Belajar Dari kehidupan CEO Apple “Tim Cook”


Sebagian besar orang pasti tahu sosok Tim Cook. Pria yang pada tahun Agustus 2017 silam genap berusia 57 tahun. Yups, dialah bos dari perusahaan gawai terkemuka asal Amerika. Apple. Sejak penunjukannya sebagai CEO Apple menggantikan mentor sekaligus kawannya Steve Jobs pada tahun 2012, sejak saat itu nama Cook pun mulai naik daun.

Sebagai CEO dari perusahaan sebesar Apple, Cook adalah pribadi yang tidak anti terhadap wawancara. Tapi jangan pernah berharap ia menceritakan kehidupan pribadinya. Cook dikenal sangat menjaga privasinya terhadap media.

Tapi berkat usaha dari majalah The Bussiness Insider, akhirnya kehidupan pribadi Tim Cook sedikit banyak terbuka dan kita bisa mengambil contoh dari kehidupannya. Berikut beberapa teladan dan sikap yang bisa kita tiru dari kehidupan Tim Cook sang CEO raksasa gadget dunia Apple.

Pribadi yang Disiplin

Sebagaimana berhasil dirangkum oleh The Bussiness Insider. Cook terbiasa bangun amat pagi. Sekitar pukul 03.45. lalu apa kegiatan pertama yang ia lakukan setelah bangun? Ternyata Cook biasa menghabiskan waktu pagi membaca berita dan surat elektronik yang dikirim oleh staf dan kawan-kawannya.

Selain itu, Cook terbiasa berolahraga pagi sekitar pukul 5. Meski Apple memiliki Gym pribadi bagi para karyawan dan staf perusahaan, Cook lebih suka berolahraga di tempat umu. Selain untuk membaur juga untuk mengetahui kebutuhan seerta trend kehidupan masyarakat.

Bagi Cook, kesehatan adalah hal terpenting yang harus dijaga. Sebagai CEO dari perusahaan sebesar Apple, kebugaran adalah sesuatu yang harus dijaga. Oleh karena itu, Cook menyukai Telur dadar tapi hanya bagian putihnya sebagai pelengkap bubur sereal dan susu almnd tanpa gula sebagai menu sarapan paginya.
Untuk urusan istirahat, Cook mengaku bahwa ia butuh waktu istirahat sekitar 7 jam untuk menjaga kondisi tubuhnya tetap bugar. Berarti Cook harus sudah beristirahat pukul 20.45 untuk bangun pagi dan melakukan kegiatan rutinnya.

Pemimpin Galak, Penuntut, tapi Merakyat

.Sebagai CEO Apple, Cook dikenal dengan gaya kepemimpinannya yang penuntut. Ia sering melakukan rapat marathon. Suka menanya hingga detail dan menuntut hasil yang maksimal. Dalam urusan pekerjaan, Cook memang terlihat galak. Tapi itu semua adalah bentuk profesionalitas serta komitmen Cook bagi Apple sehingga Apple tetap mampu bersaing dan bertengger dalam peta persaingan pasar gadget dunia.

Meski dikenal sebagai pemimpin yang menuntut. Tapi Cook sangat disegani oleh para karyawan serta staf nya. Sering kali Cook terlihat ikut makan siang bersama dengan karyawan di kantin perusahaan. Jadi meski memiliki gaya kepemimpinan yang terkesan sadis dan tanpa belas kasih, tapi ia juga mampu merakyat dan mendorong para karyawannya berkreasi dan bekerja semaksimal mungkin.

Pemimpin yang Konsisten dan Gigih

Pada awal penunjukan Cook sebagai CEO Apple menggantikan kekosongan yang ditinggalkan Steve Job. Banyak kalangan yang meragukan Tim Cook. Pada saat itu, Apple sedikit mengalami  penurunan dalam pemasaran dan pemasukan perusahaan. Hal itu akibat dari perginya sang inventor sekaligus tokoh yang menjadi ikon bagi Apple. Sang Jenius Steve Jobs. Tapi berkat kegigihan serta kerja kerasnya selama ini, Cook mampu membuktikan bahwa ia mampu mengisi kekosongan itu.

Sebagaimana ditulis oleh The Bussiness Insider, Cook mengaku bahwa ia seorang Workaholic (orang yang gila bekerja). Berbekal dari hal tersebut serta kegigihannya mengawal Apple, hingga kini Apple tetap menjadi gadget dengan peminat yang tinggi walau membidik segmen premium dengan bandrol yang sedikit mahal. 

Sumber tulisan : Harian "Kompas"
Sumber gambar :www.digitaltrends.com

Postingan terkait:

4 Tanggapan untuk "Belajar Dari kehidupan CEO Apple “Tim Cook”"

  1. Yang penting kerja keras dan disiplin jangan pernah di tinggalkan
    banyak yg bisa di pelajari dari orang2 besar

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul banget itu, kita harus disiplin dan pantang menyerah tentunya. karena seorang pelaut tangguh dilahirkan oleh lautan yang ganas

      Delete

Anda bebas berkomentar selama tidak mengandung unsur SARA dan PORNOGRAFI. Selamat berbagi pendapat dan berdiskusi di kolom komentar ini.

Orang baik berkomentar dengan baik.
Jadilah komentator yang baik.