Breaking

Air Terjun Tancak Kembar - Kesegaran Hakiki di Pelosok Bondowoso

Bondowoso adalah kota yang terkenal akan keindahan alamnya. Ikon yang paling ikonik tentu kawah Ijen yang dikelola bersama dengan kabupaten Banyuwangi. Beberapa hari yang lalu saya dan teman sempat melepas penat dan sejenak menjelajah dan menikmati keindahan alam di daerah kabupaten Bondowoso.


Karena cuaca yang masih panas dan beberapa daerah yang mengalami kekeringan di kota saya, sepertinya enak nih buat wisata ke tempat yang seger-seger. Ungkap saya kepada teman. Setelah diskusi singkat dan akhirnya menemukan teman yang tau banyak tentang medan perjalanan dan lokasi pasti dari tujuan kami. Kami akhirnya memutuskan untuk pergi ke Air Terjun Tancak Kembar bertiga. Saya, teman saya, dan seorang pemandu lokal yang masih teman saya. Dan kami bertiga semuanya laki-laki 😂 


Letak Serta Akses Menuju Wisata Air Terjun Tancak Kembar

Air terjun Tancak Kembar ini bisa dengan mudah kita temukan. Jika kita pergi ke Bondowoso melalui jalur arak-arak, maka kita bisa menemukan rambu jalan penunjuk arah menuju air terjun tancak kembar di pertigaan daerah Pakem.


Untuk aksesnya gampang dan mudah ditemukan. Namun jalannya masih lumayan terjal. Kalau menurut ucapan teman saya, 

Jalannya itu mulus. Sampai-sampai sepedanya harus bergoyang-goyang menghindari lubang dan batu yang menonjol di jalan.

Dari Jalan raya, kita perlu berkendara sekitar 7-10 menit menuju tempat parkir. Untuk tiket masuk nya cuma 5 ribu rupiah saja kok. Murah bukan. Setelah mencapai tempat parkir, kita masih perlu berjalan kaki sekitar 1 kilometer menuju air terjun Tancak Kembar.

Air Terjun Tancak Kembar - Panorama Eksotis yang Tersembunyi

Dan bum....


Sesampainya di Air Terjun Tancak Kembar, walau capek setelah 1 kilometer kami tempuh jalan kaki. Tapi pemandangan yang ada disana bikin mata ini segar dan hati adem. Lelah perjalanan yang terasa sedikit banyak pulih. Berganti antusiasme ingin main air dan berfoto-foto.

Penamaan Tancak Kembar karena memang disini ada 2 tancak yang sama sehingga sering disebut tancak kembar. Untuk debit airnya, walau tidak sederas musim hujan menurut penuturan teman saya. Tapi debitnya masih lumayan besar dan cukup indah dilihat.


Dan, tanpa butuh waktu lama, kami segera melaksanakan ritual rutin setiap travelling ke air terjun. Nyobain mandi dan menikmati guyuran air dari air yang mengucur dari atas. Sedikit sakit emang, tapi seru dan tentunya suegerrr banget sensasinya.

Tips dan Beberapa Catatan

Buat kalian yang ingin berkunjung ke destinasi wisata yang satu ini, saya sarankan pilihlah kendaraan yang cocok. Setidaknya kendaraan yang kalian pakai bisa melewati medan yang sedikit tidak bersahabat. Jika tidak ingin memaksa, kalian bisa juga menyewa ojek dari pertigaan pakem sampai ke tempat parkir dan loket wisata, tapi maaf sekali saya lupa menanyakan tarifnya. Manurut penuturan teman saya, biaya ojek sekitar 10-25 ribu saja, tapi saya masih belum memastikannya. Jadi itu bisa jadi pertimbangan.

Jangan lupa juga membawa air karena perjalanan kaki sejauh 1 kilometer itu lumayan menguras tenaga. Tentu perhatikan sampah yang kalian bawa ya, jangan ditinggalkan sembarangan. Mari ikut menjaga ekosistem dengan tidak membuang sampah sembarangan.

___

Overall, air terjun Tancak Kembar ini adalah destinasi yang worth it banget untuk dikunjungi, terlepas dari medannya yang sedikit menantang. Tapi panorama serta keindahan alamnya saya acungi jempol. Seger dan ajib dah pokonya. Buat pecinta folk, tempat ini sip banget buat dijadikan spot hunting foto yang ngefolk banget.

Im Rahman, and till next time

___
Sumber gambar :
Abdus Syakir + Nanang Qasim (makasih banyak untuk foto keren kalian)

4 komentar:

  1. Wah menarik sekali ya ? Di tempat saya juga ada. Malah gak jauh dari rumah saya. Namanya Curug Silangit

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah, mungkin ini asal usul kemunculan nama Amir Silangit

      Hapus
  2. wahhh seger banget air terjun nya

    BalasHapus

Anda bebas berkomentar selama tidak mengandung unsur SARA dan PORNOGRAFI. Selamat berbagi pendapat dan berdiskusi di kolom komentar ini.

Orang baik berkomentar dengan baik.
Jadilah komentator yang baik.

Diberdayakan oleh Blogger.