Cerita Horor Malam Minggu (Jomblo Jangan Baca)


Disclaimer : Bagi para Jomblo harap tidak membaca tulisan ini. Takut terancam over baperan, ingat mantan, rindu kenangan, dan tak bisa melupakan masa lalu

⏺⏺⏺⏺

Malam apa yang paling serem? Malam Jumat? Tidak slaah besar, malam terseram adalah malam Minggu. Ya malam Minggu, terlebih bagi anak kost yang tidak punya teman dan kenalan. Saya adalah Maba. Rambut botak hasil ospek. Serta selalu menggerojok dengan teman sesama Maba. Selalu memalingkan muka jika bertemu dengan kakak tingkat.

Di kampus saja tiap hari itu serem, terlebih kalau sudah malam Minggu. Serem nya udah level akut. Lebih akut dari mahasiswa yang semester nya sudah mencapai 2 digit angka. Alias semesternya sudah tingkat akut.

Mungkn sudah biasa ya? Malam Minggu itu emang serem bagi jomblo. Terlebih saat melihat lini masa sosial media yang dipenuhi dengan foto teman atau sahabat yang have fun dengan gebetan mereka. Sakitnya seperti tertancap belati, tertikam pas pada ulu hati. Nyeri tapi tak berdarah.

Hal itu menurut saya memang alami, atau bisa dibilang natural. Setiap orang punya sifat iri dan cemburu. Ada yang berlebih dan ada pula yang sesuai proporsi (kalau ada yang kriteria beginian, bilang ke saya ya 😉 siapa tahu klop!) 

Hal lain yang menyebabkan hal ini terjadi adalah gaya hidup urban yang kini menjadi fenomena. Hidup foya-foya serta Hedon. Status sosial jadi sesuatu yang sangat penting. Image diri di dunia Maya juga menjadi prioritas, terlebih di kalangan anak muda sekarang. Tiada hari tanpa eksis di dunia Maya. Padahal kita hidup di dunia nyata.

Pernah iri sama pasangan yang begitu mesra? Begitu romantis? Apakah jika kita juga melakukannya kita bakalan bangga? Saya juga kadang pengen begituan sama doi. Masalahnya saya GK punya doi 😅🤐😢 tapi jomblo tidak selalu nyessek kok. Ada juga jomblo yang bahagia. Ada pula jomblo yang komitmen.

Well, kembali ke maslaah malam Minggu. Sebenarnya malam Minggu itu tidak horor. Tidak juga malam lainnya. Semua nya bergantung kepada diri kita sendiri. Kita mau bahagia dengan status kita yang seperti itu adanya atau iri kepada orang lain yang menurut kita hidupnya lebih bahagia. 

"Satu hal yang luput dari pemahaman kita. Bahagia itu datang dari diri sendiri. Jika kita merasa cukup, maka kita akan bahagia dengan apa yang kita miliki"

Belum tentu kita bisa tertawa lepas saat bersama doi. Belum tentu kita bisa bertindak bebas saat bersama doi. Bandingkan saat kita berkumpul bersama teman kita. Kita bisa tertawa lepas. Bercanda bebas, tertawa bahagia bersama. Kita juga bisa berkarya, berkreasi walau tidak punya doi.

Nah Lo, kok malah ngawur ya 🙄😂 bingung ya? Ya udah saya sederhanakan begini saja.

"Manusia itu memang spesial. Setiap orang punya watak dan sifat yang berbeda. Oleh karena itu kebahagiaan datang dari diri kita sendiri. Karena setiap orang punya keberagaman dan perbedaan. Memang kebahagiaan juga bisa dipengaruhi oleh faktor dari luar diri kita. Tapi kebahagiaan sejati yang menentukan adalah diri kita. Kita mau bahagia atau tidak dengan apa yang kita miliki"

Paham? Kalau nngak paham coba dibaca pelan-pelan. Dipahami. Kita diberkahi otak untuk berpikir, untuk membaca. Membaca pun tak terbatas hanya pada tulisan, tapi kehidupan serta apa yang ada di sekitar kita. Segala sesuatu bisa kita baca, bisa kita cerna dan bisa kita pikirkan.

Jujur, anak muda sekarang itu kurang berpikir (maaf ini hanya kini pribadi) Hoax bisa menyebar luas dengan bebas karena kita tak lagi mau membaca, kita mau yang instan.  Jangan kan membaca perasaan orang lain, membaca tulisan panjang saja kadang kita malas. 

Well back again ke masalah malam Minggu. Apakah malam Minggu itu horor? Apakah malam Minggu itu seram? Semuanya ada pada diri kita sendiri, kita mau bikin malam Minggu itu serem atau tidak. Kita mau bikin momen malam Minggu itu sebegai momen berkumpul dengan temen, dengan doi, atau berkarya, atau bahkan beristirahat itu terserah kita. Yang penting jangan gunakan momen malam Minggu untuk meratapi nasibnya sebagai jomblo.

Jadilah generasi yang cerdas, jadilah generasi yang membanggakan. Kalau kamu masih sibuk ngurusin malam Minggu mending lu pikirin apa yang udah lu perbuat, apa yang udah lu ciptakan. Kalau masih belum ada perbanyaklah mendengar, perbanyaklah membaca 😊

Well salam hangat dari saya 😊 semoga tulisan ini bermanfaat #TiakTakutMalamMinggu ya! Kalau butuh teman atau sekedar lawan bicara, silahkan hubungi saya melalui link contact di side bar ya! Dengan senang hati saya akan berdiskusi dan berbincang dengan pembaca sekalian 😊

#Situbondo #Blogger #GenerasiMuda

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Cerita Horor Malam Minggu (Jomblo Jangan Baca)"

Post a Comment

Anda bebas berkomentar selama tidak mengandung unsur SARA dan PORNOGRAFI. Selamat berbagi pendapat dan berdiskusi di kolom komentar ini.

Orang baik berkomentar dengan baik.
Jadilah komentator yang baik.