Tuesday, February 13, 2018

Hal-hal Positif yang Saya Dapatkan saat Berpacaran

Tags


Setiap manusia pada hakikatnya diciptakan berpasang-pasangan. Nah kalau kalian tidak punya pasangan, ada satu pertanyaan yang patut dipertanyakan, ente manusia? 😂. 

Mohon tidak tersindir, tulisan diatas hanyalah intro bagi tulisan ini. Sebagai upaya dari admin untuk ikut menyemarakkan bulan Februari yang katanya adalah bulan kasih sayang. Admin akan berbagi kisah admin selama berpacaran dengan, sebut Saja Miss A. Karena admin tidak bisa menulis banyak tentang Valentine. Setidaknya tulisan kali ini berbau cinta 😁

Admin sendiri sudah lumayan lama memiliki hubungan dengan Miss A ini. Dan selayaknya pasangan muda, terdapat banyak sekali aksi kacau, galau, alay dan hal-hal jenaka, romantis serta absurd yang sudah pernah terjadi di antara kami:D. Dan kami berhasil melaluinya dengan tawa atau terkadang senyum.

Nah, cerita yang akan saya bagi adalah hal-hal yang saya anggap positif yang saya alami ketika berpacaran dengan Miss A ini. Agarr tidak berlama-lama yuk simak cerita berikut :
 
Terampil Menulis
 
Semenjak berpacaran, skill menulis saya meningkat pesat. Dahulu kala saya tidak pernah etah menulis lama-lama. Tapi semenjak berpacaran dengan Miss A saya mampu duduk selama 1 jam menulis sebuah surat balasan untuk Miss A. Maklum, kami terkadang berkirim surat walau sudah memiliki media sosial dan handphone sendiri-sendiri.

Ternyata, hal ini berdampak baik kepada saya. Skill menulis saya meningkat. Tulisan tangan saya pun menjadi lebih bisa terbaca 😂. Sebelumnya entah se absurd apa tulisan  saya, saya pun tidak mampu menilainya. Tapi karena Miss A sering mengirim surat saya pun terpaksa membalasnya. Disinilah saya berjuang menulis dengan rapi dan mencoba menuangkan seluruh gejolak dalam hati serapi mungkin dalam secarik kertas yang nantinya akan dibaca oleh Miss A.

Selain itu, saya pun terkadang mencoba mengarang cerita kepada Miss A dan pada lain waktu cerita tersebut  saya kirimkan ke media massa. Alangkah terkejutnya saya, karena berawal dari tulisan remeh kepada orang tercinta yang kemudian saya kembangkan menjadi cerita serius dengan harapan si DOI menjadi bangga melihat nama saya mampang di koran. Alhamdulillah, sejauh ini sudah 3 kali tulisan saya dimuat media massa 😊.

Menjadi Pribadi yang Romantis

Mungkin hal ini dirasakan hampir setiap pasangan yang sedang dimabuk cinta. semenjak saya berpacaran, saya selalu mencoba untuk membuat suasana menjadi sehangat dan seromantis mungkin. Entah dengan bercerita, bermain tebak-tebak an, atau hal-hal lainnya.

Mungkin dari sekian hal yang saya rasakan, hal ini yang benar-benar terasa dalam kehidupan sehari-hari. Ibu saya pun turut merasakannya. Singkat cerita di suatu pagi ibu meminta bantuan saya untuk membantunya menggoreng ikan di dapur. Sebagai anak yang berbakti, saya pun segera melaksanakan tugas tersebut. Maklum, dikala itu bapak dan kakak saya sedang bekerja, sedangkan saya sedang nganggur dan tak memiliki pekerjaan 😊.

Singkat cerita saya pun menggoreng semua ikan tersebut dan dengan tangkas. Ibupun berceloteh ketika tanpa sengaja melihat saya yang sedang menggoreng ikan

“Romantis sekali posemu menggoreng ikan nak!”

Saya pun hanya tertawa dan melanjutkan kegiatan menggoreng ikan tersebut.

Melakukan Pekerjaan Lebih Cepat agar Mendapat Banyak Waktu Luang

Selama berpacaran, setiap pekerjaan rumah yang saya rutin lakukan seperti menyapu halaman di pagi dan sore hari menjadi terasa makin mudah. Semua hal tersebut saya lakukan lebih cepat dari biasanya. Setelah itu saya pun segera menghubungi Miss A melalui handphone saya 😊.

