Film terbaru Spiderman: Brand New Day resmi tayang mulai 29 Juli 2026 di berbagai jaringan bioskop di Indonesia. Saya pun ikut menyaksikan film keempat dari installment superhero yang kini diperankan oleh Tom Holland itu.
Seperti judulnya, Spiderman: Brand New Day hadir membawa pendekatan berbeda dibanding 3 film pendahulunya. Penggantian sutradara dari Jon Watts ke Destin Daniel Cretton yang sebelumnya sukses mengarahkan film Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings (2021) benar-benar memberi warna baru. Perubahan sutradara itu juga seperti memberikan sedikit spoiler kisah tokoh utama di film kali ini. Pendekatan yang sangat Marvel sekali.
Nah, tulisan ini adalah pengalaman dan pandangan pribadi saya tentang film Spiderman: Brand New Day yang saya tonton di bioskop beberapa waktu lalu. Kalau kamu masih menimbang-nimbang mau nonton atau tidak, coba baca dulu cerita dan kesan saya berikut ini.
Ringkasan Singkat Spider-Man: Brand New Day
- Sutradara: Destin Daniel Cretton
- Pemain Utama: Tom Holland, Zendaya, Jacob Batalon, Jon Bernthal, Sadie Sink, Mark Ruffalo
- Durasi: 2 jam 25 menit
- Genre: Superhero, Action, Drama, Sci-Fi
- Tanggal Tayang di Indonesia: 29 Juli 2026
Bukan Lagi Spiderman Penuh Humor seperti Sebelumnya
Sejak adegan pembuka, saya bisa merasakan Brand New Day tidak ingin jadi "Spider-Man yang seru-seruan" seperti trilogi sebelumnya. Peter Parker yang kita kenal, yang dulu sibuk dengan gadget canggih buatan Stark dan drama anak sekolahan, kini digambarkan sebagai pemuda yang benar-benar sendirian. Efek dari mantra Doctor Strange di No Way Home membuat semua orang, termasuk MJ dan Ned, lupa siapa dirinya.
Latar cerita yang mengambil masa kuliah Ned dan MJ juga membuat karakter film terasa semakin dewasa.
Meskipun sudah tak lagi mendapat dukungan teknologi canggih dari Tony Stark seperti 3 film sebelumnya, Peter masih mampu menciptakan gadget canggih dengan peralatan sederhana miliknya.
Jika di Homecoming kita berkenalan dengan Karen sebagai asisten canggih yang membantu peter dan E.D.I.T.H di far from home, dalam Brand New Day kira diperkenalkan dengan AI baru yang bernama EV. AI canggih yang dibuatnya sendiri setelah kepergian Tony Stark. EV sendiri bertugas melacak keberadaan penjahat dan aksi kriminal sekaligus membantu Peter mengoperasikan spider suit miliknya.
Kehadiran EV juga menegaskan bahwa Peter terus berprogres dari berbagai pengalaman hidup yang dilaluinya dari 3 film sebelumnya. Kehadiran EV juga menegaskan kecerdasan Peter dalam membangun teknologi untuk mendukung aksinya sebagai Spiderman. Tidak berbeda jauh dengan mentornya, Tony Stark yang dikenal sebagai Iron Man.
Villain yang Misterius di Spider-Man: Brand New Day
Sepanjang film, penonton dibuat penasaran dengan sosok villain utama dalam film ini. Hal itu lantaran sosok musuh tidak ditampilkan secara gamblang di bagian awal film. Meskipun tepat seperti dugaan banyak fans, Sadie Sink akhir nya muncul sebagai salah satu villain utama di bagian akhir cerita.
Salah satu? Apakah ada lebih dari 1 villain? Tonton saja secara langsung untuk menemukan jawabannya 🫣😋
Kehadiran The Punisher dan Hulk di Spider-Man: Brand New Day
Meskipun tidak membawa cerita pertarungan villain antar galaksi seperti series MCU lain, The Punisher dan Hulk turut hadir dalam Brand New Day. Tidak hanya sebagai fans service, tapi sebagai pelengkap dari character building Peter Parker di Brand New Day.
Kemunculan Frank Castle (Jon Bernthal) dan Bruce Banner (Mark Ruffalo) mempunya porsi masing-masing dalam cerita di film ini. Sosok The Punisher hadir memberikan kontras moral yang menarik: sejauh mana batas seorang pahlawan super boleh menolong, dan kapan garis itu mulai kabur.
Sementara kehadiran Bruce Banner terasa lebih personal, semacam sosok mentor yang membantu Peter memahami perubahan pada dirinya sendiri. Bukan sekadar cameo untuk hura-hura, tapi bagian penting dari perjalanan karakter Peter itu sendiri.
Kehadiran 2 tokoh itu juga tidak terlihat dipaksakan. Hal itu terjadi berkat penggunaan teknik off-screen history yang berkaitan dengan kejadian di Staten Island. Hal itu mirip dengan kisah Budapest antara Hawk Eye dan Black Widow.
Kesimpulan: Layak Ditonton di Bioskop, Bukan Cuma untuk Fans MCU
Keluar dari studio, saya menyadari satu hal: Brand New Day bukan film yang menawarkan aksi seru semata, melainkan cerita tentang menjadi dewasa, kehilangan, dan menemukan kembali arti "rumah" ketika semua yang kita kenal seolah menghilang.
Kalau kamu sedang menghadapi fase hidup yang penuh ketidakpastian, entah itu soal karier, hubungan, atau sekadar mencari jati diri, film ini punya cara sendiri untuk mengingatkan bahwa perjuangan itu wajar. Bahkan seorang superhero pun butuh waktu untuk menemukan kembali siapa dirinya.
Jadi, sudah siap menonton Brand New Day di bioskop terdekat kamu?
0 Komentar
Anda bebas berkomentar selama tidak mengandung unsur SARA dan PORNOGRAFI. Selamat berbagi pendapat dan berdiskusi di kolom komentar ini.
Orang baik berkomentar dengan baik.
Jadilah komentator yang baik.