untuk menikmati sunset. Selain itu sisi timurnya juga cukup menawan untuk dijadikan tempat menungu sunrise. 



Makanan dan minuman? Tenang aja, harga makanan dan minuman di Pantai Tampora tidak terpaut jauh dengan harga makanan di toko-toko biasa kok. Hanya selisih sekitar 1K sampai 500 rupiah saja. Jadi jangan takut membeli makanan dengan harga mahal. Jika ada yang menjual makanan dengan harga mahal di tempat wisata, ikhlaskan saja! Lalu doakan semoga amal ibadahnya diterima hehehe :) 

Disini tuh ya! Ada beberapa gazebo untuk bersantai, pasir pantai putih yang bagus banget buat foto-foto! Di sisi barat tebing juga ada sebuah wahana sampan dengan background laut yang instagramable banget. Garis pantainya pun banyak ikan kecil yang lucu-lucu. Saran saya sih pakai sandall atau berhati-hati karena banyak batu tajam, dalam bahasa masyarakat lokal disebut paras. 


So, jika kalian pengen berkunjung kesini pastikan bawa baju ganti atau setidaknya celana pengganti karena rugi banget kalau berkunjung kesini dan gk menyusuri tepi pantainya. 

So selamat liburan!

Papan nama tanaman
Wanaha sampan

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Anda bebas berkomentar selama tidak mengandung unsur SARA dan PORNOGRAFI. Selamat berbagi pendapat dan berdiskusi di kolom komentar ini.

Orang baik berkomentar dengan baik.
Jadilah komentator yang baik.