Yup, disadari atau tidak, saya menjadi lebih tangkas dalam emngerjakan sesuatu. Mungkin karena saat berpacaran saya memiliki motivasi sehingga saya punya alasan agar pekerjaan ini segera selesai. Alhasil, waktu luang yang ada saya manfaatkan untuk chat an ria membahas banyak hal atau terkadang mendiskusikan pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru.

Saya sangat beruntung karena  Miss A adalah seorang yang cukup moncer dalam pelajaran matematika sedangkan saya hanya mampu mengejarnya walau perlahan. Meski sama-sama duduk di program IPA, tapi dalam hal pemahaman materi Exact saya terkadang mendapat sedikit gangguan 😁. Tapi dalam materi  kesusasteraan saya cukup antusias dan memiliki pemahaman yang memadai.

Berangkat dari hal tersebut kamipun terkadang berkolaborasi jika mendapat tugas rumah. Lalu jika tugas rumah  tersebut telah selesai kami p un berjalan-jalan menikmati keindahan kota kami 😁 (bung percayalah! setiap kota memiliki pesonanya masing-masing).
 
Menjadi Lebih Peka

Peka yang saya maksud adalah peka dalam semua hal. Contohnya, dahulu saya tidak terlalu mengurusi tanggal merah ataupun perayaan-perayaan yang tidak bertanggal merah di kalender. Tapi semenjak berpacaran saya mulai tahu banyak perayaan serta beragam tempat dan beragam hal. Yups, itu semua karena kami sering menghabiskan waktu ngomong entah tentang apa dan berdiskusi banyak hal dengan Miss A. Jadi pesan dari saya, jadilah pendengar yang baik serta jadilah pembicara yang baik pula!

Selain itu, saya menjadi lebih cerdas mengatur uang saku dan uang jajan. Biasanya uang saku saya habis dihari minggu karena berkumpul dengan teman dan keperluan lelaki lainnya. Tapi semenjak berpacaran, ada banyak hal yang saya pertimbangkan sehingga pengeluaran sedikit terhenti dan saya harus mengatur ulang pengeluaran.
____

Selain hal positif diatas, adapula hal negatif yang saya rasakan, tapi saya rasa tidak perlu menuliskannya, karena setiap orang memiliki ceritanya masing-masing. Tulisan ini pun saya hadirkan agar memberi manfaat dan dapat berguna bagi segenap pembaca.

Terlepas dari semua itu, Cinta adalah hal yang unik yang jika dibahas tidak akan pernah ada habisnya. Terdapat banyak sekali cerita tentang cinta tapi sampai sekarang cinta masih menjadi sesuatu yang istimewa untuk diperbincangkan. Maka saya kembalikan kepada setiap individu bagaimana mereka menafsirkan cinta mereka. Karena cinta bisa menguatkan dan bisa pula melemahkan. Tergantung dari bagaimana cara kita menafsirkan cinta tersebut.

Salam Hangat 😊



Artikel Terkait

8 comments

Cinta memang memiliki banyak pembahasan banyak misteri yang bisa di ciptakan oleh cinta, selama kita bisa mengambil sisi baiknya maka cinta akan memberikan hal baik pula

Cinta?
Bagaimana mungkin aku menafsirkan cinta jika cinta itu adalah dia sendiri.
Kata cinta,baik sebagai kata benda maupun kata kerja akan musnah di hadapannya.

waduh, setuju banet kalau yang ini mah. cinta itu proporsional! :D

haduh,,,,,,, kok saya yang jadi bingung? hahahha maaf tidak terbiasa berpuisi, tapi sedikit banyak paham :D
salam kenal. ada pepatah tak kenal maka tak sayang !

And I think U know the whole story :D
salam hangat kak!

bukan puisi, tapi salah satu kutipan seorang filsuf.

Dan saya mendapati diri saya menjadi semakin tersesat dalam rimba makna

Anda bebas berkomentar selama tidak mengandung unsur SARA dan PORNOGRAFI. Selamat berbagi pendapat dan berdiskusi di kolom komentar ini.

Orang baik berkomentar dengan baik.
Jadilah komentator yang baik.
EmoticonEmoticon